Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Kagak Bisa Mundur 3


__ADS_3

Suara itu membuat ke delapan laki laki itu kini menatap ke arah sumber suara itu. Kini Steve serta Kris segera berada di depan bos nya dengan cepat. Mata mereka terpancar dengan jelas bahwa ada kilatan kemarahan di sana. Semuanya orang di sana siap jika saat ini dan hari ini akan ada pertempuran yang akan terjadi di sini.


" Kalian bersembunyi di balik punggung asisten mu?" Ledeknya dengan cepat ketika melihat asisten asisten dingin itu dengan sigap berada di garis paling depan untuk melindungi bos nya itu.


Zac dengan cepat menyingkir dari belakang Steve, kini dia berdiri di depan dengan menantang laki laki itu.


" Kau bicara apa?, aku tak mendengar nya?" Zac kini berucap dengan dingin serta menantang laki laki itu.


" Kau tak mendengarnya atau pura pura tak mendengarnya Tuan Zac Kozan. Ayolah kita berteman bahkan kita satu tim dulu, kau tak ingin mengajak ku bermain bersama di sini..." Laki laki itu menatap satu persatu semua orang siap siap dengan segala kejadian yang akan terjadi.


" Tim kau bilang?, kami tak pernah merasa memiliki tim seperti mu karena kau seorang pengkhianat..." Andre kini menekan kata kata nya dengan dingin, bahkan Andre kini juga berdiri di sebelah bos nya itu.


" Kau nampaknya terlalu sombong dengan harta yang kau curi dari seseorang, harusnya kau harus berhati hati karena kami siap menghancurkan semua milik mu..." Timpal Jonathan yang juga berdiri di sebelah Zac kali ini.


Laki laki itu tertawa di sana tawa nya begitu membaut semua orang merasa sangat muak di sana. " Kau bilang aku pengkhianat?" Laki laki itu mengulangi kata kata Andre itu. " Lalu sebutan apa yang pantas di untuk police yang memilih masuk ke tim ini dan meninggalkan tim nya?" Sambungnya lagi.


" Kau...?" Andre yang siap menyerang kini di tahan oleh Zac dengan cepat. Kini Abhi tahu siapa laki laki yang ada di depan nya itu. Kini Abhi tahu seperti apa wajah laki laki itu secara langsung.


" Jadi kau Marco, yang memanfaatkan istri ku di masa lalu nya?" Abhi yang bersikap tenang kini berjalan dari arah belakang memperlihatkan wajah nya di depan laki lali masa lalu istrinya itu. Kata kata istri itu membuat Marco terdiam dia tak tahu bahwa Monica telah menikah dengan laki laki itu.


__ADS_1


" Kau terkejut bahwa Monica sudah menikah dengan ku?" Abhi kini berdiri di depan Marco menantang laki laki itu dengan tatapan nya yang begitu sengit tak ada kata kata ampun di mata nya itu.


" Kau dan Monica sudah menikah?" Tanyanya dengan gugup berita pernikahan ini sungguh membuat nya kehilangan akal nya bahkan otaknya langsung terhenti.


" Kami sudah menikah, dan kau tak akan bisa mengambil dia dari ku..." Abhi menekan kata kata nya dengan serius, bahkan dirinya memperlihatkan cincin yang melingkar di jari nya.


" Aku akan mengambil cinta ku, bagaimana pun cara nya..." Jawabnya dengan sinis. " Dia adalah cinta ku sampai kapan pun dia cinta ku..." Sambungnya lagi.


Abhi maju satu langkah dan dengan segera mencengkram baju laki laki itu dengan kasar.


" Jika kau berani memperlihatkan wajah mu di depan istri ku atau pun berani mengambil istri ku. Ku pastikan kau mati di tangan ku..." Abhi menekan kata kata nya dengan dingin.


" Sampai kapan pun Monica tetap cinta ku, aku akan mengambil nya dari mu, kalau perlu aku merampas nya-"


Bug!! bug!! Abhi yang tak tahan kini langsung melayangkan sebuah tinju langsung kepada wajah laki laki itu dengan cepat. Semua orang yang di sana hanya bisa menatap adegan itu dengan membiarkan Abhi melampiaskan semua nya. Abhi kini kembali mencengkram baju laki laki itu dengan segera dan tatapan tajamnya.


