Wanita Nakal

Wanita Nakal
Penderitaan 7


__ADS_3

Pagi yang indah, suara kicauan burung yang membuat suasana pagi ini begitu cerah, angin yang berhembus di pagi hari membuat setiap insan enggan untuk bangun dari tidurnya, menarik selimutnya, mendekap seseorang disebelahnya.


Seperti jovanka dan jonathan yang enggan bangun dari tidurnya, musim dingin seakan menyambut mereka, pasangan yang begitu banyak rintangan untuk bersatu, tetapi dengan kekuasan semuanya kini lenyap, tinggal kebahagian yang akan mereka tujuh. Mendekap wanitanya yang tengah tertidur adalah hal yang membuat jonathan bahagia, ketika dia harus terjun dari mobil yang jatuh kelaut membuatnya takut untuk tak bisa bertemu dengan kekasih hatinya, hal pertama yang dia takuti adalah kematian sebelum bisa membahagiakan kekasihnya, jovanka.


Jovanka terbangun ketika merasakan perutnya yang bergejolak. “ hmm.. hoek.. hoek.. “ suara muntahan yang begitu keras membangunkan laki laki yang terlelap dalam tidurnya.


“ honey.. ada apa.. apa kamu sakit..” tanyaknya dengan rasa khawatir.


“ hoek.. hoek.. hoek..” lagi lagi jovanka memuntahkan apa yang ada diperutnya dan jonathan merasa kasihan wanitanya yang tersiksa karena memuntahkan semua yang ada didalam perutnya. “ hoek.. hoek..hoek..” lagi lagi jovanka muntah, dan membuat tubuhnya seketika lemas tak berdaya.


Jonathan tak bertanya apapun, dia mengendong tubuh kecil kekasihnya, merebahkan badannya di kasurnya kembali. Jonathan mengambil baju milik jovanka, dengan telaten memasangkan bajunya kekasihnya. “ minumlah dulu..” jovanka menerimah air putih yang disodorkan kekasihnya. “ apa kamu sakit?” tanyaknya lagi dengan mengusap tangan wanitanya.


“ aku tak apa honey,, tadi waktu masih tidur tiba tiba perutku mual.. hanya itu.. mungkin aku kurang enak badan.”


“aku panggilkan dokter.”


“ tak usah sayang.. aku hanya butuh istirahat, aku hanya kelelahan..” jonathan hanya menganggu pelan. “ apa kamu gak sibuk hari ini?”


“ ada pertemuan penting dengan orang orang yang akan menanamkan saham pada kedua perusahan, apa tak apa jika aku tinggal sebentar..” jovanka hanya menganggu pelan dengan tersenyum yang membuat suasana pagi ini bertambah cerah untuk jonathan. “ baiklah aku tinggal mandi sebentar..” jonathan berdiri dan mencium kening kekasihnya


“ alfred bangun.. kau harus bangun.. ini sudah pagi.. “ emil mengoyang tubuh alfred dengan keras. “ alfred bangun..” teriaknya.


“ berisik.. aku masih mengantuk..” katanya dengan keras juga.

__ADS_1


“ alfred kau bilang katanya akan menemui rekan kerjamu, ini sudah pagi, keburu mereka berangkat keperusahannya.”


“ jangan cerewet.. jika mereka tak ada dirumahnya aku bisa menemuinya di perusahannya.. jangan ribet.”


“ tapi aku lapar alfred.. dan tak ada makanan sama sekali..” katanya dengan pelan.


“ kau menyusahkan ku emil..” bentaknya tapi alfred tetap bangun dari tidurnya, mengambil air untuk cuci muka, dan dia segera keluar mencari makanan untuk mereka makan.


Jonathan yang sudah rapi dengan pakaian, menghampiri kekasihnya yang memejamkan matanya, tanpa membangunkannya dia mencium keningnya. “ ehm.. kamu pakai parfum apa sih, minggir.. hoek..” jovanka berlari menujuh kamar mandinya yang sedang menahan perutnya yang bergejolak, ingin memuntahkan sesuatu. “ hoek.”


Jonathan juga menyusul wanitanya yang dari tadi muntah. “ honey..” panggilnya dengan memijat tengkuhnya.


“ minggir jo.. jangan dekat dekat.. bauh mu membuat ku tambah ingin muntah..” usir jovanka dengan mendorong tubuh jonathan agar menjauh.


“ aku tak pakai apapun honey.. hanya pakai parfum yang biasanya..” bantah jonathan dengan mencium badannya sendiri.


