
" Hubby sebenarnya ada apa, katakan dengan jelas aku tak tau maksud mu..." Zac terdiam dia melupakan bawa istrinya tak tau apapun.
Zac kini menceritakan semuanya dari awal hingga detik tadi, Zac juga mengatakan rasa kecewa nya pada asisten nya itu, dia juga mengatakan bahwa dirinya yang memaksa mereka menentukan pilihan yang tak bisa mereka ambil. Val hanya melongo tak percaya dengan semua yang di katakan suami nya, dia tak menyangka bahwa wanita yang pernah dia temui adalah sebuah agen CIA, Val juga tak menyangka bawa asisten yang terkenal dingin serta kaku itu jatuh cinta kepada wanita yang baru beberapa bulan ada di sekitar dirinya. Dia juga tak menyangka bahwa suaminya malah memisahkan mereka berdua, cinta yang baru tumbuh kini harus di rampas oleh suaminya itu.
" Hubby kau tega memberikan mereka pilihan itu kepada mereka?" Sebuah pertanyaan yang tak bisa di jawab oleh Zac. " Sayang tak ada yang salah dengan mereka yang jatuh cinta, kau tak berhak memisahkan mereka berdua. Aku yakin saat ini mereka terluka karena harus berpisah. Aku tau kamu bos nya tapi kamu juga tak berhak ikut campur dalam urusan pribadi nya Steve..." Zac malah di buat merasa bersalah semua yang di katakan istrinya ini benar dia tak berhak ikut campur terlalu jauh tentang masalah pribadinya sang asisten meskipun Steve sendiri tak mempermasalah kan hal itu.
" Sayang aku tahu itu semua, cinta memang tak harus di salahkan tapi jika mereka tak bisa menentukan pilihannya maka mereka harus memilih. Bertahan atau mundur, tapi nyata mereka tak bisa untuk mundur, mereka sama sama bertahan kedalam lingkaran pekerjaan mereka. Steve tak bisa mundur dari misi musi kerjaan nya sedang Jennifer juga tak bisa mundur dari semua tugas tugas nya itu. Aku tak tahu apa yang aku lakukan tadi benar atau tidak, tapi yang jelas mereka harus menentukan pilihan. Dan pilihan itu maka mereka harus menanggung resiko nya."
" Sayang kau tak bisa seperti itu, aku tau kamu ingin yang terbaik untuk Steve tapi jika perpisahan itu bisa membuat Steve terluka seperti apa baik nya untuk Steve. Aku di sini tak mendukung Steve bersama Jennifer tapi kau juga tak bisa memisahkan mereka hanya karena pekerjaan mereka yang tak bisa kau satukan."
" Sayang dengar kan aku, Monica dan Abhi yang dulu tak bisa bersatu hanya karena Abhi yang masih berada di kesatuan dan Abhi memilih untuk mundur karena dia tahu sesuatu saat nanti mereka akan bertemu di medan perang dan mereka tak bisa untuk saling menyerang satu sama lain. Dan kasus ini sama dengan hal itu sayang, aku hanya meminta mereka memilih bertahan di sini dengan cinta atau mundur dari semua tugas tugas. Mereka memilih meninggalkan cinta mereka. Jika hal itu yang mereka pilih apa yang harus aku lakukan meskipun aku tahu bahwa itu akan menyakitkan mereka berdua..." Val terdiam karena apa yang di katakan oleh suaminya benar, dirinya sempat kembali ke masa di mana sang kakak dan istrinya dulu berpisah hanya karena tuduhan yang tak benar itu.
" Sayang percayalah bahwa tak hanya Steve yang merasakan luka dan kesedihan, tapi aku juga merasakan hal yang sama. Aku juga merasakan apa yang mereka rasakan. Steve sudah seperti saudara untuk ku, jika dia terluka maka aku juga terluka, seperti hal nya sekarang. Aku merasakan hati ku juga hancur karena ini semua. Kenapa harus Steve merasakan jatuh cinta kepada agen CIA itu, kenapa dia malah merasakan kepada wanita lain yang bisa menyatukan mereka."
" Cinta tak bisa kau tentukan hubby, cinta kadang datang tak tepat waktu, dan kadang cinta juga jatuh kepada orang yang salah. Tapi jika Takdir sudah menentukan pilihan agar mereka bersatu maka mereka tetap bersatu apapun cara nya, meskipun kau berusaha memisahkan mereka Tuhan akan tetap menyatukan mereka."
