Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Pegawai Baru


__ADS_3

" Selamat siang saya ingin bertemu dengan Tuan Zac..." Seseorang wanita cantik yang berpenampilan rapi kini berdiri di depan lobi dengan berbicara sopan.


" Maaf apa anda sudah membuat janji temu dengan Tuan Zac?" Seseorang wanita yang tak kalah sopan nya kini juga menanyai nya.


" Sudah, katakan pada asisten nya bahwa Jennifer ingin bertemu."


Tak berselang lama seseorang asisten Steve kini menemui nya dengan wajah khas nya yang dingin dan kaku. Steve melihat wanita itu yang duduk di sofa tempat dia menunggu. Steve merasa heran bahwa seorang yang dia tunggu adalah wanita, padahal dari awal Steve yakin bahwa yang dia tunggu adalah laki laki itu.


" Nona Jennifer..." Suara dingin dari Steve membuat wanita itu mengangkat kepalanya dengan melihat Steve yang berdiri di depan nya dengan memasukan satu tangan di sakunya.


" Ah iya, saya Jennifer. Anda Tuan Steve bukan?" Jennifer langsung berdiri mengangsurkan tangan nya untuk di jabat oleh laki laki kaku yang ada di depan nya.


" Saya kecewa jika harus wanita yang terlibat di sekeliling bos nya, padahal saya berharap bahwa laki laki yang datang kemari..." Steve bukan nya menjawab apa yang di katakan oleh wanita itu melainkan mengatakan ketidak sukaan dirinya jika pihak wanita terlibat dalam sekeliling bos nya.


Jennifer hanya menghela nafasnya ketika mendengar jawaban dingin dari laki laki tegap yang ada di depan nya itu.


" Harusnya memang Daniel yang ada di sini Tuan, tapi seperti nya dia terlalu banyak kerjaan yang belum terselesaikan jadi saya di tugas nya untuk mengantikan posisi nya..." Jennifer tetap bersikap lembut, karena kantor nya mengharuskan dia bersikap ramah tamah kepada perusahan yang menyewa jasa nya.


" Baiklah, tapi aku akan mengeluh kepada atasan mu setelah ini..." Steve meninggalkan wanita itu yang hanya menatapnya dengan tatapan datarnya, Jennifer mencoba menerima perilaku ketus dari asisten itu. " Kenapa kau hanya doa, ayo ikut aku..." Sambungnya dengan membentak membuat Jennifer langsung terkejut dan segera berlari mengikuti langkah Steve yang masuk ke dalam lift.


Di dalam lift Steve memberi tahu apa saja yang harus dia lakukan dan apa saja yang tidak boleh dia lakukan. Jennifer kini mengangguk mengerti, dia mencatat semua yang tak boleh dia lakukan selama berada di sana.


" Ingat jangan mencoba menggoda bos ku, jika aku melihat mu menggoda bos ku maka dapat ku pastikan kau hancur di tangan ku..." Ancamnya ketika lift itu terbuka.


Jennifer biasa menghadapi orang orang yang seperti ini, tapi baru kali ini dia bergidik ngeri melihat tatapan tajam dari laki laki seorang asisten yang menjadi tameng bos nya itu.

__ADS_1


" Tuan Zac, Nona Jennifer sudah datang..." Steve yang masuk ke dalam ruangan Zac dengan Zac yang berada di depan laptop nya dengan kepala yang berdenyut pusing. Melihat laporan keuangan anak perusahan serta perusahan lain nya membuat kepalanya berdenyut sakit.


" Nona Jennifer selamat datang..." Zac langsung menyambutnya dengan mempersilahkan wanita rambut pendek itu duduk.


Astaga bos nya saja ramah kenapa dia dingin sekali. Batin Jennifer ketika mendengar bahwa bos nya sangat ramah kepada dirinya.


" Terima kasih Tuan Zac..." Jawabnya dengan tersenyum. Sedangkan Steve menatap dingin ke arah wanita yang tersenyum kepada bos nya itu.


" Nona Jennifer kau sudah tahu tugas mu bukan, Steve sudah menjelaskan kepada mu semua nya?" Zac menyandarkan punggung nya menatap wanita itu dengan sungguh sungguh, harapan nya hanya pada kepada wanita ini.


" Saya sudah mengerti Tuan, tapi saya hanya meminta satu ruangan pribadi untuk saya tempati..." Zac mengangguk mengerti.