“ tapi honey,, aku tak mungkin meninggalkan kamu seperti ini..” jonathan lagi lagi mendekati, sebelum mendekat jovanka sudah memuntahkan lagi.


“ hoek.. hoek.. sudah aku bilang keluar dari sini jonathan..” katanya berteriak dan jonathan hanya garuk garuk kepala terdiam di ambang pintu kamar mandi. “ jonathan astaga.. aku bilang keluar dari sini.. kamu ingin melihat aku mati karena bauh mu yang sangat menyengat itu..” jovanka sudah tak bisa lagi menahan kekesalan pada kekasihnya.


“ aku hanya pakai parfum biasa nya ara..” bantahnya lagi.


“ kau mengajak ku berdebat disaat aku seperti ini he.”

__ADS_1


“ baiklah aku pergi.. jika ada apa apa kabari aku segera..” jovanka hanya menganggu pelan, entah kenapa melihat wajah jonathan kekesalan pada dirinya malah bertambah. Jonathan dengan binggung dan tak rela tetap meninggalkan kamarnya, meskipun sebenarnya ia tak tega meninggalkan wanitanya yang dari tadi pagi tak ada hentinya muntah muntah.


Emil yang menunggu sarapan paginya bertambah kesal karena alfred dari tadi tak kunjung datang, sudah hampir setengah jam alfred tak kunjung datang. “ apa dia meninggalkan aku.. brengs*k..” umpatnya dengan melempar bantal kesembarang arah. “ awas saja jika kau meninggalkan ku alfred..” sambungnya dengan bertambah kesal.


Sedangkan alfred belum bisa pulang karena tak bisa membeli makanan apapun, karena makanan yang dia tujuh adalah makanan yang cukup mahal, jika dia membelinya saat ini, besok dia tak akan sanggup untuk membelinya lagi.


“ arghh.. sialan..” umpatnya dengan kesal. Cukup lama alfred mencari makanan yang akan dia beli. Nampak dari kejauhan dia melihat kedai yang cukup ramai, dengan langkah yang sudah lelah dia menghampirinya, mengantri dengan rasa yang sudah letih.


Sedangkan emil tetap enggan bangun dari tidurnya, dia tetap merebahkan badannya ya, menahan rasa laparnya dan rasa lemas pada tubuhnya karena kelaparan, emil dari tadi menatap pintu berharap dengan segera alfred datang membawah makanan yang layak dia makan. Cukup lama alfred datang dengan membawah dua kantong plastik yang berisi makanan. Dengan senang emil segera bangkit dari tidurnya, mengambil ahli kantong plastik yang di pengang alfred dari tadi.


“ kenapa begitu lama al.. aku sudah sangat lapar.”


“ makanlah..” jawaban singkat dari alfred, emil membuka nya dengan senang, tapi senyumnya tadi seketika hilang.


“ al apa kau yakin kita akan makan ini..” tanyaknya dengan memandang alfred.


“ di jam segini tak ada restoran yang buka emil.. aku hanya menemukan kedai yang menyediakan onigiri ini..” alfred mencoba berbohong kepada emil, padahal memang uangnya tak cukup untuk membeli makanan yang berada direstoran yang emil mau.




Onigiri (おにぎり, 御握り) (bahasa Indonesia: nasi kepal) adalah nama Jepang untuk makanan berupa nasi yang dipadatkan sewaktu masih hangat sehingga berbentuk segitiga, bulat, atau seperti karung beras. Dikenal juga dengan nama lain omusubi, istilah yang kabarnya dulu digunakan kalangan wanita di istana kaisar untuk menyebut onigiri. Onigiri dimakan dengan tangan, tidak memakai sumpit.

__ADS_1


Onigiri juga dijual di toko kelontong di Hong Kong, daratan Cina, Taiwan, dan Korea Selatan. Dalam bahasa Korea, makanan ini disebut "jumeok bap" (Hangul: 주먹밥) atau "samgak gimbap" (Hangul: 삼각김밥), arti harfiah: "nasi kepal" atau "nasi segi tiga rumput laut".[1][2][3]


Di Jepang terdapat berbagai macam onigiri dengan isi yang bervariasi tergantung selera orang yang membuatnya. Nori sering digunakan untuk membungkus agar lebih mudah dimakan tanpa ada nasi yang menempel di tangan, walaupun berbagai jenis onigiri tanpa nori juga sering dijumpai.


__ADS_2