Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Melawan 8


__ADS_3

" Tuan Peter saya adalah Komandan Excel saya di sini adalah kepala Tim kriminal yang kebetulan juga baru menjadi kepala Tim interogasi anda, karena kepala Tim interogasi kebetulan sedang tidak ada di sini..." Peter yang sudah berada di ruangan interogasi kini hanya bisa duduk dan pasrah karena waktu yang di takutkan kini telah tiba di depan matanya.


" Bisakah saya memanggil pengacara saya Tuan Hans?"


" Tentu, biarkan nanti orang orang saya yang menghubungi nya. Tapi sebelum itu bisakah kita memulai interogasi nya?"


" Tapi saya akan bicara kalau ada pengacara saya."


" Tolong anda koperatif dalam masalah anda Tuan Peter karena ini adalah masalah yang sangat serius..." Komandan Excel kini seakan tidak ingin bersabar dalam masalah ini.


" Sebenarnya masalah apa yang saya hadapi karena saya sendiri tidak tahu masalah saya apa dan siapa yang membuat laporan untuk saya..." Peter kini harus pura pura tenang meskipun jantungnya tak karuan berdetak nya. Dia harus pura pura bodoh di depan Police yang akan menginterogasi nya.


" Baiklah maka aku akan senang memberi tahu kejahatan apa yang telah anda lakukan..." Komandan Excel kini duduk di depan nya dengan menatap sinis ke arah laki laki tua yang ada di depan nya. Excel tahu laki laki tua ini sedang ketakutan tapi Excel juga harus mengagumi bahwa laki laki tua ini pandai menutupi semuanya.


" Anda di gugat oleh keponakan mendiang Tuan Yun Heeney tak hanya satu gugatan tapi tiga gugatan sekaligus."


Peter tak menyangka bahwa tak hanya satu gugatan yang dia terima tapi tiga gugatan sekaligus. Peter menelan ludahnya dengan kasar ketika dia membayangkan hukuman sudah menantinya di depan sana.


" Saya rasa anda sudah tahu tentang semua gugatan yang di layangkan oleh keponakan Tuan Yun Henney..." Komandan Excel menekan kata katanya dengan senyum tipis di bibirnya.

__ADS_1


" Saya tidak tahu dan saya diam karena saya memikirkan gugatan apa yang saya terima..." Elaknya dengan gugup.


" Baiklah, maka saya akan senang hati memberi tahu anda Tuan Peter dan dengarkan baik baik Tuan Peter karena saya tidak akan memberi tahu anda lagi..." Pimpinan Tim Interogasi nampaknya sangat melekat di aura dingin Komandan Excel dari awal nya bicara pun tak ada sedikit kata kata manis ataupun baik.


" Yang pertama anda di gugat karena sudah mengambil identitas keluarga Tuan Yun Heeney dan yang kedua anda di gugat karena merampas harta Tuan Yun secara paksa dan ketiga anda membunuh Tuan Yun di hari yang sama meninggalnya Tuan Yun..." Ucapnya dengan menekan kata katanya.


Peter terdiam semua gugatan itu nampaknya yang dia takutkan selama ini, dia tidak bisa berpikir jernih ketika gugatan itu sudah masuk kali ini.


" Apa pendapatan anda tentang keponakan Tuan Yun Heeney yang tiba tiba mengirimkan gugatan ini kepada anda?"


" Saya rasa mereka hanya omong kosong melaporkan, dan saya rasa mereka hanya tidak terima jika saya yang di pilih Yun untuk mengelola semua harta nya dan Yun memberikan identitas nya kepada saya. Saya tahu semua pebisnis pasti akan sangat menghormati nama Yun Heeney,jadi saya rasa mereka hanya tidak terima dengan ini semua..." Peter mencoba untuk tetap tenang meskipun badannya sedikit gemetar.


Deg !!! jantungnya tak bisa untuk normal ketika mengetahui bahwa semua bukti sudah ada du tangan para Police.


