
" Honey apa kabarmu?" Alex hari ini menghubunginya kekasihnya yang kembali pulang kerumahnya.
" Aku baik honey, bagaimana dengan kabarmu?" Tanya nya.
" Aku juga sama baiknya honey."
" Alex kenapa suaramu seperti bahagia, apa kamu mendapatkan lotre hari ini?'
" Jangan konyol Cla, sejak kapan aku bermain dan mendapatkan lotre.." Alex tak menyangka bahwa kekasih nya malah berfikir dirinya mendapatkan lotre.
" Atau kau mendapatkan nomer wanita cantik?" Cla menyipitkan mata nya seakan kekasih nya berada di depannya.
" Astaga honey, jika kita berdekatan ku pastikan aku akan menggigit bibir mu itu yang dari tadi menuduh ku terus."
" Aku tak yakin bahwa kamu akan menggigit ku, melainkan akan membungkam bibir ku dengan ciuman panas mu.." Kedua orang itu malah tersenyum meskipun tak bisa melihat nya tapi mereka masing masing saling membayangkan.
" Katakan ada apa honey, jangan membuat ku berasumsi yang tidak tidak.." Cla rupa nya masih penasaran dengan kekasihnya.
" Ibu ku merestui hubungan kita honey, kau tahu ibu malah menyuruh ku membawa mu segera ke rumah.." Cla terdiam dia tak menyangka bahwa Alex akan membicarakan ini semua kepada ibu nya. Padahal dia sendiri belum mengatakan apapun kepada sang ayah.
" Alex kau tak bercanda bukan?"
" Tidak honey, aku serius. Kemarin ibu datang ke rumah dan dia tahu kamu dari media sosial ku."
" Alex aku bahkan belum mengatakan kepada ayah ku."
__ADS_1
" Apa aku yang terlalu terburu buru Cla?"
" Tidak Alex. Jika kamu sudah mengatakan kepada ibu mu, maka aku akan segera mengatakan kepada ayah ku. Maaf aku yang belum sempat mengatakan kepada ayah ku.."
" Tak apa honey, aku tahu kamu saat ini masih menjelaskan tentang masalah mu sendiri."
" Nanti malam aku akan bicara kepada ayah tentang hubungan kita."
" Benarkah?" Alex kembali lagi suara nya yang bersemangat. " Tapi jangan jadikan ini beban honey, jika belum waktu nya maka aku akan menunggu itu.." Sambungnya.
" Tak ada yang menjadi beban honey, kita sudah sama sama memutuskan ini semua kan."
" baiklah honey aku akan menunggu kabar dari mu nanti malam."
" Iya honey.." Panggilan itu pun terputus dengan perasaan Alex yang senang. Sedangkan Cla bingung harus mulai dari mana membicarakan ini kepada ayah nya.
" Kalian sudah periksa mata nya?" Suara ayah nya yang sedang bicara melalui telfon.
" Lalu apa kata dokter?" Cla yang ingin masuk keruang kerja nya tak jadi karena mendengar suara ayah nya yang bicara.
" Bagus kalua begitu, segera bahwa dia kesini aku sendiri yang akan memberi nya pelajaran, agar dia tahu dia berhadapan dengan siapa.." Cla masih tetap mendengarkan secara sembunyi sembunyi di balik pintu.
" Nyawa nya saat ini masih sangat berharga, jika dia di depan ku, maka aku tak bisa jamin nyawa nya tak melayang.." Kini Cla tahu bahwa yang tengah di bicarakan oleh sang ayah adalah Hans yang tengah di sekap.
__ADS_1
" Ayah.." Cla keluar dari persembunyian nya ketika sang ayah mengatakan tentang nyawa nya akan melayang.
Sang ayah yang sedikit terkejut ketika putri nya berteriak dengan marah, segera mematikan panggilan tersebut.
" Ayah sudah berjanji bahwa tidak akan membunuh nya.." Cla bicara dengan suara yang sedikit meninggi.
" Ayah berubah pikiran.." Jawabnya dengan santai.
" Ayah tidak bisa seperti ini terus, ayah mau jika di cap sebagai pembunuh lagi, dan masuk ke dalam penjara lagi?"
" Tak akan menjadi masalah, penjara adalah konsekuensi yang harus ayah terima bukan, di cap sebagai pembunuh pun tak masalah bagi ayah, asal ayah bisa melindungi putri ku dari segala hal yang akan laki laki bajin*an itu lakukan.." Sang ayah malah terduduk di kursi besar nya.
" Bagaimana dia akan melakukan sesuatu terhadap ku yah, dia bersama orang orang ayah. Bagaimana jika dia tahu bahwa ayah yang menyekap nya dan memberi pelajaran kepada nya. Ku mohon yah jangan membunu* nya lepaskan dia.." Cla tetap memohon untuk mantan nya itu.
" Cla jangan bodoh, dia menyimpan banyak file video tentang kalian, tak hanya satu tapi banyak. Bukan cuma satu wanita tapi banyak wanita. Meskipun orang kepercayaan ayah sudah menghapus nya tapi anak itu perlu ayah hukum dengan tangan ayah sendiri.." Cla terdiam dia juga terkejut tentang apa yang di katakan ayah nya.
" Jadi jangan pernah memohon untuk laki laki bajing*n seperti dia.." Suara tegas sang ayah membungkam Cla, dia tak mengatakan apapun, jika ayah nya tak menyekap Hans dia tidak tahu tentang banyak video yang ada di tangan mantan nya.
Cla yang rencana nya datang kepada ayah nya untuk mengatakan tentang hubungan nya dengan Alex, malah tak jadi karena mendengar apa yang di katakan ayah nya. Fakta yang di berikan ayah nya seakan membuyarkan seluruh pikiran ku.
" Kenapa aku tak pernah tahu bahwa Hans dengan sengaja merekam setiap adegan kami.." Kata nya dengan memijat pelipis yang merasa pusing.
" Apa jadi nya jika bukan orang kepercayaan ayah yang menemukan video sebanyak itu.." Sambung nya dengan merebahkan badan nya. Cla masih tak habis pikir dengan apa yang di lakukan mantan nya itu.
__ADS_1
" Kenapa bisa saya terjebak dua tahun bersama laki laki gila seperti Hans.." Cla mengacak rambut nya sendiri, perasan kesal dan marah menyelimuti hati nya.
Cla kesal kepada diri nya sendiri karena tak pernah menyadari apa yang di lakukan Hans selama dua tahun ini.