
Beberapa hari telah berlalu alfred tetap tak bisa menemukan istrinya, hanya surat perceraian yang datang menemui dirinya. Lagi lagi alfred dibuat tercengang ketika dua orang penanam saham menarik semua uang yang ditanam di perusahaan.
" tuan albert tolong jelaskan kenapa anda tiba tiba menarik semua saham anda.." alfred bicara dengan kepala yang pusing.
" maaf tuan alfred ada suatu perusahan yang menawarkan hasil yang lebih menjanjikan.." albert edison adalah penanam saham yang cukup besar di agencynya.
" perusahan mana yang anda maksud?" Alfred menyipitkan mata nya dengan berpikir keras siapa yang mengambil orang orang yang memiliki saham di agency nya.
" suatu saat anda akan tahu.." jawab laki laki paruh baya tersebut. " jadi saya menarik semua saham saya.. saya memberikan anda waktu tiga hari untuk semuanya tuan.. saya permisi.." sambungnya yang lalu segera berdiri tanpa memberikan alfred berkata lagi.
Setelah kepergian albert kini sosok yang menjadi penopang agency kini tiba tiba masuk dengan keadaan yang begitu tergesa gesa dan penuh kesesakan.
" tuan aron.. selamat datang.. kenapa anda tidak memberitahu saya jika anda datang kesini.." alfred berkata dengan gugup karena ini pertama kalinya tuan aron tiba tiba datang ke perusahaannya tanpa mengatakan apapun sebelumnya.
" berapa lama kau tak ada di perusahan he?" Aaron tanpa basa basi segera bertanya dengan nada sinisnya.
" hanya beberapa bulan tuan.. tapi aku juga menjadi model disini.." alfred membela dirinya.
" beberapa bulan dan kau sibuk mengejar wanita. Kau selalu tak serius dalam pekerjaanmu."
" tuan apa yang anda maksud?, aku selalu serius dalam pekerjaan ku.." katanya dengan sedikit takut.
" dengar alfred aku tak butuh orang yang tak kompeten dalam pekerjaannya. Aku hanya butuh bunga yang besar dan uang ku kembali, aku akan menarik semua saham ku dari sekarang.." kata yang alfred takutkan kini terucap dari sosok laki laki yang menyongsong segala nya di perusahan miliknya.
" tuan anda gak bisa tiba tiba menariknya seperti ini."
__ADS_1
" apa kau lupa bahwa dalam kontra kau menuliskan bahwa setiap penanam berhak menariknya setiap saat.." alfred terdiam, dia tak bisa berkata apa apa lagi, selain kepalanya yang begitu pusing. " siapkan tiga hari lagi.." katanya dengan berdiri dan berlalu pergi meninggalkan ruangan tersebut.
" argh… sial.." alfred marah, bagaimana tak marah dan tak pusing dalam waktu satu jam dua penanam saham yang sangat besar dan berpengaruh telah menarik semua sahamnya. Masalah dengan istri saja belum selesai kini bertambah lagi dengan pekerjaan nya.
" apa ini yang di maksud jovanka dengan balas dendam nya.." katanya dengan pelan dengan memijat kepalanya yang terasa pusing.
Sedangkan di perusahan lain pak johan betrix juga membanting semua laporan yang diberikan oleh asistennya.
" bagaimana bisa kalian ditipu ha?" Bentaknya pak johan.
" tuan maafkan saya.. distributor itu sangat menyakinkan maka dari itu saya berani memberinya full uang nya."
" kalian bodoh.." umpatnya dengan kesal. " laporkan segera pada pihak berwajib.." sambungnya dan para stafnya segera keluar dari ruangan yang mencekam.
Tok
Tok
" selamat siang pak johan betrix.." katanya.
" selamat siang tuan.. silahkan duduk.."katanya dengan menyilahkan para tamu pihak bank yang duduk di sana.
" tuan johan ini sudah waktunya jatuh tempo, anda harus mengembalikan pinjaman anda pada bank kami. Dan ini nota yang harus anda bayar.." pihak bank menyerahkan nota yang bertulisan angka dengan nominal yang cukup tinggi.
__ADS_1
" maaf tuan bisa kami minta waktu, karena kami sedang ada masalah saat ini.." katanya.
" kami hanya bisa memberi anda waktu satu minggu tuan tidak lebih.." pak johan hanya mengangguk setuju setidaknya satu minggu dia bisa menemukan solusi keuangan yang saat ini dia butuhkan.
Setelah kepergian para pihak bank, pak johan menekan pelipisnya yang berdenyut,dia tak pernah mengalami seperti ini. Pak johan mendengar keributan di luar ruangannya. " astaga apa lagi yang terjadi.."katanya dengan berjalan keluar luaran.
" hei anda.." seorang wanita kini mengamuk disana dengan ditahan beberapa orang. " kau johan betrix kan?, kau pimpinan perusahaan ini kan.." katanya dengan marah marah.
" anda siapa?, kenapa anda marah marah disini.." pak johan memang tak mengenal wanita yang sedang marah marah di sini.
" kau pemimpin yang bodoh tuan, staff mu mengalami peleceh** di dalam perusahan kau diam saja, pimpinan macam apa kau ha.." katanya dengan marah marah seakan ingin menyerang pak johan.
Sedangkan pak johan tak tahu dan bingung apa yang dimaksud wanita ini. "Siapa yang anda maksud aku tak mengerti dengan apa yang anda bicarakan."
" kau hanya sibuk dengan laba mu tapi kau tak memikirkan kenyamanan staff.." wanita itu tetap mengoceh.
" siapa yang bisa menjelaskan ini semua padaku. Tolong katakan ada apa?, siapa yang dilecehkan.." pak johan dengan menatap asisten nya dan mendengarkan apa yang dikatakan, dengan rasa tak percaya bahwa di dalam perusahaannya staf wanitanya mengalami pelecehan beberapa hari yang lalu.
" saya sudah laporkan kepada pihak berwajib dan saya juga sudah menyebarkan ini ke semua media.." katanya membuat pak johan menatap wanita yang masih ditahan oleh security yang bekerja disana.
" kita bicarakan baik baik nyoya. Saya yang akan membawah laki laki itu di depan anda dan menyeretnya ke kantor polisi."
" apa kau pikir anak saya akan bisa kembali setelah dia di penjara dan minta maaf ha. Kalian semua akan mendapatkan akibatnya.." katanya dengan menunjuk mereka yang menonton disana.
__ADS_1
Sedangkan pak johan dengan rasa pusingnya dia tak menyangka bahwa hari ini masalahnya sebegini rumitnya. Dalam hitungan jam masalahnya bertambah, apalagi dengan ancaman media, nama nya, harga dirinya serta nama perusahan yang selama ini di bangun dari Nol kini akan hancur dengan seiringnya waktu.
Ini hanya permulaan, ucap laki laki yang memperhatikan kekacauan di dalam dua perusahan yang mempunyai nama di negara tokyo. Kini dalam hitungan hari nama perusahan itu akan hancur dengan sendirinya. Lawan yang tangguh kini telah berdiri di depan dengan membawa sejuta dendam di hatinya. Tak peduli mereka siapa, teman atau keluarga sekalipun, mereka kejam menghancurkan semua nya tapi pembunuh calon bayi yang belum lahir adalah kejahatan yang sangat kejam juga bukan.