" Tak hanya itu yang akan ku berikan jika kau berani satu langkah mengambil istri ku, ku pastikan tangan ku akan mengambil jantung mu jika kau berani sekali kali mengambil istri ku. Lain kali tak hanya tangan ku yang merusak wajah mu tapi ku pastikan semua yang kau punya akan hilang dari mu..." Abhi kini amarahnya sudah benar benar menggebu-gebu dia tak bisa untuk tidak meluapkan emosi yang dia tahan dari kemarin. Semenjak sang istri mengatakan nama laki laki lain yang dari masa lalu nya seakan amarahnya tertahan tapi sekarang setidaknya dia bisa meluapkan emosinya.


Abhi melepaskan cengkraman itu dengan kasar hingga membuat Marco mundur seketika. Marco hanya menatap sinis kearah Abhi yang dari tadi sudah memerah wajahnya karena amarahnya.


" Jika kau yakin Monica mencintai mu dengan tulus dan sungguh sungguh kau tak perlu takut jika aku hadir, tapi jika kau takut seperti ini aku tahu bahwa kalian menikah hanya karena terpaksa dan di paksa oleh kakak nya..." Matanya menatap ke arah Andre yang berada di belakang Abhi.

__ADS_1


" Kau?" Abhi kini lagi lagi memukul wajah Marco yang tepat mengenai hidung laki laki itu. Marco bukannya membalas tapi dia hanya terdiam dengan senyum penuh mengejek.


" Hanya seperti itu kekuatan mu he?, ternyata pukulan suami dari seorang suhu hanya segitu..." Ledeknya membuat Abhi tak bisa mengontrol emosinya lagi.


Bug!! Bola yang besar itu kini menghantam punggung Marco dengan keras membuat Marco merasakan kesakitan akibat pukulan yang begitu kencang itu. Marco dengan cepat berbalik dan menatap kearah belakang dengan segera. Kedua mata itu menangkap sosok wanita yang dia rindukan selama ini. Wanita yang selalu menjadi cinta nya dari dulu hingga sekarang, dirinya kembali dengan membawa kedudukan juga karena wanita itu. Bibirnya terangkat tersenyum ketika melihat wanita yang dia rindukan kini berdiri di depan nya. Marco tak peduli dengan tatapan tajam dari Monica yang dia tahu hanya bisa menatah wanita itu sudah membuat dirinya senang dan bahagia.


" Monic..." Gumam nya pelan dan melangkah maju menghampiri wanita itu.


Dengan cepat Abhi berlari menghampiri istrinya yang ada di sana. Abhi dengan cepat berdiri di depan istri nya dan berdiri di depan Marco yang menatap istrinya penuh dengan tatapan mendamba.


" Minggir jangan halangi aku untuk melihat wajah kekasih ku..." Ucapnya dengan sinis.


" Tak ada kekasih mu di sini..." Monica kini bersuara dengan menekankan kata kata nya.


" Monic aku merindukan mu."


Bug!! Abhi kini malah memukul lagi wajah Marco dengan keras. Laki laki mana yang bakal diam saja ketika ada sosok laki laki lain yang mengatakan merindukan istrinya di tambah lagi dia dari masa lalu sang istri.


" Dengar Marco kau dan aku sudah berakhir, kau hanya serpihan kaca yang sudah aku hancurkan..." Kata kata Monica membuat Marco terdiam, kata kata menyakitkan itu sungguh keluar dari bibir wanita yang dia rindukan selama ini.


Bersambung dulu ya mak 🤭 besok kita sambung lagi yang banyak sementara kita segini dulu ya 🤭 selamat hari libur ya buat kalian semua 😍😍 jangan lupa like dan komentar dulu ya 🤗 jangan lupa share dan kasih tahu yang lain untuk mampir di sini 😍😍 terima kasih untuk kalian semua 🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2