Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Bicara Dari Hati Ke Hati 3


__ADS_3

Minggir 21+ Mau bertaburan di sini 🤭 yang jomblo dan bocil jangan baca 😁 di skip aja dulu 😂 nanti kalau ada pasangannya baru buka lagi bab ini 😝 kasihan kalau kalian solo dengan sabun terus 😂😂


Happy Reading 😍😍


Tok! tok! tok! ketukan pintu yang pelan membuat Monica langsung terbangun dari tidurnya, dia berjalan dengan cepat membuka pintu kamarnya itu. Seseorang yang dia khawatirkan kini berdiri di depan pintu kamarnya dengan senyuman yang selalu tulus.


Monica segera menarik tangan laki laki itu, menutup pintu kamar itu dengan segera. Monica menyentuh wajah laki laki itu, mengamati jika ada luka di sana.


" Kau tak apa?, Andre tak memukul mu kan?" Abhi hanya tersenyum mendengar bawa wanita itu panik dengan melihat wajah serta tangan nya yang di kira ada luka lebam di sana.


" Tidak cinta, Andre tak memukul ku..." Jawabnya dengan menarik pinggang wanita itu hingga tubuh mereka begitu dekat, dengan tangan nya ada di dada laki laki itu agar tubuh mereka tak sepenuhnya menempel.


Monica melepaskan dirinya, menjauhi tubuh laki laki itu, dia menatap dengan tatapan tak biasa. " Baiklah kalau begitu kau masuk ke dalam kamar mu, aku ingin tidur..." Usirnya dengan cepat. Rasa panik itu kini lenyap ketika melihat laki laki yang dia rindukan kini ternyata baik baik saja.


" Aku ingin kita bicara..." Abhi bukannya keluar malah mengajak wanitanya duduk bersama nya. Abhi kini duduk kursi dengan Monica yang duduk di pangkuan nya.


Abhi memeluk pinggang wanita itu dengan erat, dengan mereka yang saling bertatapan.


" Maafkan aku..." Kata itu mampu membuat hati Monica tersentuh. Laki laki yang beberapa hari ini mengalami kesulitan kini sekarang bersama nya dengan meminta maaf kepadanya.


" Abhi-" Abhi dengan cepat meletakan satu jemarinya ke bibir wanita itu membuat wanita itu tak melanjutkan apa yang ingin dia ingin katakan.


" Jangan potong apa yang aku akan katakan..." Monica mengangguk mengerti.


" Aku mencintai mu dan cinta memang harus butuh pengorbanan sayang, selama beberapa hari ini aku sudah berpikir bahwa aku akan keluar dari sana dan memilih bersama mu, aku ingin tetap berada di sini bersama mu. Aku bukan laki laki yang tak memiliki pendirian. Tapi aku memilih kamu dan mafia ini, karena aku tak bisa berada di dua kubu yang harus aku lindungi salah satu dari kubu aku berdiri. Anggota ku sudah tak ada lagi, dan aku tak ingin memiliki prajurit lagi di sana, lebih baik aku mundur dari kesatuan itu dan bertahan di sini bersama mu. Menjadi mafia seperti mu..." Mata mereka bertatapan dengan penuh ketulusan. Monica tak ingin kekasihnya keluar dari sana tapi apa yang dia katakan benar dia tak mungkin selamanya berdiri di antara dua kubu yang selalu berlawanan. Suatu hari nanti dapat di pastikan mereka akan bertemu di pertempuran yang membuat hati nya bingung harus mempertahankan yang mana.


" Aku mencintai mu..." Ungkapan cinta itu kemudian menggapai bibir laki laki itu, meluma* nya dengan segera, mencumbu bibir kekasihnya dengan panas. Abhi kini membalas ciuman liar yang penuh dengan kerinduan yang begitu mendalam. Saling membelitkan lida*, saling menghisa* lida* dengan kasar membuat suara desaha* itu lolos begitu saja dari bibir wanita bertato itu. Tubuh mereka meremang ketika godaan yang di berikan oleh tangan Abhi menggoda benda yang menonjol di depan.


" Ah.. Abhi..." Desaha* nya tertahan ketika cumbua* itu kini pindah ke lehernya lagi. Aroma tubuh yang di rindukan oleh Abhi kini tercium lagi ke indra penciumannya membuat sesuatu bangun yang di bawah sana.


Abhi dengan cepat membuka semua kain yang menempel di tubuh wanita itu. Mata Abhi kini dengan senang bisa melihat tato yang tertutupi itu. Abhi kini juga membuka semua kain yang menempel di tubuh kekarnya. Kini mereka sama sama telanjan* membuat wajah mereka berdua sama sama panas ketika mereka sama sama polos tanpa sebenang kain di tubuh mereka.

__ADS_1


Abhi kembali duduk dengan menyandarkan punggungnya, kini Monica berdiri di depannya sedikit mengangkat satu kaki nya, meletakkan ke intima* nya tepat di bibir laki laki itu. Abhi bukannya menolak malah menerima suguhan yang begitu mengiurkan. Abhi dengan cepat menyapu seluruh benda itu dengan liar membuat wanita itu melenguh kenikmata* ketika sentuhan lida* itu begitu ingin menerobos masuk kedalam sana.


" Ahh.. uhh... Abhi..." Desaha* itu begitu pelan karena wanita itu tahu bawa di sana tak ada peredam suaranya, dia menahannya karena takut ada yang mendengarnya.


" Kau menyukainya sayang?" Hembusan nafasnya yang hangat menyentuh klitori* nya membuat wanita itu menggigi* bibir bawahnya ketika menatap wajah kekasihnya yang ada di bawah sana.


