Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Kemarahan Mereka 16


__ADS_3

Pagi ini Maria yang tetap setia menemani kakak iparnya di rumah sakit membuat wanita itu hanya bisa melihat kakak iparnya terbaring tak berdaya dengan beberapa alat yang terpasang di tubuhnya. Maria hanya menatap datar ke arah Anna yang kini memejamkan matanya.


" Kenapa malah dibawa ke rumah sakit, kenapa gak biarkan dia mati saja?" Kemarahan Zac masih terdengar jelas di telinga gadis itu.


" Apa aku salah membiarkan dia tetap hidup sekarang?, Apa aku masih memiliki hati rasa kasihan kepada nya?" Gumamnya dengan pelan.


" Jika kau tidak memiliki hati tak mungkin kau ada di sini…" Suara laki laki yang dikenal oleh nya membuat wanita itu kini melihat ke arahnya secara langsung.


" Andre…." Maria langsung memeluk laki laki yang kini berdiri di depannya. 



Andre yang mendengar bahwa wanitanya berada di rumah sakit kini langsung menghampirinya, meskipun rasa lelah dan rasa kantuk menyerang nya tapi dia rela mendatangi wanita tersebut.


" Kau belum tidur dari semalam?, Wajahmu begitu kusut…" Andre kini melihat wajah wanita itu yang benar benar kusut sedikit ada air mata yang sembab di ujung matanya.


" Aku tak bisa tidur…" Jawabnya dengan duduk bersama.


" Kau memikirkan kakak mu itu?" Maria dengan cepat menggeleng. Bahasa tubuhnya seakan tak ingin mengakui bahwa dirinya saat ini cemas memikirkan kakak iparnya tapi hati dan matanya tak bisa dibohongi bahwa dia panik.


Andre menghela nafasnya dengan berat dia merangkul pundak kekasihnya, menempelkan kepala kekasihnya agar bersandar di pundaknya.


" Aku tau dia kakakmu dan kamu masih memikirkan nya Sayang, tapi apa kamu melupakan apa yang dia lakukan kepadamu?"


" Tidak, aku sama sekali tidak melupakannya. Bahkan masih terlihat jelas wajah ibu ku yang terbaring lemas dan tak bernyawa ketika aku pulang dari tempat kerja waktu itu…" Matanya kini berkaca kaca dia tidak akan sanggup jika mengatakan tentang ibu nya.


" Tapi hati ku juga tak bisa berbohong Andre bahwa aku memiliki rasa iba dengan nya saat ini. Aku bukan orang yang tak memiliki rasa kasihan kepadanya. Tapi menjadikan diri ku monster yang akan mengambil nyawa nya tapi melihat dia terkapar di tanah kemarin membuat hatiku begitu ingin menolongnya."

__ADS_1


" Kau bukan monster sayang, kau memberikan pelajaran agar keluarga mu tau seperti apa sakitnya jika ditindas seperti itu. Maria kau gadis baik tapi rasa sakit pada hatimu, rasa kehilangan membuatmu seperti ini."


Maria melepaskan dirinya dari rangkulan Andre dan menatap laki laki itu dengan serius.


" Apa menurutmu aku sekarang salah jika aku menemani nya di sini?" Andre hanya menggeleng dengan tersenyum.


" Tak ada yang salah, sekarang tidurlah aku temani disini…" Andre kini memaksa agar kapal itu bersandar lagi kepadanya.


" Memiliki seseorang untuk bersandar seperti ini menyenangkan…" Liriknya dengan tersenyum, untuk pertama kalinya dia memiliki sandaran untuk dirinya melepaskan semua apa yang ada di hatinya, apa yang menjadi bebannya kini dia katakan dengan jujur.



Laki laki dewasa yang menjadikan dia miliknya, menjadikan dia wanita yang bisa merasakan indahnya jatuh cinta. Andre yang tetap bisa menjaganya seperti adiknya sendiri kini malah jatuh cinta kepadanya. Masalah yang belum terselesaikan membuatnya harus menunggu untuk menikahi wanita itu.


