Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim 3_ Heboh 2


__ADS_3

Wanita itu kini masih terus mengejar Abhi dengan berbagai pukulan yang membuat tubuh Abhi langsung merintih kesakitan. Bahkan sudah dapat di pastikan bawa tubuhnya akan babak belur.


Bugh!! pukulan nya lagi mengenai wajah Abhi dengan sengaja, senyum meremehkan kini mengembang di bibir wanita yang selalu di panggil Suhu Cantik oleh para orang orang yang berlatih.


" Kau ingin melatih ku atau ingin menghajar ku he?" Abhi kini menatap wanita itu dengan tatapan tak percaya, bahwa wanita itu bahkan tak mengajarkan apapun hanya menghajar nya.


" Kau tadi meremehkan ku, sekalian saja aku tunjukan siapa diri ku?"


" Ch kau sombong sekali nona..." Decak Abhi.


" Suhu, kau harus memanggil ku Suhu..." Nada tak suka dari wanita itu membuat Abhi lagi lagi harus menelan ludahnya karena dapat di pastikan wanita itu akan menyerang nya lagi.


" Suhu, oke kita damai..." Abhi menyerah, dia tahu dia tak akan muda melumpuhkan wanita yang di panggil Suhu.


" Kau menyerah?, memalukan..." Ejeknya.


" Aku hanya tak ingin memukul wanita itu saja..." Elaknya dengan cepat.


" Jangan anggap aku wanita, anggap aku laki laki brengsek yang siap kau hajar."


Bugh!! setelah mengatakan hal itu wanita itu langsung menendang kaki Abhi dengan kencang hingga membuat Abhi hampir tersungkur. Wanita itu tak menyia-nyiakan kesempatan, dia langsung menaiki punggung Abhi, merobohkan badan Abhi dengan tengkurap, tangan wanita itu ada di leher Abhi hampir memelintirkan kepala nya, mungkin hanya akan cidera tapi tak akan mematikan.


" Lepas.. ampun.. aku menyerah.. maafkan aku..." Abhi kali ini benar benar menyerah dia sekarang menyadari seberapa tanggung nya wanita itu.


"Jangan remehkan kau wanita..." Abhi mengangguk pelan, wanita itu melepaskan Abhi dan Abhi langsung berbatuk dengan menyentuh leher nya yang hampir tercekik itu.


Wanita itu segera meninggalkan Abhi yang masih duduk di lantai dengan rasa sakit yang tertahan. Wanita itu datang lagi dengan menyodorkan air minum kepada nya.

__ADS_1


" Terima..." Abhi yang tak segera menerima sodoran air itu membuat Suhu wanita itu menatapnya dengan jengah. " Aku tak akan meracuni mu..." Sambungnya dengan ketus.


Wanita itu melemparkan botol air mineral itu kepada Abhi yang dari tadi hanya diam tak ingin menerima yang dia sodorkan pada nya.


" Auwh..." Rintikan kesakitan yang keluar dari bibir Abhi membuat wanita itu tersenyum senang. " Kau ini wanita atau apa sih?, kenapa tak ada lembut lembut nya sama sekali..." Bentaknya karena memang perutnya sangat sakit karena tendangan yang di berikan wanita itu, di tambah lagi dengan lemparan botol yang cukup keras.


" Kau pikir aku pembantu mu yang terus menyodorkan minum untuk tuan nya he..." Jawabnya dengan ketus, meskipun begitu dia duduk di sebelah Abhi dengan meminum air yang dia bawa juga untuk dirinya.


" Hmm.. aku tahu sekarang seberapa tangguh nya kamu, maafkan aku Suhu sudah meremehkan mu..." Katanya dengan lembut, Abhi bersalah karena tadi sempat dalam pikiran nya bawa wanita itu sangatlah lemah.


" Jangan pernah lihat orang dari luar nya, wanita bisa saja tangguh karena keadaan yang harus memaksa nya menjadi wanita kuat dan tangguh..." Jawabnya dengan santai. " Jika kita sudah terjun ke dunia gelap, maka kita harus benar benar kuat, karena kita tak pernah tahu seberapa kuat musuh yang kita hadapi nanti..." Sambungnya lagi dengan bicara santai. Kali ini nada bicara nya tak ada bentakan sama sekali.


" Aku harus banyak berlatih dengan mu, keahlian ku masih jauh dengan mu."