Abhi tak tahan kali ini, Monica yang juga sudah tak tahan dengan godaan yang begitu nikmat dan sayang untuk di tolak. Kini dirinya malah duduk di atas tubuh Abhi dengan memasukan benda tumpul itu dengan paksa.


Monica merintih kesakitan ketika benda tumpul itu masuk dengan cara dirinya yang memaksa.


" Monica kau..." Abhi tak menyangka bahwa wanita itu begitu tak sabaran ketika ingin memasuki tubuhnya.


Kini mereka berhadapan dengan saling menatap satu sama lain, tangan Monica kini berada di belakang leher sedangkan Abhi kini memeluk Monica.



Monica kini bergerak cepat, menaik turunkan tubuhnya kadang maju mundur dengan desaha* yang tertahan dari tadi. Abhi kini meluma* bibir wanita nya dengan liar ketika kekasihnya bergerak begitu cepat.


Abhi kini mengendong tubuh wanita nya mengangkat bokon* wanita itu, dengan dirinya berjalan menuju bed nya. Merebahkan tubuh wanitanya tanpa melepaskan penyatuhan itu. Kini Abhi juga bergerak cepat membuat tubuh wanita itu juga terguncang hebat di bawah kungkungan laki laki itu.


" uuhhh.. sayang..." Lagi lagi Monica mengeluarkan racauannya ketika hentakan demi hentakan begitu hebat. Monica hanya bisa memejamkan matanya menikmati sensasi atas penguasaan dirinya.


Kini Abhi mengubah posisi mereka dengan gay* lain nya lagi. Kini Abhi memasukan benda tumpul itu dengan cara memunggunginya, Dogg*y Styl*e kini gaya yang di gunakan oleh kedua insan yang sedang mabuk kepayang atas kenikmatan bercinta. Abhi mengerahkan pinggulnya dengan cepat, membuat tubuh wanita itu juga ikut bergerak cepat. Desaha* dan gerama* dari mereka kini memenuhi kamar itu.


Tangan Abhi tak hanya diam saja, dia juga merema* benda yang juga ikut bergerak cepat yang tergelantu*g menggoda dari tadi. Tangan Monica juga merambat menyentuh kedua benda yang di miliki oleh kekasihnya yang juga ikut bergerak di sana.


" Abhi.. tetaplah di sana, uh..." Kata penuh permohonan yang di katakan oleh Monica membuat Abhi tetap bergerak cepat dan kadang menekan tubuhnya hingga benda tumpul itu semakin masuk ke dalam.


Tangan Abhi juga di tahan ketika tangan nya ingin beranjak untuk tak mempermainkan Klitori* nya, kini Abhi semakin cepat bergerak dan sama sama bergerak dengan cepat. Mereka sama sama mengimbangi pergerakan itu.


Kini mereka berdua telah tiba di ujung pelepasan yang mereka cari dari tadi, dengan sama sama menakan, saling mendesa* serta menggeliat karena tubuh mereka di dorong pelepasan yang begitu nikmat.

__ADS_1


Mereka sama sama saling mengatur nafas yang sama sama memburu karena pergulatan panas itu. Kamar itu menjadi saksi bahwa mereka telah melepaskan kerinduan yang begitu dalam. Kesalahpahaman mereka kini luntur dengan desaha* serta gerama* yang begitu nikmat di dengar oleh mereka berdua.


Abhi melepaskan penyatuhan itu dengan mereka sama sama ambruk dengan tengkurap.


" Aku mencintai mu Monica..." Ungkapan yang tulus dari Abhi membuat wanita tangguh itu kini semakin meleleh dan melambung tinggi, seakan ada ribuan kupu kupu yang hinggap di atas kepalanya.


" Aku juga mencintai mu Abhi, mantan police yang terjebak dengan mafia..." Jawabnya dengan tersenyum bahagia.


" Selamat malam semoga mimpi indah cinta..." Ciuman hangat kini menyasar kening wanita itu begitu mendalam. Kini mereka tertidur dengan rasa bahagia yang begitu mendalam.


Langit tak selama nya terang, matahari tak selama nya tersenyum memunculkan sinarnya. Terkadang langit menutupi matahari agar cahaya nya bukan terang melainkan mendung.


Kebagian dan kesedihan selalu datang beriringan.


Setelah kesedihan pasti akan ada kebagian yang menanti kita di ujung jalan sana. Karena itu sudah takdir kita untuk menjalani hidup.


Karena tak ada hujan jika tak ada badai, kita mungkin tak akan bisa melihat pelangi sebelum hujan reda. Kita tak akan bahagia sebelum melewati kesedihan yang menimpah kita.


Percayalah bahwa takdir Tuhan pasti akan lebih baik dari yang kita harapkan. Percayalah bawa Takdir akan selalu menuntun kita ke dalam kebaikan dan kebahagian, meskipun ada terjang kecil yang harus kita lewati dulu.


Dengan menerima pasangan apa adanya, menerima segala kekurangan, mencintai segala kekurangannya, bukan kelebihannya. Akan membuat hidup mu lebih berwarna dan bermakna.


Bersambung besok ya mak 🤭 tapi adegan nya sederhana dulu ya 🤭 mince belum sehat banget 😍😍


Halo mince kembali up enam bab hari ini 🤭 hadiah buat kalian karena sudah mendoakan mince cepat sehat 🙏 tanpa kalian aku bukan siapa siapa 😍 tanpa kalian aku tak bisa berbuat sejauh ini 😍 i love you buat kalian semua 😍😍😍 cium jauh dari mince 😘😘😘


Budayakan tinggalkan jempol dan ramaikan kolom komentar dulu dong mak 🤭 Kasih vote dan hadiah nya juga dong buat mince 😁 agar mince tetap semangat nulis 😍😍😍


Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sama mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.


Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.

__ADS_1


Terima kasih buat kalian semua ya 😘😘😘


__ADS_2