Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Sesuatu Terjadi 2


__ADS_3

" Kau tak tahu siapa?" Valarie langsung bertanya kepada sang supir ketika dia selesai melihat kebelakang dan benar saja ada sebuah mobil yang tengah mengikutinya.


" Saya tidak tahu nona. Anda bisa memakai seat belt nya..." Dengan cepat Valarie memakai apa yang di katakan sang supir itu.


Sang supir mengambil pistol yang ada di dasbor mobil, pistol itu selalu ada di sana untuk berjaga jaga seperti ini. " Apa nona bisa mengunakan pistol ini..." Valaria hanya diam bahkan dia tak pernah memegang nya, dia pernah melihat punya kakak nya tapi dia juga tak pernah memakainya.


" Tidak pernah..." Katanya dengan cepat.


Bruak !! Suara tabrakan yang di sengaja di lakukan oleh pelaku yang mengikutinya, di barengi oleh suara teriakan pelan dari Valarie karena terkejut.


" Sial..." Umpatnya ketika dia sudah menormalkan jantungnya yang terkejut.


" Nona anda harus pegangan..." Valarie mengikuti apa yang di katakan oleh sang supir ketika mobil nya harus di tabrak dari arah samping. Sang supir itu kini membanting setirnya ke kanan hingga mobil lawan itu akhirnya yang akan tergores, dan mobil itu langsung berubah arah.


" Nona tolong hubungi siapa saja dan katakan apa yang terjadi..." Valarie merogoh tas nya dan segera mengambil ponselnya.


Dia dengan cepat menghubungi kekasihnya dan butuh lama panggilan itu tersambung.


"Zac.. please..." Katanya dengan memohon. Teriaknya lagi ketika sebuah suara keras dan arah belakangnya, dan dia yakin mobil itu sengaja menabraknya dengan kencang.


" Nona tak apa?" Sang supir panik, ketika melihat kebelakang bahwa nona muda nya sedang menyentuh kepalanya yang terbentur kursi depan nya.


" Tak apa..." Katanya dengan menghubungi kekasihnya lagi, tapi nyatanya Zac tetap tak menjawab panggilan itu.


Kini mobil itu masih saling beradu antara samping, hingga menimbulkan bunyi gesekan yang terdengar nyaring di ruas jalan tersebut.


" Steve halo, Steve..." Suara Valarie kini panik ketika suara gesekan itu terdengar sangat keras lagi.


" Nona ada apa?"


" Nona awas kepala anda..." Teriaknya sang supir di barengi oleh suara tembakan yang mengenai kaca mobil itu, tapi untungnya kaca itu tak akan tembus hanya satu peluru.


Dor !!

__ADS_1


" Nona suara apa itu?, anda di mana?, apa yang sedang terjadi?" Steve kini panik ketika mendengar suara kegaduhan seperti suara tembakan yang di hantam di kaca.


" Steve kami sedang di serang..." Nada Valarie kini berubah panik.


" Katakan anda di mana nona?" Valarie dengan cepat memberikan alamat di mana mereka berada.


Sang supir kini membuka kacanya sedikit dan mengeluarkan pistolnya menembak mobil lawan nya itu dengan segera, kaca mobil lawan itu kini pecah dengan segera ketika peluru itu menembus kaca lawan nya.


" Nona menunduk..." Katanya dengan berteriak pelan. Valarie tak butuh waktu lama mengikuti apa yang di katakan sang supir itu.


" Argh..." Valarie berteriak keras ketika peluru itu ingin menembus kaca nya lagi.


" Nona kaca ini tak akan tembus hanya dengan satu peluru..." Valarie bernafas lega ketika mendengar penjelasan apa yang di katakan oleh sang supir, tapi jantung nya masih saja terus memompa cepat, tubuhnya gemetar hebat. Meskipun dia ingin melakukan tantangan ini tapi jantungnya tak ingin menormalkan jantung nya yang begitu cepat.


Kini kedua mobil itu beradu sengit, seakan mencari pemenang di sana, siapa yang ingin segera menjatuhkan mobil itu. Suara hantaman dan suara gesekan itu kini terdengar begitu hebat lagi. Lagi lagi suara tabrakan itu tak dapat terhindari dan dapat di pastikan mobil bagian belakang sudah tak rupa mobil bagus lagi.


Sedangkan di tempat lain Zac tengah menatap bingung ponselnya karena melihat panggilan tak terjawab dari kekasihnya itu dan panggilan dari asisten nya yang juga banyak untuk dirinya.