" Mereka hanya omong kosong ndan, bisa saja itu di ubah oleh mereka. Seorang pebisnis terkadang harus licik untuk memenangkan sebuah kasus bukan?, masalah ini sudah 22 tahun dan kenapa baru sekarang di buka oleh mereka semua?, kenapa para Police tak mencurigai hal tersebut?"


Komandan Excel kini tertawa ketika mendengar apa yang di katakan oleh laki laki tua yang adi depan nya itu.


" Alasan itu hanya kami para Police yang mengetahuinya. Dan saat ini mereka memiliki bukti yang kuat untuk melawan anda."

__ADS_1


" Bukti?, saya rasa bukti itu tak akan memperkuat saya untuk bertahan di sini."


" Baiklah sekarang lihat ini, saya harap anda mengingat kejadian 22 tahun yang lalu..." Komandan Excel memberikan satu foto yang di dalam foto itu Tuan Yun dan Tuan Peter kini sedang duduk bersama dan mendatangani sebuah dokumen yang tidak ada yang tahu apa isinya tapi sangat terlihat jelas bahwa senyuman Peter sudah terlihat ada kelicikan di sana.


Sedangkan Zac yang tiba tiba menghubungi Maria secara pribadi dan diam diam kini hanya mampu membuat Zac menghela nafasnya. Dia tak menyangka bahwa gadis itu sedikit berubah pikiran.


" Bos saya tidak tahu harus berbicara apa lagi yang jelas saya memohon maaf untuk mundur dari misi ini, aku merasakan kasihan kepada kedua kakak ku yang tiba tiba ayah nya harus di tahan..." Maria kini luluh tapi dia juga tidak tahu apa yang dia pilih adalah pilihan yang tepat.


" Maria kau yakin dengan pilihan mu?, kau yakin ingin mundur dari misi ini?" Zac tak bisa berkata apa apa lagi kecuali pasrah ketika gadis itu ingin memilih untuk mundur dari balas dendam nya ini.


" Bos saya tahu saya bersalah jika saya tiba tiba mundur dari misi ini tapi saya juga tak bisa berbuat apa apa lagi jika saya ingin memiliki keluarga yang utuh seperti orang lain. Hatinya begitu hangat ketika kedua kakak ku memeluk ku dengan erat dan aku baru kali ini memiliki keluarga jadi aku mohon maafkan aku dan lupakan balas dendam ini, aku mundur dari ini semua..." Maria kini mengatakan dengan sungguh sungguh dia sungguh tidak ingin meneruskan misi ini, misi yang akan nanti menghancurkan keluarganya yang sedikit demi sedikit kembali utuh.


" Maria kau yang memulai dan kau tak bisa tiba tiba mundur seperti ini..." Zac meninggikan suaranya dia tak menyangka gadis kecil itu muda di luluhkan hatinya. " Hanya karena ayah nya di tangkap Police kau luluh?, hanya sebatas itu rasa dendam mu membara?"


" Bos tak hanya itu, mereka meminta maaf dengan sungguh sungguh tak ada kebohongan di mata kedua nya dan air matanya begitu tulus ketika meminta maaf kepada ku, bahkan mereka rela untuk berlutut dan hampir mencium kedua kaki ku hanya untuk meminta maaf kepada ku, jadi aku merasakan bahwa mereka benar benar tulus menjadikan aku keluarga mereka."


" Hanya permintaan maaf seperti itu kau melupakan kejahatan mereka?"


" Bos saya katakan bahwa saya mundur dan itu adalah keputusan saya yang tepat, jika anda berani mengusik kami maka saya yang akan membela nya dan kalian akan berhadapan dengan saya..." Suaranya begitu tegas dan sungguh sungguh.

__ADS_1


Nah lo Maria kenapa bisa malah membela mereka sih 😭😭 bersambung ya mak 🤭 lanjut besok 🤗 makasih yang sudah mendoakan mince 🤗🤗 sambung doa yang terbaik saja untuk mince 🤗😍😍


__ADS_2