
Kini semua orang sedikit mengikuti langkah bos nya yang berjalan di pinggir pantai, membiarkan kaki merek mengenai air laut yang begitu dingin di kaki nya. Val mengandeng tangan suaminya dengan dirinya memainkan air laut sedikit memiringkan tubuh nya. Dengan tawa yang lepas membuat suami nya hanya geleng geleng melihat wajah sang istri begitu bahagia di sana.
" Sayang kau bisa jatuh nanti..." Sang suami menahan tangan sang istri agar tak terjatuh di sana. Tapi bukan Valarie namanya jika tak membuat sang suami menatap dengan tak percaya.
" Jatuh seperti ini..." Valarie malah dengan sengaja menjatuhkan tubuhnya ketika ombak kecil menghantam kaki nya.
Zac melotot malah membuat wanita itu tertawa lepas di sana, air laut kini di lempar ke arah suaminya yang melotot kan mata nya dengan sempurna. Zac kini luluh ketika melihat wajah ceria dari sang istri. Dia ikut larut dalam kebahagian yang di pancarkan oleh istrinya itu.

Kini Zac juga basah karena ulah istrinya yang melemparkan air itu ke badan nya, baju nya kini basah semua karena Val tak hanya melempar air kecil tapi juga sedikit menarik tangan suaminya ketika ombak itu kembali menerjang tubuh nya.
" Honey kau..." Zac yang ingin protes terpaksa bungkam ketika bibir nya malah di kunci oleh ciuman lembut dari sang istri. Zac malah tertawa pelan di sela sela ciuman itu.
Sedangkan para pengawal yang melihat adegan itu kini berbalik arah dengan segera menatap ke indahan alam yang lain di banding menatap adegan bahaya tersebut.
Andre dan Albert yang berdiri tak terlalu jauh dari mereka membuat kedua laki laki itu malah kikuh tanpa sengaja melihat adegan romantis kedua bos nya itu.
Sedangkan Steve dan Suhu yang jauh dari sana juga akhirnya membalikan badannya dengan segera melihat ombak yang juga menggulung di sana.
" Kau sudah mengatakan ingin menikah dengan Monica?" Andre kini bertanya ketika mereka melihat kejauhan hamparan air laut yang luas.
" Belum, tapi aku pernah mengatakan nya dan dia tak ingin menikah terlalu cepat. Aku akan menunggu kesiapannya untuk menikah, aku tak akan memaksa untuk menikahi, biarkan ini semuanya mengalir..." Jawabnya dengan dewasa.
" Baiklah semuanya ada di tangan kalian, tapi aku harap kalian segera menikah."
" Aduh..." Abhi yang tak sengaja mengeluh karena lengan nya malah merasakan kena air laut ketika ada seseorang yang sengaja menyiramnya dengan kasar.
__ADS_1
Abhi membalikan badannya menatap adiknya yang tersenyum bahagia ketika dirinya melemparkan air itu.
" Kakak ayo main air, aku ingin kita seperti waktu kecil..." Val menarik tangan kakaknya berlari menuju ombak yang kecil agar sang kakak juga bermain air seperti dirinya dulu kecil.
Val kini berlari dengan tawa yang begitu senang, Zac dan Abhi hanya bisa menatap tawa kebahagian yang terukir di wajah ayu wanita yang mereka sayangi.
" Honey kejar aku, kau akan mendapatkan hadiah nya nanti..." Suaranya di barengi tawa yang membahagiakan.
" Aku akan mendapatkannya nanti..." Zac mengejar istrinya yang berlari kencang di desiran ombak kecil yang mengenai kaki nya. Zac mengejar istrinya yang berlari menjauhi dirinya, tawanya begitu menyenangkan hati semua orang yang ada di sana. Abhi melihatnya merasa senang dan bahagia, dia menghapus air matanya yang terharu karena melihat adiknya bahagia seperti itu.
