Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Menyusun Rencana 3


__ADS_3

" Steve kita mendapatkan ikan yang besar..." Zac kini kembali berucap ketika gadis itu sudah pergi bersama Andre untuk Masuk ke dalam kamarnya.


" Anda benar bos, kita bisa gunakan semua informasi tadi untuk menghancurkan mereka semua."


" Kau atur saja, kita harus main cantik agar dia tak tahu apa yang akan kita keluarkan di depan umum..." Steve mengangguk.


Kini semua orang yang ada di sana menyusun semua rencana. Steve dan Abhi kini yang akan mengendalikan Permainan ini semua. Suhu kini mengatur agar gadis kecil itu siap untuk melawan kakaknya sendiri. Suhu hanya akan memberikan apa yang akan membangkitkan jiwa api yang sudah ada di tubuh gadis itu. Api itu Hanya perlu di siram agar lebih membakar semuanya.


Zac tak sabar melihat kehancuran lawannya itu, Zac tak sabar melihat lawannya itu menangis darah karena dia memiliki kunci untuk menghancurkan nya.


" Sebenarnya kau memiliki masalah apa dengan kakaknya dia?" Abhi kini penasaran kepada adik ipar nya itu. Ini pertama kalinya Abhi melihat ada Tatapan yang mengerikan ketika mendengar nama itu tadi.


" Masalah bisnis, dunia bisnis kadang kejam kau tahu sendiri."


" Kau yakin hanya bisnis?"


" Hmm hanya bisnis tak ada yang perlu kau khawatirkan..." Tentu saja Zac tak akan Menceritakan keseluruhannya masalah apa yang terjadi di antara dirinya. Bukan masalah dirinya dengan Adriano Cooper tapi lebih tepatnya dengan keluarga Heney, keluarga mertua dari laki laki tersebut.


Sedangkan di kamar Maria kini di buat bingung kenapa laki laki ini malah juga ikut masuk ke dalam kamarnya.


" Kau kenapa ikut masuk ke dalam sini Om?, sana keluar..." Katanya dengan galak dia tak ada kata kata lembut.


" Ini kamar ku juga."


" Jadi kita akan satu kamar maksud mu?"

__ADS_1


Andre hanya mengangguk dengan wajahnya yang menggoda gadis cantik yang kini melotot sempurna.


" Kenapa sayang, bukan kah kita sepasang kekasih jadi wajar kalau kita satu kamar bukan?, aku dengan senang hati berbagi ranjang dengan mu..." Goda Andre dengan merebahkan tubuh kekarnya itu.


Maria melotot dengan sempurna ketika Andre dengan sengaja mengunakan kata kata sepasang kekasih tersebut.


" Aku ingin kamar sendiri Om, jadi lebih baik kamu keluar dari sini..." Usirnya dengan tegas, dia tadi hanya bersandiwara agar dirinya bisa lebih dekat dengan orang orang yang ingin menolong nya, bukan seperti ini satu kamar dengan seorang laki laki.


" Ayolah sayang, kenapa dengan mu?, kau tadi mengatakan kita sepasang kekasih dan sepasang kekasih wajar tidur satu ranjang, berpelukan, memberikan ciuman hangat selamat malam...." Andre kini menahan tawanya ketika melihat wajah gadis itu yang tak bersahabat sama sekali dengan dirinya.


" Jangan macam macam Om, aku masih muda dan kau sudah tua jadi kau tak bisa untuk menggoda ku seperti ini..." Andre kini duduk dari tidurnya menatap wajah gadis yang menghinanya tua itu.


Andre kini berjalan mendekati gadis itu, membuat Maria melangkah mundur, semakin Andre maju semakin membuat Maria Mundur dengan cepat. Dia tak mungkin untuk lari atau berteriak, jika Maria melakukan itu maka akan membuat semua orang curiga dengan sandiwara ini.


" Meskipun aku tua aku masih bisa membuat mu kelelahan di bawah tubuh ku Maria, aku bahkan masih sanggup untuk membuat mu menjerit kenikmatan di bawah Kungkungan tubuh ku sayang..." Bisik nya membuat gadis itu langsung merinding seketika, bayangan apa yang akan terjadi membuat Maria menutup matanya itu.


