Wanita Nakal

Wanita Nakal
Season4_ Ex Husband Is Broken_ Rencana 3


__ADS_3

Semua rencana telah di susun secara apik oleh orang orang laki laki misterius tersebut. Dia yang perjalanan bisnis kini merasa lega pada akhirnya wanita yang di cintai nya bisa mengambil cuti meskipun pada akhirnya dia harus membayar untuk mengantikan Angel dengan artian Angel telah di sewa beberapa hari.


Laki laki itu tak masalah membuang uang nya begitu banyak asal dia bisa menjaga kekasihnya dari jauh. Laki laki itu kini bisa meninggalkan wanita nya dengan tenang tanpa memiliki pikiran yang tidak tidak.


Sedangkan Amel kini merasa tak enak hati ketika di beri tahu jika dia cuti beberapa hari untuk tak perlu datang ke tempat kerjanya. Amel yang dari tadi mencoba menghubungi laki laki itu masih tetap tak mendapatkan jawaban apapun.


" Amel kamu di rumah?" Sang kakak yang baru pulang kini merasa heran ketika adiknya pada malam ini masih berada di rumah.


" Kakak Sarah sudah pulang?" Tanyanya dengan meletakkan ponselnya di meja.


" Aku lelah sekali hari ini, pelanggan cafe sangat banyak..." Keluhnya dengan menghempaskan pantatnya di sofa panjang dekat adiknya.


" Kakak jangan terlalu keras pada tubuh mu sendiri, kakak bisa libur untuk mengembalikan kesehatan mu."


Sarah hanya tersenyum menanggapi adiknya yang bicara. Sarah memejamkan matanya menikmati tubuhnya yang pada akhirnya bisa bersandar setelah dari tadi hanya berdiri dan mondar mandir mengantar pesanan para tamu.


" Kamu tidak bekerja hari ini?"


" Aku dapat cuti beberapa hari, mereka semua yang ada di rumah sedang dalam liburan kak jadi aku bisa bersantai di rumah beberapa hari ini..." Ucapnya dengan tersenyum.


Amel merasakan rasa bersalah kembali karena pada akhirnya kebohongan selanjutnya telah terjadi kali ini. Amel memejamkan matanya sebentar sebelum akhirnya dia membuka matanya dengan kembali tersenyum.


" Kakak aku sedang cuti gimana kalau kita liburan, jalan jalan nonton film bersama, berbelanja, memasak bersama. Apapun saja yang terpenting kita berdua menghabiskan waktu bersama."


Sarah langsung menatap adiknya dengan senang wajahnya berbinar binar dengan kebahagian.


" Kau benar kita juga sangat lama tak berlibur, bahkan aku lupa kapan kita terakhir liburan."


" Baiklah sekarang kakak bilang ke bos kakak kalau kakak mau cuti satu atau dua hari."


Sarah dengan cepat mengambil ponselnya, dia dengan semangat untuk menghubungi bosnya tapi dia kembali teringat bahwa dia tak memiliki banyak uang untuk mengajak adiknya untuk berlibur.

__ADS_1


" Kakak ada apa?" Amel menyentuh pundak kakak nya yang tiba tiba tak jadi menghubungi bos nya.


Sarah meletakkan ponselnya dengan wajah muram nya dia menatap adiknya dengan rasa sedihnya sedangkan Amel memiliki tanda tanya di hati dan pikirannya melihat kakak nya seperti ini.


" Amel maafkan kakak tapi bulan ini kakak belum menerima gaji, uang kakak hanya cukup untuk kita makan sehari hari. Kita batalkan saja rencana kita, setelah kakak gajian nanti kita akan pergi apa yang kamu katakan tadi..." Liriknya dengan begitu sedih.


Sarah merasakan kesedihan ketika dia harus membanting harapan adiknya yang tadi. Dia yang lama tak liburan kini harus tertunda lagi karena dia yang tak memiliki cukup uang untuk itu semua.


" Astaga kakak jangan pikirkan hal itu, adik mu ini sekarang sudah memiliki gaji sendiri jadi untuk saat ini biarkan adik mu ini yang membayar semua nya untuk liburan kali ini."