Sedangkan Zac dan Val kini masih berbaring di ranjang dengan Zac yang mendekap tubuh istrinya. Zac kini masih terjaga memikirkan nasib nya, memikirkan tawaran James yang menguntungkan tapi dia juga harus memikirkan orang nya.


" Hubby jangan berpikir bahwa kamu akan berpihak kepada laki laki itu dan menyerang Albert?"


" Tentu saja tidak sayang, aku hanya berpikir aku harus mendapatkannya meskipun aku bisa melindungi Albert dan wanita itu."


Zac memikirkannya dengan sungguh sungguh dia tak ingin ada kesalahan yang membuat semuanya hancur. Kali ini dia harus memikirkan ibunya yang mencakup banyak anggota. Jika rencana licik nya di ketahui oleh kubu lawannya maka dapat dipastikan akan ada perang besar di sini.


" Aku harus menghubungi Jonathan, ini tak bisa jika aku sendiri yang mengurusnya…" Liriknya dia tau ini bukan masalah kecil tapi masalah besar.


" Hubby bisakah nanti saja kamu menghubunginya, aku masih ingin kita seperti ini."


__ADS_1


" Tentu sayang, kita akan seperti ini sesuai permintaanmu…" Zac kini malah mendekap tubuh istrinya dengan erat, dia mendekap penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang.


" Kapan kita akan pulang ke rumah?, Aku merindukan rumah kita."


" Setelah semuanya aman kita akan pulang, setelah semuanya aman aku ingin menikahkan Steve dan Jennifer serta Andre dan Maria. Jika proses yang dijalani oleh Violet dan Albert selesai aku juga akan menikahkan mereka bersama."


" Ide yang bagus."


" Tapi masalah ini masih berat untuk kita sayang, aku tak tau apa Gusman tau masalah adik tirinya yang suka memukul istrinya itu atau memang mereka juga sama memperlakukan wanita seperti budak nya. Aku harus tau apa Gusman tau tentang ini semua."


" Aku ingat memiliki teman orang Meksiko Hubby tapi dia memiliki hati yang lembut kepada wanita, aku rasa orang Meksiko memiliki hati yang lembut kepada wanita."


" Tergantung orang nya sayang, tidak hanya orang Meksiko yang seperti James, disini juga banyak orang seperti James itu. Dia sakit dia memiliki beban mental seakan menyamakan wanita seperti budaknya yang bisa dikasari."


" Kau benar tidak hanya orang Meksiko yang seperti James, tapi selama ini aku belum menemukan laki laki yang sakit seperti dia."


" James akan menjadi baik jika di depan orang, tapi dia akan berubah mengerikan jika wanitanya membuatnya kecewa. Bahkan laki laki seperti dia bisa membunuh wanitanya ketika hatinya sakit. Kau lihat sendiri dia rela kehilangan kekuasaanya di Hongkong hanya demi wanita yang melarikan diri. Padahal aku tau mendapatkan kekuasan di Hongkong tak semuda itu…" Memang benar mendapatkan kekuasan di Hongkong dengan jumlah Mafia yang cukup banyak di sana tak akan muda tapi James rela melepaskannya hanya untuk menghancurkan satu nama.


" Tapi seperti nya dia memang sangat mencintai Violet dan putrinya."


" Aku tak meragukan masalah cintanya sayang yang aku ragukan adalah dia tak akan menghajar Violet jika dia bertemu. Dia akan kehilangan akal sehatnya jika bertemu dengan orang yang membuatnya kecewa dan terluka."


" Apa semacam itu bisa sembuh?"


" Entahlah aku juga belum pernah berhadapan dengan laki laki seperti dia. Yang terpenting di sini aku bisa melindungi orang orang ku dan aku bisa mengambil kekuasaan nya yang ditawarkan kepada ku, meskipun nanti pasti akan ada pertumpahan darah lagi."


Semuanya kini harus bermain licik agar keduanya bisa di dapatkan oleh tim tersebut. Cinta dan kekuasan harus mereka dapatkan karena mereka tak mungkin mengorbankan salah satu dari mereka.

__ADS_1



__ADS_2