Abhi kini menatap licik ke arah teman temannya yang masih kering seluruh baju nya, kini Abhi berlari dengan kencang merangkul tubuh Andre membawahnya masuk ke dalam air hingga tubuh nya juga basah karena ulah nya. Abhi bukannya takut mendapatkan tatapan sengit itu tapi malah dia ketawa melihat tatapan itu.
" Ampun..." Katanya dengan berlari ketika Andre mengejar dirinya dengan segala membawa amarahnya.
Abhi dan Andre kini berlari menuju ke arah teman teman nya yang masih kering, Abhi kini berdiri di belakang Suhu dengan Andre juga berada di depan Suhu.
" Ku hajar kau Abhi.. sini.. jangan sembunyi di belakang Suhu..." Katanya dengan sengit.
Abhi dan Andre kini berlari kesamping, Abhi yang mengendong Suhu dan Andre menarik Steve, mereka berlari menuju ombak yang sedikit besar untuk menjatuhkan tubuh mereka semua.
" Abhi turunkan aku..." Monica memberontak di gendongan kekasihnya yang sedang berlari.
" Sayang diamlah..." Katanya dengan pelan.
__ADS_1
Kini mereka semua basah karena ulah mereka semua. Kini mereka tertawa keras ketika menyadari bahwa tubuh mereka basah karena air laut yang menerjang tubuh mereka semua.
Albert yang baru datang membawa minuman mengerutkan kening nya melihat semua teman nya telah basah dan bermain air laut di sana.
Albert kini mengambil ponselnya mengambil semua peristiwa langkah yang ada di depannya, dia bahagia melihat semua orang yang di sana tersenyum bahagia.
Zac memeluk istrinya dari belakang ketika dirinya berhasil menangkap tubuh istrinya yang basah. Zac berputar putar dengan memeluk istrinya dari belakang. Tawanya begitu alami tak ada beban di sana. Semuanya membaur dengan suka cita yang begitu alami. Mereka terasa lepas dari beban di pundaknya. Mereka seperti tak ada beban yang di pikul oleh pundaknya.
" Aku mencintai mu Zac..." Teriaknya dengan kencang.
" Valarie aku mencintai mu...." Balas nya dengan berteriak kencang juga.
" Suhu aku pada mu..." Teriaknya Abhi membuat semua orang uang di sana menatapnya dengan tak percaya, dia tak tahu harus berkata apa ketika mendengar apa yang di ucapkan laki laki itu dengan berteriak.
Suhu itu tak mampu untuk menjawabnya dia cukup malu untuk membalas teriakan dari laki laki yang dia cintai itu. Abhi hanya tersenyum ketika tak mendapatkan jawaban yang sesuai dengan apa yang dia harapkan.
Dasar Abhi, habis lah kau nanti. Batin Monica ketika menatap laki laki itu.
Sedangkan Andre kini malah berlari menjauhi mereka semua, naik ke tempat batu yang besar, berdiri di sana, merentangkan tangan nya di sana merasakan udara yang sejuk serta cahaya oren yang hampir tenggelam di langit sana.
Andre yang merasakan ketenangan dan kedamaian ketika memejamkan matanya, dia bahagia melihat adiknya bahagia, dia senang jika adiknya sudah menemukan laki laki yang pantas untuk dirinya. Rasa khawatir kini lenyap ketika mengetahui seberapa besar cinta yang di berikan oleh laki laki itu.
" Ayah Monica mendapatkan laki laki yang dia cintai, aku harap kalian bahagia di atas sana. Dia bahagia dengan pilihannya..." Gumamnya dengan pelan seakan dirinya berbicara dengan ayahnya di depannya sekarang.
Kini sinar matahari hampir tenggelam, menambah kesan apik di langit. Cahaya keorenan itu membuat semua orang tahu bahwa cahaya matahari yang hampir tenggelam itu terkesan begitu cantik di sore hari ini.
__ADS_1
Andre kini duduk di sana menatap ke depan air laut yang jauh di matanya. Masa depan dan takdir tak ada yang tahu. Takdir apa yang akan membawa Andre dalam kubangan kebahagian kini akan menanti di depan sana.