Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Season2_ I Love You


__ADS_3

Jatuh cinta memang bisa membuat semua orang lupa akan segalanya, jatuh cinta juga bisa melakukan apa saja untuk orang yang dia cintai, jatuh cinta tak pernah pandang usia, gak pernah pandang situasi, dan kapan cinta akan berlabuh di hati kita, cinta bisa membawa kita kebahagian selamanya, tapi juga bisa membawa mereka dalam penderitaan selama nya juga.


🌹🌹🌹


" Honey kau mau ke mana?" Alex yang pagi ini baru keluar dari Walk Kloset nya menatap wanita nya yang sudah rapi dengan pakaian yang akan berangkat bekerja.


" Perusahan, ada yang harus aku lakukan di sana..." Alinna tak menatap Alex, dia masih bercermin memakai make up nya tipis.


" Kau tidak di perbolehkan datang ke perusahan..." Alinna menatap ke arah Alex dengan tatapan tak mengerti kenapa dia melarang nya.


" Ada yang harus aku kerjakan Honey, ada desain yang harus aku selesaikan..." Alinna hati ini memang harus menyelesaikan desain Sketsa nya untuk rumah yang telah dia buat dari kemarin.


" Honey, kau tetap tak aku perbolehkan berangkat..." Alex berucap dengan tegas dan tak bisa di bantah.


" Honey kau tak bisa melarang ku secara tiba tiba seperti ini, aku memiliki tanggung jawab yang harus aku selesaikan."


" Tapi kamu sedang hamil besar lagian kita sebentar lagi kita akan menikah, dan aku tak ingin kamu bekerja lagi..." Alex menatap Alinna dengan tatapan yang serius.

__ADS_1


Alinna berdiri menghampiri Alex yang berdiri yang menatap nya dengan keseriusan di wajah nya.



" Honey, mengertilah bahwa aku masih harus menyelesaikan tanggung jawab ku, aku tak bisa tiba tiba meninggalkan pekerjaan ku..." Alinna menggenggam tangan Alex dengan lembut.


" Aku tahu, tapi kamu bisa selesaikan di rumah."


" Honey dengarkan aku..." Alinna menatap mata Alex dengan lembut. " Aku tak pernah membawa pekerjaan ku di rumah, karena apa, aku tak ingin kepusingan ku aku bawah juga di rumah. Rumah kita akan aku tempatkan kebahagian, dan hanya ada cinta dan canda tawa, bukan kepusingan tempat kerja yang aku bawah pulang. Semua urusan kantor biarkan menjadi urusan kantor, di saat aku di rumah, pikiran ku hanya untuk keluarga kecil ku kelak..." Alex tak menyangka bahwa wanita di depan nya ini akan bicara seperti itu.


" Honey patuh lah."


Alex nampak berfikir dan menghela nafas nya yang berat. " Baiklah, tapi jangan terlalu lelah..." Alex akhir nya memberikan ijin untuk wanita nya menyelesaikan kewajiban nya dulu.


Alex mengantar Alinna datang ke perusahaan nya, tetapi mereka sedari tadi hanya diam, selama perjalanan mereka terdiam dengan pikiran mereka masing masing, kabut kecanggungan seakan memenuhi mobil mereka.


" Aku nanti akan menjemput mu kembali..." Alex berucap dengan menoleh ke arah Alinna ketika mereka sudah tiba di depan kantor Alinna.

__ADS_1


" Hmm..." Gumam nya lirik.


" Jangan terlalu lelah, makan siang jangan lupa, dan vitamin juga jangan lupa di minum..." Alex panjang lebar mengingatkan wanita nya.


Alinna menarik pelan dasi Alex, hingga bibir mereka bertemu, Alina melu*mat nya dan Alex tentu saja membalas lum*t*n yang di berikan wanita nya, Alinna semakin melu*mat nya dengan rakus hingga pasukan oksigen mereka menipis di sana.


" Jangan jadi Wanita Nakal saat di luar kamar Honey, aku bisa memakan mu di sini..." Geraman Alex ketika penyatuan bibir mereka terlepas.


Alinna hanya tersenyum. " Baiklah aku masuk dulu, kamu hati hati, jangan lupa makan siang mu..." Alex mengangguk. " Aku mencintai mu Alexander..." Alinna kembali mengecup singkat bibir Alex yang kemudian segera keluar dari mobil nya dan masuk ke dalam perusahan dengan wajah yang berseri seri, sedangkan Alex masih terpaku di sana, dia belum sadar ketika wanita nya menyatakan cinta lagi padanya.


Pagi ini cuaca Negara Italia sangatlah cerah, untuk pertama kalinya Alex sepanjang perjalanan memasang wajah cerianya, dari tadi senyuman itu menghiasi wajah tampannya. Setelah tiba di perusahan miliknya banyak para staf yang juga terheran karena melihat bos nya yang biasa memasang wajah kaku dan dingin kini tersenyum seperti orang gila.


" Selamat pagi Sir..." Para staf yang sedang berdiri ketika mereka akan masuk ke dalam lift untuk para staf.


" Selamat pagi..." Semua para staf yang di sana terkejut ketika Alex membalas menyapa mereka.


Alex kembali melanjutkan langkah nya menuju ruangan nya, dia tetap memasang senyuman dari tadi. " Siapkan jadwal saya hari ini..." Sang sekretaris lagi lagi di buat melongo karena terkejut mendengar bos nya yang tiba tiba bicara dengan suara lembut.

__ADS_1


" Jadi benar istri nya bos sudah bertemu..." Dialog nya sendiri.


Alex kini duduk di kursi kebesaran nya dengan tetap memasang wajah ceria nya dan bahagia nya, dari tadi sang sekretaris yang membaca kan jadwal nya dengan tenang, biasa nya dia takut untuk masuk ke dalam ruangan bos nya, aura nya saat ini sedang terang, biasa nya aura bos nya gelap.


__ADS_2