
“ dan yang kantong ini apa isi nya sama saja al?” emil mengangkat satu kantong plastik yang belum dia buka.
“ makanlah emil, jangan memilih makanan, onigiri ini juga layak dimakan bukan, lagian ini enak, kedai nya sangat ramai pagi hari, dan ketika siang sudah habis.”
“ alfred tapi aku tak biasa memakan makanan dari kedai kecil.”
“ emil makan saja, katanya kau lapar, lagian kedai nya bersih, aku sendiri yang membelinya.”
“ tapi aku tak mau makan ini alfred, kau tak melihat bagaimana cara membuatnya kan, kalau tangan dan tempatnya kotor bagaimana, kita bisa sakit perut al..” perkataan emil membuat alfred hanya memejamkan matanya tak menjawab apapun, dia mengambil satu onigiri untuk dia makan sendiri. “ alfred.. aku gak mau makan ini.. aku mau makan dari restoran.”
“ cukup..” bentaknya membuat emil menatap alfred. “ jika kau mau makan dari restoran beli saja pakai uang mu itu, atau kau minta pada mantan tunangan mu itu.. jangan minta padaku, uangku hanya cukup untuk membeli ini..” perkataan alfred membuat emil terdiam dengan menunduk. “ kau dengar emil, kita saat ini harus menghemat uang, untung saja aku masih memiliki uang cash yang biasa aku bawah di dompetku, tapi uang ini juga tak akan cukup jika kita tak menghemat..” sambungnya dengan menyenderkan punggungnya. “ apa kau pikir aku juga mau makan dari kedai kecil itu ha, tapi jika kita tak makan kita akan kelaparan, jika kita mati karena kelaparan Jonathan itu akan sukses balas dendam pada kita..” sambungnya lagi. “ sekarang makan jangan cerewet, jika kau tak ingin makan maka jangan dimakan, biar kau mati disini..” kata katanya tetap tak membuat emil menyentuh makanan yang ada didepannya, alfred hanya geleng geleng kepala.
“ alfred..” panggilnya dengan pelan dan memegang perutnya menahan kelaparan.
“ bagus kau tak mau makan meskipun kau lapar. Biarkan saja kau mati kelaparan, aku bisa mengambil dangingmu untuk aku makan beberapa tahun..” perkataan alfred membuat emil dengan terpaksa mengambil onigiri yang didepannya, dengan perlahan dia memakannya, meskipun dengan terpaksa emil memakannya.
Sedangkan di negara lain tuan johan dan nyoya jeniffer juga berada di sebuah rumah kecil, jauh dari fasilitas yang biasa dia miliki. “ istriku maafkan aku.. jika kita harus berada di sini..” katanya dengan memandang wajah istrinya.
__ADS_1
“ tak apa.. kita masih memiliki tempat tinggal seperti ini saja, aku sudah senang, menantu kita dan anak kita masih memikirkan tempat tinggal kita.”
“ tapi kau tak akan bisa tidur jika tak ada pendingin di kamar.”
“ tak apa sayang.. aku bisa menyesuaikan semuanya..” nyoya jeniffer dan tuan johan kini berpelukan. Penderitaan mereka kini adalah akibat dari kesalahan yang mereka lakukan pada putrinya sendiri.
“ permisi tuan dan nyoya..” suara laki laki yang muncul dari arah pintu membuat mereka berdua melepaskan pelukan tersebut.
“ ada apa?” tuan johan menjawabnya dengan melihat kearah nya.
“ tak ada pembantu?, kau yang benar saja, siapa yang akan memasak untuk kita..” tuan johan kini menaikan nadanya.
“ suamiku biarkan aku yang masak, aku tak apa memasak sendiri..” nyoya jeniffer menimpalinya, agar suaminya tak marah marah.
“ tapi istriku.”
“ tak apa suamiku.”
__ADS_1
“ dan untuk membersihkan rumah ini juga tugas kalian berdua tuan.”
“ baiklah, pergi saja.. aku akan membersihkan semuanya..” jawaban dari nyoya jeniffer membuat sang pengawal segera keluar dari rumah kecil tersebut.
“ jovanka dan jonathan kalian keterlaluan, menyuruh kami tinggal disini tanpa memberikan kami pembantu.”
“ tak apa suamiku, kita bisa membagi tugas bukan.”
“ tapi mereka berkata agar kita bisa menikmati masa tua kita, apa ini yang dikatakan kita menikmati masa tua kita.”
“ suamiku dengarkan aku.. kita dikirim disini dan diberikan rumah ini saja kita harus berterima kasih, setidaknya mereka tak menelantarkan kita berdua, lagian kita juga diberi pengawal yang menjaga kita.. memasak adalah hobi ku apa kau lupa hal itu, membersihkan rumah dan berkebun hal yang menyenangkan suamiku..” penjelasan istrinya membuat pak johan tenang dan lega, setidaknya istrinya tak terbebani sama sekali.
“ terima kasih sudah berada disampingku meskipun dalam hal tersulit sekalipun.”
“ bukankah suami istri seperti itu suamiku.. aku juga tak akan meninggalkanmu meskipun kamu mengalami kesulitan, kita sudah bersumpah didepan tuhan, suka maupun duka kita akan tetap bersama, meskipun kematian tak akan bisa memisahkan kita, hanya dunia kita yang akan berpisah tapi cintaku tak akan memisahkan kita suamiku..” kata kata istrinya membuat tuan johan meneteskan air matanya, untuk pertama kalinya tuan johan menyadari bahwa istrinya sangat mencintai dirinya.
Kesuksesan dari suami tak luput dari wanita tanggung yang menyongsong para suami, seorang istri siap menemani dari kejayan dan dari kesengsaraan maupun. Pepatah selalu mengatakan jika seorang suami akan di uji ketika dia memiliki segalanya, tapi seorang istri akan diuji ketika para suami tak memiliki apapun. Harta dan keyajan akan membuat para suami terkadang lupa segalanya, lupa dengan kesetiaan dan pengorbanan para istri yang menemaninya dari para suami tak memiliki apapun.
__ADS_1