Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Melawan 27


__ADS_3

Ruangan sidang itu kini sunyi tak ada yang berani membuka suaranya sebelum hakim selesai membaca semua tuntunan yang telah dia baca. Hakim kini menatap satu satu orang yang duduk di kursi penuntut umum dan kursi tersangka.


" Sidang kita buka untuk umum..." Suara Hakim yang kini menggelegar di ruangan sidang membuat orang yang merasa bersalah pasti semakin gugup. Ketukan palu yang ketiga kalinya membuat Peter tidak mungkin bisa lari lagi saat ini.


Penuntut umum yang di berikan kode untuk membawa Tersangka untuk duduk di kursi yang ada di depan hakim. Kursi yang akan membongkar semua kejahatan semua orang, setiap orang yang duduk di sana akan merasakan panas serta gelisah yang tak bisa di tutupi.


Peter kini yang begitu lemas tak bertenaga kini dengan membuang nafas kasarnya dia duduk di kursi yang akan membuatnya tegang tidak karuan. Salah satu staf pengadilan kini maju dengan membawa kitab suci dengan meletakkan di atas kepala orang yang duduk di sana.


" Saya bersumpah demi Tuhan bahwa saya Peter Heenney akan mengatakan dengan sejujur jujur nya di depan ketua Hakim beserta di depan umum..." Sumpah Peter yang di dengar oleh semua orang membuat semua orang kini dengan siap mendengar semua tuntunan yang akan di baca oleh jaksa penuntut umum.


Setelah Staf dari pembawa kitab suci itu pergi kini gantian seorang yang datang menghampiri hakim, memberikan semua data data lengkap identitas nya serta sebuah surat cek kesehatan yang menyatakan bahwa laki laki yang duduk di kursi itu sehat dan tidak memiliki sakit apapun untuk saat ini.


" Anda sudah menerima copy dari tuntunan yang di tuduhkan ke anda?"


" Saya menerima nya Hakim..." Jawabnya.


" Baiklah silahkan di mulai..." Kini Jaksa penuntut umum yang di tugaskan di sana untuk membela Tim dari Zac Kozan kini mulai berdiri di depan semua orang.


" Tuan Peter anda mengenal Tuan Yun Henney?"


" Saya mengenalnya."


" Berapa lama anda mengenalnya?" Semua pertanyaan biasa kini bisa di jawab oleh Peter dengan biasa. Peter berulang kali membuang nafasnya dengan kasar ketika semua pertanyaan menyerang ke arah dirinya dengan perlahan.

__ADS_1


" Tuan Peter jika anda mengenal Tuan Yun sudah sangat lama dan anda juga sebagai orang yang di percaya oleh Tuan Yun, kenapa anda bisa melakukan pembunuhan kepada nya?"


" Saya keberatan yang Mulia pertanyaan dari penuntut umum seakan langsung menuduh tanpa memiliki bukti bukti yang kuat..." Pengacara Hans seakan menolak apa yang di katakan oleh penuntut umum.


" Tapi yang Mulia kami memiliki bukti yang kuat tentang apa yang kami katakan."


Hakim kini menatap pengacara Hans yang tidak bisa membantah. " Keberatan di tolak."


Penuntut umum kini langsung menyerahkan sebuah video rekaman yang di mana di sana hanya ada Peter dan Yun yang sedang berdebat kecil di sana. Yun yang tidak terima jika semua aset aset nya di ambil paksa oleh Peter.


" Aku tidak pernah mendatangani semua dokumen dokumen tersebut..." Yun waktu itu berteriak kencang ketika semua aset nya sudah berpindah tangan menjadi nama dari Peter dan nama belakangnya pun juga menjadi nama dari Peter Heeney.


Peter yang tertawa di sana dia mengejek keterkejutan dari Yun. " Apa kau pikir aku bodoh, aku meletakan semua dokumen ini di atas dokumen yang kau baca..." Jawabnya dengan cepat serta tawa yang penuh mengejek.


