Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_Melawan 35


__ADS_3

Albert yang tadi masih berada di pengadilan menunggu wanita yang ada di hatinya kini masih setia dia menunggu wanita itu. Albert kini masih setia duduk di dalam mobilnya dia menunggu wanita itu keluar. Cukup lama Albert menunggu dengan setia di sana.


" Saya tau Sir, saya akan segera kembali..." Albert menatap wanita itu keluar bersama Hans dan dengan cepat Hans juga masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan Violet yang ada di sana.


Violet yang kini langsung berjalan menuju kearah mobilnya yang cukup jauh dari tempat dia berdiri. Albert kini dengan cepat keluar dari mobilnya dia sedikit berlari ketika ingin mengejar langkah dari wanita itu.


" Auw..." Violet setengah berteriak ketika tangannya kini di tarik oleh seorang dari arah belakang. Violet yang di tarik kini langsung di sandarkan di mobil orang lain.


Mata mereka beradu pandang ketika mata kedua orang itu bertatapan. Violet yang menatapnya dengan terkejut kini masih setia melotot sedangkan Albert kini menatapnya dengan tatapan penuh rasa rindu yang mendalam.


" Apa yang kau lakukan Tuan Albert?" Violet mendorong tubuh Albert dengan kasar hingga mereka kini berjauhan.


" Violet tak ku sangka ini sungguh benar kamu..." Mata yang penuh kerinduan itu kini tak bisa di tutupi oleh dirinya, dia sungguh merindukan wanita yang ada di depannya, wanita yang sungguh membuatnya tak bisa merasakan rasa jatuh cinta lagi kepada wanita lain.


" Maaf Tuan Albert saya tidak ingin membahas apapun jika bukan masalah klien kita, saya permisi..." Violet yang ingin melarikan diri dengan segera kini di tarik kembali oleh Albert.


" Kita harus bicara,tak hanya masalah klien yang ada di antara kita tapi juga ada masalah serius yang harus kita bahas."


" Tidak ada yang perlu kita bahas selain masalah klin Tuan, jika masalah pribadi sepertinya sudah tak ada lagi yang perlu kita bahas semuanya sudah cukup jelas aku rasa..." Liriknya dengan sinis, Violet kini tak ingin dirinya bicara kepada Albert rasa sakit dan kecewa kini masih memenuhi hatinya.


" Banyak hal yang perlu kita bicarakan Violet, kau pikir aku bisa melupakan masa lalu kita dengan muda?"


Violet yang lagi lagi mendorong tubuh Alber kini tak bisa ketika Albert masih bersikeras untuk ingin mereka menyelesaikan masa lalu nya yang belum terselesaikan.


" Kau dan aku sudah berbeda bukan remaja yang masih marah ketika sebuah penjelasan belum kau dengar dengan semuanya."

__ADS_1


" Tak ada penjelasan yang harus aku dengar Al, hidup kita sudah berbeda dan aku sudah melupakan apa yang sudah terjadi. Kita masih muda waktu itu dan aku tak ingin membukanya dengan alasan apapun..." Violet tentu saja menolaknya dia sungguh tak ingin bicara kepada laki laki yang ada di masa lalunya dulu.


Albert tak terima kini dia menarik paksa Violet dengan kencang membawanya untuk ikut dirinya.


" Lepaskan Al.. apa yang kau lakukan, aku tak ingin membahas apapun dengan mu..." Albert kini tak peduli meskipun wanita itu memberontak nya dia tetap membawanya agar masuk ke dalam mobilnya.


" Masuk atau kau akan tahu akibatnya."


" Aku tidak peduli dan aku tidak takut dengan ancaman mu."


" Baik kau menantang ku?, aku akan membuat firma mu di lepaskan izin izin nya karena tadi kalian meremehkan pengadilan. Aku bisa hanya menghubungi mereka dan habislah riwayat mu dan semua kehancuran firma itu adalah salah mu."


