
Setelah semuanya selesai Abhi yang sudah membawa semua tersangka ke dalam sel nya dan berencana untuk mengintrogasi nya besok memilih untuk pulang ke rumah nya karena rasa lelah hingga bayang bayang bersalah nya selalu ada di depan matanya.
Monica yang dari tadi menunggu kabar membuatnya gelisah, dia mondar mandir di dalam kamar Abhi, dia menunggu kekasihnya di dalam kamar itu, dia gelisah karena tak ada satu pun yang memberikan informasi bahwa rencana yang telah di susun itu berhasil atau tidak.
" Andre apa rencana kita berhasil?" Nada panik itu tak dapat di pungkiri dari wanita cantik itu, dia panik sungguh panik.
" Semuanya berjalan sesuai rencana kita..." Kelegaan terdengar dari hembusan nafas wanita itu di sebrang telfon nya. " Ini semua di luar dugaan..." Sambungnya lagi. Andre menceritakan semua nya apa saja yang di lakukan oleh police yang berada di tim nya saat ini. Monica mendengarnya dengan senyuman yang tipis, dia tahu laki laki itu akan melakukan apa yang dia katakan tadi, dia memakai rencananya dengan benar dan hati hati itu.
Monica bahkan hanya diam mendengarkan semuanya dia tahu bahwa kekasihnya itu pasti berhasil melakukan tugas nya.
" Kita aman sekarang..." Katanya dengan nafas lega.
" Tidak..." Jawabnya.
" Kenapa?, apa ada masalah lagi?" Tanyanya dengan kembali panik.
__ADS_1
" Steve mengatakan bahwa singa sudah memutuskan untuk menghentikan menguji Abhi, berarti sebentar lagi Abhi akan tahu siapa kita semua, kelompok kita..." Entah kenapa Andre kali ini menjadi takut bahwa laki laki itu mengetahui siapa dirinya dan siapa tim nya, Abhi tak terima dan malah ingin membongkar semua sindikatnya itu.
" Apa yang kau takutkan?" Tanyanya dengan berjalan menuju balkon kamarnya berdiri di sana dengan menatap ke langit.
" Entahlah mungkin hanya takut dia membongkar sindikat kita semua."
" Kau tak percaya setelah dia melakukan berbagai percobaan?, aku yakin dia tak akan mundur, dia mengatakan pada ku bahwa dia akan menjadi tameng kita..." Monica menceritakan apa yang dia dengar dari bibir laki laki itu, semuanya dia katakan dan itu membuat Andre sedikit bernafas lega karena dia yakin.
" Dia mengatakan hal itu karena tak sedang merayu mu bukan?"
Dia tak siap jika kakak tirinya tahu hubungan nya dengan Abhi, dia masih ingin menikmati masa masa percintaannya mereka yang baru semalam resmi menjadi sepasang kekasih.
" Kau sungguh manis sekali adik ku Monica, menunggu calon suami mu datang setelah melakukan misi mu itu he..." Ejeknya membuat wanita itu mengulum senyum nya dengan tipis.
Ceklek!! suara pintu yang terbuka membuat Monica langsung menutup panggilan itu sevara sepihak, dengan segera dia menatap laki lali yang masuk ke dalam kamarnya, dengan jantung yang berdetak cepat mereka saling berpandangan dengan senyuman mereka yang benar benar tulus dan mata itu mengeluarkan kerinduan yang begitu dalam.
__ADS_1
Kini mereka saling melangkah, saling mendekat dengan mata yang masih meneliti wajah mereka masing masing. Mata Monica menangkap luka lebam di sudut bibir serta di pipi, dia tahu ini pasti akan terjadi ketika mereka akan menjalankan tugas nya, luka kecil itu biasa dia lihat bahkan dia pernah mendapatkan luka itu juga, tapi melihat kekasihnya mendapatkan luka itu hati nya penuh dengan kekhawatiran, rasa cemas itu membuat dada nya sesak.
" Apa ini sakit?" Tanyanya dengan menyentuh luka itu dengan mengelusnya dengan lembut.
" Setelah kau sentuh luka ini tak akan sakit lagi..." Jawaban dari laki laki itu membuatnya menahan senyuman itu.
" Kau pandai merayu..." Abhi hanya tersenyum menanggapi kekasihnya itu. " Mandilah setelah itu aku akan mengobati nya..." Abhi mengangguk dan dia mencium kening Monica sebelum akhirnya di masuk ke dalam kamar mandi nya.
Abhi yang masuk ke dalam kamar mandi itu, menyentuh dada nya yang memompa jantung itu dengan cepat, debaran kecil yang dia rasakan membuat jantungnya terasa sesak karena bahagia.
" Jantung ku terasa ingin lepas hanya dengan menatap matanya..." Liriknya dengan bahagia. " Tadi melawan musuh tak seperti ini..." Sambungnya lagi.
Abhi kini melepaskan semua pakaian nya dia berdiri di atas shower agar menguyur badan nya yang terasa lengket karena keringat. Dia memejamkan matanya semua wayah mayat dari para FBI itu kini seperti ada di depan matanya, semua perkataan kekasihnya tadi pagi juga seperti di dengar di telinga nya, jika dia tak menuruti perintah dari kekasihnya mungkin sekarang tak hanya para FBI yang gugur, tapi tim nya juga yang gugur.
^^^Dengar Abhi aku dan beberapa orang sudah menyusun rencana, agar tim mu baik baik saja. Seranglah markas ku dan tangkap orang orang yang ada di sana, mereka pura pura menjadi pengedar yang sedang kau incar. Di sana akan ada beberapa orang dan ada sebagian barang bukti yang kau bawah, tapi tak apa semuanya sudah kami atur. Aku mengorbankan mereka karena mereka membutuhkan uang agar keluarga mereka hidup terjamin dengan cara mereka berkorban masuk ke dalam penjara, kami akan bertanggung jawab dan tim dari Albert akan menyiapkan pengacara untuk membela nya di persidangan, jika masalah FBI kau harus mengajaknya bergabung karena mereka yang nanti nya akan menjadi korban untuk kami tembaki. Dan aku sarankan kau harus licik untuk melindungi tim mu, kau harus pikirkan cara nya agar tim mu tak ada yang masuk ke dalam markas kami, biarkan para FBI yang kami habisi, tapi semua keputusan ada di tangan mu, semua nya sudah kami atur dan mereka sudah ada di posisi masing masing, jika kau keberatan tak apa kami akan membatalkannya, tapi kau hanya perlu melindungi tim mu, kami sudah katakan bahwa yang mereka habisi FBI bukan police. Mereka tetap akan kau bawah dan barang bukti tetap kau bahwa, kau bisa naik jabatan dengan menangkap mereka dan kami akan mengatur untuk kau yang bisa mengintrogasi nya bukan dari FBI. Kami sudah mengatur semuanya dan sekarang tinggal kamu yang mengambil keputusan. Kau maju dengan rencana kita atau kau mundur dengan rencana mu, kami tak memaksa apa yang akan kau ambil semuanya ada di tangan mu. Semua butuh pengorbanan Abhi, semua harus ada yang menjadi korban. Kau tahu maksud ku bukan. Kau maju dan menganggap mereka yang menjadi bandar atau mundur dengan tetap mencari bandar sesungguhnya dan mereka menangkap ku dan memasukan aku ke dalam sel nya. Semua ada ditangan mu.^^^
__ADS_1
Dan keputusan nya adalah maju dengan rencana mereka, menjadikan orang yang tak bersalah mengakui kesalahan nya, memasukan orang yang tak tahu apa apa, memasukan orang untuk mendapatkan uang agar keluarga mereka bahagia.