" Aku tau sayang, tapi aku berharap mereka bersatu dengan status mereka yang sudah berganti, aku tak ingin Jennifer mengkhianati kesatuannya aku hanya ingin meminta dia mundur dari agen CIA dan tetap bersama Steve dan aku akan menikahkan mereka, tapi sepertinya Steve sudah tau jawaban apa yang akan di pilih Jennifer."
Zac kini menyandarkan kepalanya kepada bahu istrinya itu, dia memejamkan matanya menikmati sandaran itu. Memilih bahu untuk bersandar ketika rasa lelah dan rasa di mana semua nya berakhir adalah hal yang sangat beruntung di tambah sandaran itu bisa bertukar cerita, rasa beban di hati dan pundaknya seakan terangkat begitu saja.
__ADS_1
" Kau sudah makan?"
" Hmm.. tadi sebelum pulang aku ada pertemuan bersama Jonathan, jadi aku makan sekalian di sana..." Val mengangguk.
" Sekarang mandilah, lalu kita istirahat..." Zac kini hanya bisa menurut apa yang di katakan oleh istrinya itu.
Tak butuh lama Zac sudah menyelesaikan mandi nya, dia dengan cepat naik ke atas kasurnya yang di mana sang istri kini duduk di sana dengan menyandarkan punggung nya. Zac kini meletakan kepalanya di paha istrinya, rasa kepala itu seakan ingin meledak karena terlalu rumit memikirkan ini semua. Val dengan lembut mengelus rambut gondrong itu, dia tahu bawa saat ini suaminya juga merasakan luka. Zac juga merasakan hatinya hancur ketika tragedi menyakitkan itu menimpa orang terdekat nya. Zac kini mencoba memejamkan matanya, bayangan dirinya dulu bersama Steve seakan terlintas di mata nya, tawa mereka yang selalu terpancar itu membuat Zac merasakan seperti dirinya kembali ke masa di mana mereka belum mengenal nama nya cinta.
Kini Zac membuka matanya dia menatap ke depan dengan mata yang begitu sendu, dia tak tahu dia harus berbuat apa sekarang, tapi saat ini mereka juga tengah harus siap menghadapi para agen CIA yang kapan saja siap mendatangi mereka dengan semua bukti yang tak dia ketahui.
" Sayang apa Steve akan membenci ku karena aku mengatakan untuk memilih antara pekerjaan dan cinta?"
" Sekarang tidurlah, hari ini pasti kau lelah."
" Kamu juga harus tidur..." Val kini meringsut kebawah ketika kepala suami nya sudah berada di bantal. Zac kini mendekap tubuh istrinya itu, semua rasa sesak di hatinya dari tadi kini Sudah lega karena dirinya sudah menceritakan kepada sang istri.
" Selamat malam Hubby."
" Selamat malam sayang, aku mencintai mu..." Dan mereka berusaha untuk saling memejamkan matanya dengan mereka yang berpelukan hangat.
__ADS_1
Terkadang cinta itu memang harus butuh pengorbanan untuk mencapai sebuah titik kebahagian.
Takdir yang mempertemukan setiap insan dengan cara yang berbeda beda. Tapi Takdir juga yang pandai mempermainkan perasan orang, Takdir juga selalu bisa memisahkan seseorang dengan cara yang berbeda.
Tapi percayalah jika Tuhan dan Takdir sudah bersatu untuk mengharapkan kalian kembali berjodoh tak ada yang bisa menentangnya meskipun itu saudara kalian sekalipun.
Daun yang berjatuhan saja adalah Takdir Tuhan, jadi percayalah janji Tuhan yang selalu mengatakan, akan ada kebahagian setelah kesedihan tentang cinta, karena pada dasarnya cinta butuh sebuah pengujian untuk mendapatkan kebahagian yang utuh.
Bersambung ya mak 🤭 dan selamat malam untuk kalian semua 🥱 semoga lembaran ini bisa mengantar tidur kalian, jika part satu sampai part ini membuat kalian kecewa dan membuat tisu banyak yang terbuang maafkan mince 🤭
Kita beri sedikit konflik ringan aja ya buat mereka berdua, masa mau enak enak terus kagak ada konflik sih 😁 jadi jangan protes oke 🤗🤗
Kalian harus jaga kesehatan kalian semua ya 🤗 visual kagak bisa di buka ya 😁 agak susah visual akhir akhir ini, yang penasaran dengan visual mereka kalian bisa hubungi mince lewat wa mince 🤭
Like komen dan share boleh ya 🤭 kasih vote dan hadiah boleh juga 🤭
Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sama mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.
Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.
__ADS_1
Terima kasih buat kalian semua ya 😘😘😘