Zac akhirnya menghubungi kekasihnya kembali tapi tak ada jawaban dari wanita nya itu. Tak lama Steve menghubunginya.


" Apa yang kau katakan?" Steve langsung menceritakan semuanya dan segera memberi tahu di mana tempat nona nya di serang dan sedang di ikuti oleh orang orang yang tak dikenal.


" Kurang ajar..." Umpatnya dengan melangkahkan kaki nya dengan cepat. " Aku akan ke sana juga..." Katanya sebelum akhirnya panggilan itu terputus segera.


" Masuk ke dalam mobil, nona kalian sedang di serang..." Teriakan dari Zac membuat semua pengawal yang ada di sana segera mengambil senjata mereka dan segara masuk ke dalam mobil mereka masing masing.


Mereka dengan cepat memajukan mobilnya dengan cepat, menjalankan mobil itu dengan kecepatan tinggi. Zac merasa sangat marah ketika mendengar bahwa wanita nya di serang begitu saja oleh musuh nya.


" Kemarin Jonathan sekarang Valarie, kalian akan habis di tangan ku jika terjadi apa apa dengan wanita ku..." Ucapnya dengan sinis dan nada marah nya.


Kini mobil yang di tumpangi oleh Valarie dan sang supir masih saja saling membalas dengan sama sama membanting setir mereka. Para pengendara lain akhirnya memilih menghentikan mobil mereka dari pada mereka yang kena imbasnya juga.


" Nona tak apa?" Sang supir segera bertanya kepada nona muda nya yang berada di belakang ketika benturan itu sangat keras dan menimbulkan kedua orang itu juga terbentur.

__ADS_1


" Tak apa..." Tangan Valarie menyentuh kepalanya, dia melihat ada sebuah darah di keningnya yang merembes keluar sedikit.


" Nona awas, aku akan menabrak mobil itu..." Valarie mengangguk pelan. " Anda siap nona..." Tanyanya.


" Aku siap, lakukan yang menurutmu baik..." Valarie melindungi kepalanya agar tak terbentur lagi.


Sang supir membanting setirnya ke kiri dengan segera hingga membuat mobilnya berubah haluan dan otomatis mobil lawan nya itu menabrak mobil Valarie dengan kencang hingga membuat tubuh kedua orang itu sempat terbentur pintu dengan kencang.


cit!!! Gesekan antara ban mobil dan jalanan membuat semua akan merinding bahwa akan terjadi sesuatu dengan mobil ini. Sang supir dengan cepat mengembalikan kendali mobilnya lagi, dengan cepat kembali ke arah yang semula. Sang supir menatap lurus ke depan dengan sinis, meskipun dia sudah mengeluarkan darah karena benturan itu sang supir masih saja bisa melindungi nona nya itu.


Dor!! Lagi lagi orang itu menembaki kaca mobil bagian depan nya saat ini, tapi tak bisa menembusnya, hanya teriakan pelan yang terdengar dari Valarie.


" Nona keluarlah..." Usirnya.


" Tidak..." Tolaknya.


" Nona ini berbahaya..." Mobil lawan nya kini melajukan mobil nya dengan kencang, menghampirinya dengan sangat kencang.


Mau tak mau akhirnya sang supir melawan nya juga, kini mobil itu juga menghampiri mobil itu dengan kecepatan cepat juga.


Bruak!!!! Bunyi tabrakan yang keras dengan saling berhadapan membuat kedua mobil itu terguling lepas kendali dan bunyi gesekan itu sangat mengerikan. Kedua mobil itu kini saling membanjiri darah, dan darah segar keluar dari tubuh mereka masing masing.


Bersambung ya mak 🤭


Bantu promosi dong 😁 Ayo dong komentar mak 🤭🤭 bantu mince lagi dong buat naikin lembaran ini 😭 turun lagi lo punya mince 😭😭😭


Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sama mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.


Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.


Ramaikan like dan komentar yuk mak, Vote sudah masuk hari ini ya mak dan hadiah juga sudah mulai masuk ya mak 😁 Beri pelindung juga boleh kok mak 🙏


Yang suka like ayo dong ramaikan kolom komentar nya jangan kasih jempol aja, jempol juga di kasih komentar juga dong biar rame 😁 kalian komentar apapun boleh loe mak 😁 tak ada yang ngelarang ataupun marah.

__ADS_1


Kasih tahu satu kampung suruh mampir di lembaran ini 🙏🙏


Makasih ya mak 🙏🙏💋💋


__ADS_2