" Steve sudah menyiapkan ruangan khusus untuk mu. Nanti Steve akan menunjukan di mana ruangan mu. Kau bisa bekerja besok, hari ini kau hanya perlu untuk mengecek data data yang ada di meja sekarang..." Zac mengatakan nya dengan tegas. " Katakan semuanya yang kau temui di data data itu, kau harus mencari kesalahan di sana, sekecil apapun kau harus katakan pada ku, karena aku tak suka pengkhianat di dalam perusahan ku. Kau harus teliti menganalisis data data itu, jika kau salah dalam menganalisis data mu maka aku tak segan untuk menghukum mu juga..." Sambungnya dengan tegas.


" Tapi jika kau bisa membongkar satu kejahatan di sana, aku akan memberikan mu bonus serta kenaikan gaji..." Sambungnya dengan sungguh sungguh.


" Saya akan berusaha Tuan..." Jawabnya singkat.


" Baiklah selamat bergabung dan tunjukan kinerja mu yang selalu di banggakan oleh atasan mu..." Zac mengulurkan tangan nya, dan di sambut oleh wanita itu dengan tersenyum manis nya.


" Terima kasih Tuan, saya akan berusaha untuk tak membuat anda kecewa..." Jawabnya dengan tersenyum. Dan mereka dengan cepat melepaskan jabatan tangan nya itu.


" Steve kau tunjukan dia mana ruangannya..." Steve kini mengangguk mengerti dan segera keluar dari ruangan nya dan di ikuti oleh wanita yang ada di depan nya itu.


Steve kini berjalan dengan langkah yang cepat sedangkan wanita itu juga berjalan cepat menyesuaikan langkah dari laki laki di depan nya itu.

__ADS_1


" Di sini ruangan mu..." Steve membuka pintu ruangan itu dengan memperlihatkan dalam ruangan itu.


" Terima kasih..." Jennifer masuk ke dalam dan melihat sekeliling ruangan itu yang rapi.


" Kau tak hanya memeriksa data satu perusahan tapi akan banyak perusahan yang kami naungi yang harus kau periksa, jadi aku harap kamu segera temukan di data pertama yang akan kau periksa..." Jennifer hanya mengangguk mengerti karena memang dari awal dia sudah di beri tahu bahwa tak hanya satu perusahan yang harus dia teliti dokumen nya tapi ada beberapa perusahan yang harus dia periksa data data keuangannya.


" Jangan memakai pakai yang ***** karena di sini di larang, dan yang paling utama adalah jangan menggoda Tuan Zac karena kau sama saja cari mati..." Sambungnya dengan Ancamnya lagi dengan sinis.


Jennifer lagi lagi hanya mengelus dada nya ketika mendengar ancaman dari laki laki yang baru keluar dari ruangan nya itu. Kini dia melihat sekeliling ruangan itu, mencari sesuatu yang mungkin di sembunyikan di sana. Tapi tak ada satu pun yang membuatnya takut.


Kini Jennifer duduk, menatap dokumen yang harus dia periksa secara detail dan teliti, kesalahan satu saja akan mengakhiri karier nya hari itu juga.


" Harusnya Daniel yang ada di sini dan menghadapi laki laki kaku itu setiap hari. Kenapa malah aku yang harus terjebak di sini bersama para orang orang dingin seperti mereka..." Jennifer dari tadi yang di perlakukan dingin oleh laki laki yang bernama Steve kini mengomel sendiri dengan mata tetap ada di dokumen itu.


Jennifer adalah wanita yang di sewa oleh perusahan Zac untuk mengaudit data yang tak sesuai dengan dokumen dokumen aslinya.



Hai mak aku Jennifer 🤭 kenalan dulu dong dengan nona cantik kita yang baru 😁😁😁


Penjelasan sedikit tentang Audit ya


Menurut Report of the Committee on Basic Auditing Concepts of the American Accounting Association, audit merupakan proses sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai asersi-asersi kegiatan dan peristiwa ekonomi, dengan tujuan menetapkan derajat kesesuaian antara asersi-asersi tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya, kemudian menyampaikan hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.


Dikatakan proses sistematis karena audit berisikan serangkaian langkah yang dilakukan secara logis dan terstruktur berdasarkan pada aturan yang berlaku, dalam hal ini ASB atau Dewan Standar Audit menerbitkan Generally Accepted Auditing Standards. GAAS merupakan pedoman terkait dengan proses audit.

__ADS_1


__ADS_2