" Tidak, kau hanya terlalu meremehkan lawan mu, buanglah ambisi mu untuk menang dalam pertandingan, yang harus kau pikirkan adalah kau tak terbunuh di dalam perang dan cari kelemahan lawan mu, setiap kita bertarung kita pasti akan tahu titik kelemahan lawan kita, kau hanya perlu fokus kepada dua itu saja..." Suhu cantik itu menjelaskan semuanya dengan pelan pelan agar laki laki yang ada di samping nya itu mengerti apa yang dia utarakan. " Kau harus melatih kaki mu, kaki mu lemah sekali. Kelemahan mu ada di kaki, jadi pelajari lebih dalam lagi tentang kuda kuda kaki..." Sambungnya lagi.


" Sangat terlihat jelas bawa kaki mu sangat lemah, aku akan melatih kaki mu mulai besok..." Suhu itu kini menatap Abhi dengan tersenyum tipis. Abhi sempat terpana dengan senyuman yang di berikan oleh Suhu wanita cantik itu.


" Bergantilah dan temui bos Andre, pasti dia sedang berlatih pedang saat ini..." Abhi tersadar dari lamunannya ketika tangan wanita itu menyentuh pundaknya, wanita itu langsung pergi meninggalkan Abhi yang menatap punggungnya menghilang dari sana.


Abhi yang sudah berganti baju kini melihat Andre yang sedang berlatih pedang panjang dengan seseorang wanita yang dari jauh tak nampak jelas karena posisi itu memunggungi posisi Abhi saat ini.


Cring!! Gesekan antara kedua benda tajam itu terdengar sangat keras di halaman terbuka itu. Andre dengan sigap menahan pedang lawan nya itu, dengan susah payah dia menahan serangan nya dengan sedikit mendorong pedang itu agar terpental.


blugh!! Tapi bukan pedang yang terjatuh melainkan badan Andre yang terjatuh sendiri ke tanah. Wanita itu kini menodongkan ujung pedang ke leher nya dengan sengaja.


" Ku akui keahlian mu melebihi ku Suhu..." Andre bersikap santai meskipun dia sudah terjatuh, kedua tangan nya malah dia jadikan bantal di sana.

__ADS_1


" Kau harus tepati janji ku bos..." Katanya dengan tetap posisi yang sama.


" Kau pemeras sejati Suhu."


" Jangan membuat drama, orang orang di sini yang menjadi saksi bawa kau yang membuat janji itu..." Senyum licik dari wanita itu membuat siapa saja terpanah melihatnya, hanya saja wanita itu tak pernah memperlihatkan senyum yang tulus, hanya ada senyuman kelicikan yang dia tampilkan di bibirnya.


" Oke, kau menang dan aku akan memanggil nya buat kamu, kau puas sekarang..." Suhu itu kini melemparkan pedang itu ke sembarang arah dan dia tersenyum.


" Terima kasih..." Jawabnya dengan tersenyum senang.


Apa yang sebenarnya dia minta, kenapa wajahnya langsung sesenang itu.Batin Abhi ketika wanita itu melewati Abhi begitu saja.


" Kenapa wajah mu?" Andre yang menyadari bawa teman nya itu berdiri di sana langsung menghampirinya dengan menahan tawanya.


" Jangan pura pura bodoh, ini ulah mu, sialan..." Katanya dengan ketus, dia tahu ini siasat dari laki laki bertato itu.


" Aku?, aku tak akan berani bermain main dengan mu, aku berani bersumpah..." Elaknya dengan menahan tawa.


" Ketawa saja kenapa harus kau tahan he, kau senang bukan melihat ku babak belur di hajar wanita, kau memang kurang ajar, Cih..." Andre yang tak tahan akhirnya tertawa lepas juga, dia awalnya hanya ingin mengerjai police arogan itu, tapi hasilnya di luar dugaan, laki laki itu wajahnya sudah penuh dengan luka luka karena bogeman mentah dari Suhu wanita.


" Aku minta maaf oke, aku tak tahu bahwa kemampuan mu masih jauh di bawah dia..." Katanya di sisa tawa nya.


" Kau senang?" Andre bukan nya menggeleng tapi dia malah mengangguk senang. " Apa yang dia minta tadi kepada mu?" Tanyanya dengan rasa penasaran.


" Dia ingin menambah tato di badan nya, jadi jika aku kalah aku harus mengijinkan orang yang biasa menato kami datang besok..." Abhi tak percaya bahwa wanita itu masih ingin menambah tato nya, padahal setahu nya tadi tato nya sudah memenuhi tangan nya.


" Ayo pulang..." Ajak Andre dengan masih tertawa. Abhi hanya terdiam karena rasa kesal, sudah dua kali laki laki itu di kerjai oleh Andre.

__ADS_1



__ADS_2