" Kau ingin mencobanya, atau kau ingin menyentuhnya dahulu?" Kata kata itu membuat Maria membuka matanya dengan melotot sempura.


Maria mendorong tubuh Andre dengan keras dan itu membuat tubuh mereka berjauhan dengan sempurna.


" Dasar aki aki tua mesum..." Maria kini berteriak Dengan kencang membuat Andre semakin tertawa keras di dalam kamarnya itu. Menggoda gadis itu mungkin adalah hobi baru dari laki laki bertato itu.


" Baiklah sekarang aku ingin mandi, jadi kau tidur saja dulu..." Dengan sengaja lagi Andre membuka kaos nya itu di depan gadis kecil yang polos tersebut.


__ADS_1


Seluruh tubuh bagian atas Andre kini terbuka, memperlihatkan tato yang begitu nyata di atas kulit laki laki itu. Mata Maria yang melihatnya kini seakan enggan memejamkan matanya melihat pemandangan yang begitu indah dan sempurna di depan matanya.


" Dasar gadis kecil, tutup mata mu itu..." Godanya lagi Dengan sengaja memperlihatkan tato itu. " Astaga air liur mu itu akan menetes."


" Ya Tuhan Om kau menodai mata mu..." Maria yang sadar dengan dirinya sendiri kini menutup matanya mengunakan kedua tangannya. Andre merasakan gadis kecil ini memiliki gaya yang unik jika tidak di goda akan sangat di sayangkan.


Andre kini kembali mendekati Maria yang dari tadi menutup matanya mengunakan kedua tangannya. Senyum kelicikan itu kini terbit di ujung bibir laki laki tersebut.


" Kenapa harus kau tutupi sayang, kau ingin melihatnya?, maka lihatlah aku kekasihmu bukan?, jadi tubuh ku juga milikmu..." Maria lagi lagi tak ingin membuka matanya dia tetap menutup matanya meskipun kedua tangan itu telah di turunkan oleh Andre. " Ayolah sayang buka matamu, aku tahu kau tadi begitu menikmati pandangan itu, kau menyukai tubuh kekar ini bukan?, aki aki tua mu ini masih memiliki tubuh yang baik dan masih bisa kau banggakan..." Sambungnya dengan berbisik pelan di telinga gadis itu.


" Om minggir segera mandi aku tak akan pergi tidur...." Jawabnya dengan cepat dan gugup dia sungguh tak berani membuka matanya dia takut dirinya sendiri yang menyerang laki laki yang memiliki bentuk tubuh yang begitu menggoda dirinya.


" Kau tak ingin melihatnya meskipun hanya sebentar?, aku sedang berbaik hati Sayang..." Godanya lagi. " Atau kau ingin menyentuhnya?, maka sentuh lah..." Maria terpaksa membuka matanya ketika tangan itu malah di tempelkan di dada bidang nya dan tangan satunya dia letakan di perutnya itu.


Mata mereka beradu kembali ketika tangan itu Dengan nakalnya malah berkeliaran di tubuh atas Andre.


Andre kini malah yang tergoda dengan sentuhan lembut itu, Andre sedikit menahan hasratnya yang tiba tiba bangkit hanya karena sentuhan yang dia sengaja lakukan.


****, aku terjebak dengan permainan ini. Batin Andre dengan menatap bibir gadis yang dia rasakan tadi. Bayangan nakal itu membuat yang bawah itu kini bangkit meronta dan merasakan ada yang sesak di bawah.


Ceklek !!! Suara pintu yang terbuka paksa itu membuat kedua orang dekat itu langsung berjaga jarak Dengan rasa canggung. Sedangkan yang melihat adegan itu hanya menatap datar kearah kedua insan yang langsung berjauhan itu.


Bersambung ya mak 😁 lanjut besok 😅 bang Andre jangan nakal ya 🤭🤭


Mince ada di sini jika kalian mencari keberadaan mince 😅 bisa chat langsung Karena mince lagi malas menenangkan emosi yang membara 😅😅😅 Happy weekend 🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2