Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Season2_ Sandiwara


__ADS_3

Maafkan aku jika aku harus berbuat seperti ini, tapi percayalah bahwa aku melakukan ini hanya untuk melindungi putra dan menantu ku. Hanya kata maaf yang bisa aku katakan untuk saat ini. Tapi percayalah bahwa aku merestui hubungan kalian.


Aneth


Pov Aneth


" Tuhan terima kasih karena yang menjadi menantu ku adalah Clarissa, dan maafkan aku yang sudah berbuat jahat kepada mereka..." Aku berucap dengan lirik ketika aku sudah berada di dalam kamar hotel tempat aku menginap.


Aku sekarang berbaring di kamar hotel tempat aku menginap, merasakan kesedihan karena putra ku satu satu nya mungkin saat ini mulai membenci ku. Aku yang dari tadi menanggis karena sudah keterlaluan berucap kepada putra serta menantu ku, mungkin saat ini mereka sama terluka nya dengan ku, tapi demi kebaikan semua nya aku harus melakukan sandiwara ini.


" Ibu aku gak mau tahu, aku harus menikah dengan Alex..." Rasa nya aku ingin sekali menampar wanita yang pagi ini sudah merusak suasana hati ku, pagi pagi dia sudah datang ke kamar ku dan mengoceh sedari tadi.


" Chelsea aku sudah tak bisa memohon lagi kepada Alex, kau sendiri sudah tahu bahwa Alex sudah menikah, kenapa kau tak malu mengejar suami orang he..." Andai dia tahu bahwa aku tak ingin dia selalu berada di dekat ku, memandangnya saja membuat ku muak, bahkan sangat muat dengan tingkah nya yang terus ingin menikahi putra ku.


" Aku gak mau tahu, ibu harus bisa membujuk Alex untuk menikah dengan ku..." Dia benar benar wanita tak tahu malu, bagaimana mungkin dia ingin merebut suami dari wanita lain, apalagi istri nya tengah hamil.


" Apa telinga mu tuli, apa perlu aku mengantar mu ke dokter..." Aku rasa telinga nya rusak karena tak mendengar apa yang di katakan putra ku kemarin.


" Sebenarnya ibu senang kan , Alex menolak ku secara terang terangan kemarin..." Tentu saka aku bahagia, karena aku tak ingin memiliki menantu seperti mu.


" Menurut mu, apa perlu aku menjawab pertanyaan mu itu..." Aku tersenyum mengejek ke arah nya, aku hanya bersikap biasa dengan meminum teh hangat ku di pagi ini.

__ADS_1


" Bu, aku tak main main dengan ancaman ku..." Chelsea mengancam ku, akan mengatakan ke semua media bahwa menantu ku Cla telah memiliki Skandal dengan mantan kekasih nya yang dulu.


Aku bukan tak menyukai Clarissa, tapi aku mencoba menghalangi langkah buruk dia agar tak menyebarkan Skandal tersebut. Aku menuruti semua perkataan wanita ular ini agar mereka tak mendapatkan masalah, aku berusaha menjadi video yang dia punya.


" Kau mendengar nya bukan, bahwa Alex menolak mu dan tak ingin menikah lagi dan dia juga tak ingin meninggalkan istri nya. Apalagi yang harus aku lakukan sekarang he..." Aku menekan kata kata ku agar dia tahu bahwa aku memang tak menyukai nya.


" Dia harus menjadikan aku istri kedua nya, aku tak mau tahu..." Wanita ini sungguh tak tahu malu.


" Ingat Chelsea, aku bukan ibu yang suka memaksa putra ku. Jika dia sudah tak ingin bersama mu, maka aku tak akan memohon nya lagi..." Aku sudah lelah karena dia terus saja merengek ingin menikah dengan putra ku.


" Dari pada kita hanya terdiam di sini dan berdebat, sebaik nya kita ke rumah calon suami ku itu bu..." Aku sebenar nya tak ingin menambah kesedian mereka, tapi jika aku tak ke sana wanita ini akan tahu bahwa aku sebenarnya tak menyukai nya.


" Ayo berdiri..." Aku akhir nya berdiri dari pada aku harus membiarkan dia datang ke sana sendiri yang akan membuat ulah, mereka akan sangat terluka.


" Neni di mana tuan muda?" Aku berusaha tak masuk ke dalam rumah nya ketika sang asisten nya yang membukakan pintu.


" Minggir, aku mau masuk..." Wanita ini sungguh tak tahu malu.



" Alex kau di mana, aku dan ibu mu ingin bicara..." Aku tak habis pikir dengan wanita ini.

__ADS_1


" Bu, panggil Alex, kenapa ibu hanya diam saja..." Jika aku tak bersandiwara aku tak akan mau di perintah seenak nya.


" Alex ibu ingin bicara..." Aku berharap mereka tak ada di rumah hingga tak harus menanggapi wanita gila ini.



" Kenapa kalian harus berteriak teriak di sini. Ini rumah, bukan hutan..." Kenapa tuhan tak mendengar apa yang aku doa kan.


" Alex aku mau kau menikah ku, aku tak peduli dengan istri pertama mu..." Memalukan, hanya itu yang aku bisa katakan.


" Harus berapa kali aku katakan, bahwa Tidak maka Tidak..." Aku bernafas lega karena putra ku tetap menolak permintaan wanita gila ini.


" Alex aku masih mencintai mu dan aku yakin kau juga mencintai ku..." Wanita ini terlalu percaya diri, aku yakin putra ku sudah bisa melupakan wanita gila ini.


" Semua nya sudah berakhir Chelsea, kau dan aku berakhir. Kau membuang ku bagaikan sampah, sekarang aku memohon agar aku menikahi mu, apa kau tak tahu malu..." Aku hanya melirik wanita yang ada di samping ku dengan lirikan penuh penghinaan.


" Ibu harus katakan bahwa ibu hanya merestui Alex menikah dengan ku..." Kali ini aku harus memainkan drama ku agar lebih menyakinkan lagi, tapi perbuatan ku juga akan membuat putra dan menantu ku terluka.


" Alex-"


" Maaf bu, dia suami ku dan aku sebagai istri sah nya tak mengijinkan dia menikah lagi..." Aku menoleh ke arah belakang karena mendengar suara menantu ku.

__ADS_1


" Kau benar benar memalukan Chelsea, sudah berulang kali di tolak tapi tetap saja suami ku menikahi mu..." Aku tahu memantu ku terluka, tapi bagaimana aku menolong nya sekarang?, aku hanya bisa menolong nya dengan sandiwara ini.


__ADS_2