" Kau sudah mendapatkan gaji?" Sarah sedikit terkejut karena pada pasalnya sang adik baru saja bekerja beberapa minggu.


Amel lagi lagi harus menelan ludahnya dengan kasar dia harus mencari alasan lagi untuk berbohong.


" Nyonya ku sedang berbaik hati kakak dia memberikan semua asisten nya beberapa uang gaji di muka untuk berjaga jaga kami di sini."


" Benarkah? kenapa majikan mu sangat baik hati sekali?"


" Astaga kakak jangan berpikir yang tidak tidak mereka semua sangat baik hati jadi jangan pikirkan hal yang tidak tidak oke."


" Baiklah besok kita akan menghabiskan waktu bersama berdua..." Kedua wanita itu tersenyum dengan senang. Akhir dari semua yang telah mereka inginkan adalah saling berbagi cerita dan saling menghabiskan waktu bersama.


Malam ini Bryan tengah memasang wajah kusam nya malam ini nampaknya dia sangat lelah karena malam ini dia harus mengantikan juga posisi William sang sepupu yang sedang ada perjalanan bisnis.


" Astaga aku benar benar lelah hari ini, William benar benar kurang ajar bagaimana dia bisa meninggalkan banyak pekerjaan di sini..." Ucapnya dengan kesal.


Bryan malam ini juga harus mengecek beberapa data keuangan yang belum sempat di lihat olehnya beberapa hari dan ternyata William sang sepupu malah belum melihatnya sama sekali.


Ceklek!! suara pintu yang terbuka kini memperlihatkan laki laki gagah yang berjalan masuk kedalam ruangan Bryan.


" Dad kenapa datang ke sini? Mommy mana?" Bryan melihat sang ayah yang duduk di sana dengan menatap dirinya dengan tatapan datarnya.

__ADS_1


" Siapa wanita yang telah di ajak oleh tamu untuk perjalanan bisnis nya?"


" Hah?"


" Kenapa kau dengan mudah menyetujui wanita kita di bawah oleh orang yang belum kita kenal dengan baik. Bagaimana jika orang itu mencelakai nya?" Zac dengan tak sabar segera memberondong semua pertanyaan yang dari tadi di tahan oleh nya.


" Daddy tahu hal itu?"


" Tak penting Daddy tahu hal itu, sekarang jelaskan kepada ku kenapa hal itu dengan muda kau berikan izin kepada orang itu. Siapa tamu yang membawa wanita kita?"


" Astaga Dad tanya satu satu jangan beri aku pertanyaan yang banyak."


" Jawab Bryan Kozan atau ku lempar kau dengan kaca ini!"


Bryan tahu bahwa ayah nya tak suka dengan hal yang tidak tidak. " Dad wanita kita tak pergi bersama tamu itu, dia ada di rumah nya dia sedang cuti. Tapi tamu tersebut membayar semua biaya seperti dia mengajak wanita kita pergi bersama nya tapi sebenarnya dia hanya ada di rumah nya. Tamu itu tak ingin jika wanita itu di bawah laki laki lain, hanya itu Dad!" Bryan kini menjelaskan apa yang terjadi.



" Kau yakin jika dia ada di rumah nya tak ikut bersama nya?"


" Orang orang kita memantau wanita itu, aku tak mungkin membiarkan semuanya terjadi pada wanita ku Dad..." Jawabnya dengan santai.


Zac akhirnya bisa bernafas lega setelah mendengar semua yang telah di jelaskan oleh putranya. Dia yang tadi marah marah kini langsung menurunkan emosinya yang dari tadi memuncak.


" Gimana dengan pendapatan kita?"


" Semuanya naik 5% Dad, dan kita juga dapat tambahan uang ketika tamu itu membayar biaya cuti wanita kita."


Zac hanya bisa mengangguk dengan pelan dengan wajah yang tanda tanya.


" Siapa tamu itu kenapa dia sangat menghargai wanita kita?" Zac kini penasaran dengan siapa tamu yang rela menghabiskan uang sebanyak ini.

__ADS_1



Nah loe siapa tamu nya ya 🤭 main dukun dukun lah 🤣 biar mince ketawa baca komen kalian 🤪🤪


__ADS_2