
Monica dan Abhi kini telah bahagia menjalani hari hari nya, setiap pagi Abhi selalu terbangun dengan menatap wajah ayu dari kekasihnya itu. Monica selalu menunggu kepulangan Abhi sewaktu dia pulang kerja, Serasa rumah itu menjadi berwarna seakan Abhi memiliki istri yang selalu menunggu dia pulang kerja, dan Abhi selalu terburu buru pulang ketika sore hari.
Sore ini Abhi yang pulang dari kantor kesatuannya dengan terburu buru, bayangan wajah dari wanitanya kini menghantui pikirannya. Rasa rindu itu kini menjadi sesak ketika tak segera di lihat.
" Sir Abhi aku ingin bicara pada mu?" Suara dari seseorang di balik pintu itu membuatnya segera melihatnya.
" Komandan aku terburu buru, bisakah besok saja kita bicara nya?" Abhi benar benar terburu buru ketika dia benar benar merasakan rasa rindu yang sangat menyiksa nya.
" Ini penting Abhi..." Abhi menghela nafasnya ketika dia harus menahan rasa rindu kepada kekasihnya.
Abhi kini berjalan keluar dari ruangannya mengikuti langkah komandan nya yang berjalan masuk ke dalam ruangan itu.
" Silahkan duduk..." Abhi dengan segera duduk di sana, dia ingin segera menyelesaikan urusan nya dengan komandan nya itu. " Sir Abhi lihat ini..." Abhi mengambil sebuah foto yang ada di tangan komandan itu. Dia mengerutkan keningnya ketika melihat foto itu.
" Ada apa komandan?" Tanyanya dengan menatap komandannya itu.
" Dia adalah anak dari sahabat ku yang hilang bertahun tahun dan aku menemukan foto itu dari salah satu keluarga ku jauh. Aku mencari nya tapi tak aku temukan, aku meninta mu untuk mencari mereka, aku merasa bersalah karena mengabaikan mereka waktu itu..." Komandan Antoni kini mengatakan dengan penuh penyesalan. Dia kali ini benar benar ingin menemukan anak dari sahabat yang hilang.
" Saya akan usahakan tapi saya janji untuk menemukan nya..." Katanya dengan datar.
" Baiklah aku percaya pada mu..." Abhi kini mengangguk dan dengan segera pulang dengan foto yang ada di tangan nya.
Abhi kini dengan segera kembali pulang kerumahnya, dia melajukan mobilnya dengan cepat agar segera tiba di rumahnya, dia yakin wanita itu sedang menunggu dirinya pulang.
Sedangkan di rumah itu Monica tengah duduk dengan Andre yang mengunjungi adik tirinya itu.
" Kau seperti nya baik tinggal di sini?" Andre mengejek nya dengan senyum sinis di sana
" Jangan mengejek ku..." Jawabnya dengan cemberut.
" Kasus mu sudah selesai tapi kau masih belum ingin kembali markas?" Tanyanya dengan menatap adiknya itu dengan meneliti wajah adik nya itu.
__ADS_1
" Nanti aku akan pulang ke sana..." Jawabnya dengan juga datar.

" Kau sudah menentukan pilihan?, kau siap dengan hati mu?" Pertanyaan Andre membuat Monica menatapnya dengan mengerutkan keningnya.
" Hati?, ada apa dengan hati ku?"
" Jangan membohongi ku, kau sedang jatuh cinta bukan?" Andre meneliti wajah adiknya yang sedang berbunga bunga dari tadi.
" Tidak..." Katanya dengan tegas dan menutupi wajah nya yang berseri seri karena bahagia.
" Jangan membohongi ku Monica, aku tahu kau sedang jatuh cinta. Seperti nya aku harus bicara dengan Abhi..." Katanya dengan serius.
" Andre kami tak sedang jatuh cinta..." Elaknya dengan cepat.
" Jangan berbohong, kau tak bisa membohongi ku. Kita sudah mengenal dari kecil jadi kau tak bisa membohongi ku..." Monica akhirnya mengalah dari pada dia terus membohongi kakak tirinya itu.