Violet kini menatap tajam ke arah Albert dia tahu laki laki itu tidak akan main main dengan apa yang di katakan. Violet kini mau tak mau dengan rasa keterpaksaan masuk ke dalam mobilnya dengan wajahnya tak bisa di ajak bersahabat. Ancaman itu kini bisa membawa wanita itu duduk dengan suka rela.


Albert kini mengembangkan senyumannya ketika masuk ke dalam mobilnya, Albert kini segera mengunci mobil itu dengan menatap kearah wanita yang masih menatap ke depan dengan tatapan sinis.


" Apa kabar dengan mu?"


" Seperti yang kau lihat aku baik..." Violet kini masih saja berucap dengan sinis bahkan dia tetap tak ingin menatap kearahnya.



" Selama ini kau di mana?"


" Tidak perlu tahu aku di mana, kita sudah tak memiliki hubungan apapun jadi kau tak perlu tahu."

__ADS_1


Albert kini menghela nafasnya dengan kasar dia tahu di masa lalunya menjadi laki laki yang paling brengse* tapi semenjak kepergian wanita yang mampu mengerahkan hatinya dia berubah menjadi laki laki yang baik dan lebih bertanggung jawab dalam segala hal.


" Apa kau masih sangat membenci ku?"


Violet kini menatap ke arah Albert dengan tatapan tajamnya serta tatapan penuh dengan amarahnya. Rasa kecewa dan rasa sedihnya di masa lalu kini seakan terulang lagi di depan matanya, laki laki yang tak ingin dia temui kini sekarang duduk bersamanya dengan bicara pelan dan lembut.


" Aku sudah tak ingin membahasnya Al, kita sudah tidak bertemu bertahun tahun dan aku tak ingin kita saling mengenal untuk ke dua kalinya..." Violet berusaha untuk tidak ingin bertemu dengan nya atau berurusan dengannya lagi karena dia sendiri takut hatinya membodohinya dengan mengkhianatinya lagi.


Hatinya sekarang saja sudah mulai berbohong ketika ada getaran yang pernah dia rasakan dulu kini hadir di tengah tengah mereka dan Violet tak ingin merasakan jatuh di lubang yang sama kepada laki laki yang pernah melukainya.


" Violet kau belum mengizinkan aku untuk menjelaskan kejadian sebelumya di antara kita dan kau tiba tiba menghilang malam itu, kau tak mau mendengarkan ku meskipun masalah ini sudah lama."



" Apa yang harus aku dengarkan Al?, apa aku harus mendengar semua kelicikan mu?, aku sungguh tak ingin memiliki hubungan atau masalah lagi dengan mu, aku sudah cukup tenang saat ini dan aku tak ingin merusak hidup ku yang tenang dengan kerikil kecil di sini..." Ujarnya dengan melirik sinis kearah Albert yang mengusap wajahnya dengan kasar.


" Kepergian mu membuat mu hancur, bahkan aku mencari mu kemana pun dan aku tak menemukan mu. Aku berjanji kepada dirinya sendiri jika suatu saat nanti kita bertemu aku tak akan membiarkan mu pergi lagi dari sisi ku."


Violet menatapnya dengan tertegun dia tak menyangka bawah rasa cinta itu masih ada di hati laki laki dewasa itu.


" Aku sudah tak ingin bersama mu Al, jalan kita sudah berbeda dan aku tak mencintai mu."


" Kau pikir aku peduli dengan cinta mu itu?, apa dari dulu aku pernah menanyakan tentang cinta?"


" Tapi maaf Al, aku sudah memiliki Suami dan seorang malaikat di tengah tengah rumah tangga kami."

__ADS_1


Deg!!!


Nah loe Albert 😭 bilang aja ku tunggu janda mu Neng Violet 😭🤣🤣 Mince lagi pusing mual maaf untuk yang chat belum bisa balas satu satu ya 🙏🙏🙏


__ADS_2