Semua orang yang ada di sana kini mendengar percakapan antara kedua sahabat yang sedang bertengkar karena merasa Yun di khianati oleh orang yang dia percaya. Anna yang mendengar semua nya kini hanya menunduk malu dengan tangan yang mengepal kencang, rasa malu serta rasa marah kini menjadi satu.


" Apa saya bisa meneruskan tuntunan klien saya yang Mulia."


" Silahkan..." Penuntut umum kini mengangguk pelan dan sedikit membungkuk memberi hormat.


" Tuan Peter di rekaman itu sudah jelas bahwa itu adalah suara anda dan suara mendiang paman Yun, dan di sana juga terdapat jelas bahwa wajah anda dan wajah dari Tuan Yun, jadi anda tidak bisa menyangkal nya."


" Saya tidak melakukannya..." Bantahnya lagi.

__ADS_1


" Bagaimana anda tidak mengakui nya jika semua bukti mengarah kearah Anda, apa anda pikir di sini semua buta tidak bisa melihat jelas siapa yang ada di video tersebut..." Penuntut umum kini sedikit membentaknya karena tersangka utamanya saat ini sepertinya tak ingin mengakuinya.


" Saya tidak melakukannya, Yun memberikan semuanya kepada saya dengan suka rela."


" Bagaimana anda masih bisa menyangkal jika semua bukti sudah jelas mengarah ke anda. Anda yang sudah mengambil semua aset aset dan menganti identitas anda menjadi identitas dari Tuan Yun dan anda juga membunuhnya dan sekarang anda masih tidak ingin mengakuinya. Di mana hati nurani anda sebagai seorang sahabat?" Bentakan dari penuntut umum membuat semua orang merasakan ketakutan, suaranya yang meninggi dan suara yang kencang membuat orang ketakutan.


" Anda melakukan ini tentu saja tidak hanya sendiri bukan?, pasti ada orang lain yang membantu anda?"


" Yang Mulia saya tetap dengan pendirian saya bahwa saya Peter Heeney tidak merampas aset aset mendiang sahabat saya secara paksa dan saya juga tidak mengambil identitasnya dan saya juga tidak mungkin membunuh orang yang sudah saya anggap keluarga. Bagaimana saya bisa membunuh keluarga saya. Semua orang tahu bahwa saya memiliki kasih sayang yang tinggi untuk keluarga saya. Anda bisa tanyakan kepada siapapun..." Peter tentu membantah semua yang di tuduhkan tersebut, dia tak mungkin untuk langsung mengatakan nya.


" Yang Mulia saya juga mempunyai rekaman yang akan bisa menentukan apa yang saya tuduhkan ini benar atau salah. Jika Tuan Peter mengatakan dia memiliki hati yang tulus untuk keluarganya, saya juga memiliki saksi di keluarganya."


" Saya ingin melihat semua rekaman dulu..." Penuntut umum kini menyerahkan sebuah rekaman yang di mana Maria tadi sedikit membongkar siapa keluarga Peter.


Peter kini di buat terkejut bahwa suara itu yang dia kenal. Maria kini yang berteriak di depan sana tadi juga menjadi bukti yang memberatkan hukuman dari Peter.


Jadi rencana seperti ini juga gagal. Batin Peter.


Anna dan Adriano kini sungguh tidak memiliki wajah saat ini, mereka sungguh malu dengan apa yang terjadi bahkan pusat mata dari semua yang datang ke sana kini menatap ke arah mereka dengan tatapan penuh dengan rasa marah ataupun jijik menatapnya.


" Panggil lah saksi yang anda punya."


Penuntut umum kini mengatakan kepada sang asisten untuk memangil saksi pertama dari kasus ini. Adriano dan Anna di buat tak menyangka ketika saksi pertamanya adalah orang yang mereka kenal, Peter hanya menelan ludahnya ketika melihat siapa yang akan siap memberikan semua saksinya.

__ADS_1


" Nona Maria kau siap menjadi saksi di sini untuk keluarga mu?"


Nah loe Maria yang menjadi saksi utama dari mereka 🤭 😁😁 Selamat menjalankan ibadah puasa 🙏🙏


__ADS_2