" Andre selamat datang..." Abhi kini menetralkan jantung nya yang tiba tiba bergemuruh cemburu ketika melihat kekasihnya sedang duduk berdua dengan kakak iparnya dengan bersebelahan.
" Kau baru pulang?" Tanyanya dengan menatap laki laki itu dari tempat nya duduk.
" Hmm... kau sudah lama?" Abhi kini duduk di depan Andre, mereka saling bertatapan sedangkan Monica tak melihat kearah nya,dia malah melihat ke arah lain.
" Tidak baru datang, aku ke sini merindukan Suhu, jadi aku sengaja datang..." Andre memang sengaja mengatakan hal itu dia ingin melihat perubahan dari wajah laki laki police yang duduk di depan nya.
Akan ada perang sebentar lagi. Batin Monica ketika menatap mata tajam kekasihnya yang terpancar jelas kecemburuan serta sedikit menahan amarah.
" Datanglah jika kau merindukan Suhu, tak masalah bagi ku..." Jawabnya dengan tenang, tapi ketenangan nya itu malah membuat Andre menangkap ada sesuatu yang berbeda dari suara nya itu.
" Aku juga datang ke sini karena ingin menjemput Suhu, keadaan sudah aman dan dia sudah kembali ke markas lagi..." Monica hanya mengerutkan keningnya ketika tahu bahwa kakak tirinya datang kemari karena ingin dirinya kembali ke markas tadi dia tak mengatakan apapun kepadanya.
__ADS_1
" Kau yakin keadaan sudah aman?, maksud ku keadaan belum aman sama sekali..." Abhi kini mencegahnya jika kekasihnya kembali sama saja dengan dirinya yang siap berjauhan dan akan sulit untuk bertemu.
" Aman, ini semua berkat mu..." Andre tersenyum senang ketika melihat bawa laki laki itu seperti tak bisa berjauhan dengan adik nya.
Apa kalian sudah saling mengungkapkan perasaan?, aku senang jika kau memiliki laki laki baik, tapi aku harus yakin bahwa Abhi tak sedang bersandiwara. Batin Andre.
" Kita tim jadi kita bisa saling membantu dan saling melindungi..." Jawabnya dengan senyum kecut.
" Kau benar kita adalah tim..." Balasnya dengan tersenyum. " Kita adalah tim sayang..." Andre merangkul pundak Suhu itu dengan sengaja agar laki laki di depan nya itu sedikit terbakar.
Abhi hanya melotot melihat kedekatan kedua saudara ini, tapi Abhi kali ini bisa mengontrol hatinya yang berkecamuk cemburu. Suhu itu bahkan tetap menatap datar kearah depan. Dia tak mungkin memarahi kakak tirinya itu, jika dia marah maka Andre akan langsung curiga dengan hubungan mereka.
" Kalian mengobrol saja aku akan masuk ke dalam kamar..." Abhi yang hendak berdiri karena tak tahan melihat kekasihnya di rangkul meskipun itu adalah kakak tirinya.
" Abhi tunggu dulu, aku belum selesai bicara dengan mu..." Andre tahu laki laki itu merasa tak nyaman ketika dirinya bersikap seperti itu kepada adiknya, tapi hal itu biasa dia lakukan untuk menguji laki laki yang selalu mendekati adiknya.
Abhi kini duduk kembali dengan menatap serius kearah laki laki penuh tato itu. Bahkan Monica dari tadi tak berani menatap kearahnya, dia selaki membuang tatapan itu dengan segera ketika tak sengaja tatapan itu bertemu.
" Siapkan hati dan mentalmu, singa ingin bertemu dengan mu dan ingin bicara dengan mu."
Deg !!
Haduh singa kita mulai ingin mengaung ini ya mak 🤭 Jantung rasanya ingin lepas mengetahui singa itu ingin bertemu.
Bersambung besok ya mak 🤭 mata sudah kagak kuat melek 😂😂
Budayakan tinggalkan jempol dan ramaikan kolom komentar dulu dong mak 🤭 Kasih vote nya dong sudah masuk hari senin dan hadiah nya juga dong buat mince 😁 agar mince tetap semangat nulis 😍😍😍
Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sama mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.
Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.
__ADS_1
Terima kasih buat kalian semua ya 😘😘😘