Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Kemarahan Mereka 9


__ADS_3

Dirimu bagaikan Jatah Rupa Durjana,


Mengikat ku dalam Jeruji Asmara Cinta,


Dan


Menindas ku hingga aku tak berdaya,


Dan sialnya aku masih terperangkap di sana.


__________


Pagi yang dingin tak membuat orang orang itu kini mendatangi tempat di mana sebuah alamat yang di baca oleh James yang ada di ponsel Violet malam tadi.


Ponsel yang sengaja di sembunyikan oleh dirinya kini dengan segera mencari alamat temannya yang pasti dia datangi.


James kini membawa orang orang pengawalnya yang akan membawa paksa istrinya. Dari tadi senyum sinis nya tak bisa tertutupi oleh dirinya.


" Kau tertangkap lagi sayang, kau tak akan bisa lari dari ku, Tuhan sudah menciptakan kita berdua untuk bersama..." Liriknya dengan senang.


Kini mobil mereka dengan cepat menembus jalanan yang masih sepi, jalanan yang sepi membuat mereka dengan kencang melajukan mobilnya.


Sedangkan di markas Zac kini mengamuk kepada orang orang nya dia tetap belum bisa menemukan wanita putri dari Peter yang harusnya saat ini sudah dapat di penjara.


" Apa saja yang kalian lakukan ha?, ini sudah berapa jam tapi kalian masih belum menemukan mereka..." Suara dari Zac kini menggema di seluruh ruangan markas itu.


Zac kini yang sudah berhasil membawa mereka masuk ke dalam penjara kini tinggal satu orang yang masih berada di luar dan entah kemana dia perginya.


" Di mana Andre dan Abhi?, kemana mereka?" Tanyanya dengan nada tinggi.


" Mereka tadi di hubungi oleh Albert Bos, setelah itu mereka langsung pergi, dan mereka tak mengatakan apapun lagi kepada ku..." Kini Suhu yang menjawabnya.


" Ada apa masalah apa lagi mereka ini..." Zac mengusap wajahnya dengan kasar.


" Bos saya tau di mana Anna berada tapi saya tidak tau benar atau tidak jika dia ada di sana."

__ADS_1


Zac kini langsung menatap ke arah Maria yang tiba tiba mengatakan bahwa dia tau di mana wanita yang sedang bersembunyi tersebut.


" Kau yakin?"


" Saya tidak yakin sebenarnya bos, tapi saya berpikir bawa tak ada tempat lagi yang akan di datangi untuk bersembunyi."


" Baiklah segera datang ke sana dan bawa dia dengan segera. Kalian ikutlah dengan Maria, aku tak ingin mendapatkan kabar yang mengatakan dia tak ada."


" Siap bos..." Kini mereka pergi dengan segera, pagi ini mereka harus menemukan Anna bagaimana pun caranya.


Mereka harus menemukan Anna dengan segera, bosnya yang mengamuk kini menjadikan mereka harus segera menemukan wanita itu.


Zac kini dengan cepat menghubungi Andre untuk mengetahui kemana mereka semua.


" Kalian di mana?" Zac yang langsung meninggikan suaranya ketika suara dari Andre terdengar oleh nya.


" Bos kami sedang membantu Albert, dia dalam masalah."


" Masalah apa?"


" Bos maafkan saya tapi saya tak bisa mengatakan karena saya tak berhak..." Zac menghela nafasnya dia tak mengatakan apapun selain mematikan telfon itu secara sepihak.


Sedangkan James kini menendang pintu apartemen yang sudah kosong tak ada siapapun di sana. James dan orang orang lainnya kini memeriksa semua ruangan di sana tapi nyatanya tak ada siapapun di dalam apartemen tesebut.


James kini mengepalkan tangannya dia yang berharap bisa menemukan istrinya kini malah menemukan apartemen itu kosong. James kini menaikan dadanya dengan rasa kesal yang begitu tinggi.


" Apa yang terjadi di sini?, kenapa anda merusak fasilitas pribadi orang lain..." Seorang penjaga apartemen kini mendatangi unit yang di buka paksa oleh mereka.


James kini mendatangi laki laki itu, mencengkram kedua pipi orang itu dengan kencang. Penjaga itu kini menghempaskan tangan itu dengan kasar dengan kembali menatap mereka satu persatu satu.


" Apa kalian pikir aku takut kepada mu?, kalian merusak milik pribadi seseorang jadi di sini anda yang salah, jika saya mau saya bisa menghubungi police agar kalian bisa di bawah oleh mereka..." Penjaga itu kini menantang mereka, dia benar tak memiliki ketakutan karena mereka adalah orang orang Zac yang menjaga apartemen milik bos nya itu.


" Silahkan anda pergi dari sini, atau para police yang mengusir kalian?" Usirnya dengan nada tinggi tinggi nya.


Orang orang dari James kini sedikit ingin memukulnya tapi di tahan oleh James dia menatap penjaga itu dengan tatapan sinisnya.

__ADS_1


" Kami akan pergi tapi beri tau aku siapa yang menempati unit ini?" Tanyanya dengan ujar yang sinis.


" Silahkan anda pergi, saya tak berhak menjawab apapun pertanyaan dari anda, jadi silahkan anda pergi..." Usirnya lagi.


" Sepertinya anda ingin bermain main dengan kami, anda tak mengenal bos saya?" Timpal pengawal James yang merasa geram.


" Saya tidak perlu tau siapa bos kalian ini, dan saya tidak perlu takut dengan kalian. Jadi silahkan pergi sebelum saya menyeret kalian dengan paksa untuk pergi."


James kini menepuk pipi penjaga itu dengan pelan tapi mata nya kini menatap tajam ke arah dia yang berani menantang mereka.


" Ku akui kau memiliki nyali yang tinggi, kau datang kemari dengan seorang diri dan melawan kami yang begitu banyak."


" Silahkan anda pergi sebelum saya benar benar mengusir anda dengan paksa."


James hanya menatap sinis dengan senyum tipis di bibirnya. " Ayo pergi dari sini..." Perintahnya kepada mereka semua.


" Ku pastikan aku akan mendapatkan nama siapa yang tinggal di unit ini."


" Silahkan..." Usirnya dengan sungguh sungguh.


Kini mereka semua pergi dengan tangan kosong, mereka pergi tanpa membawa apapun. Informasi pun mereka tak menemukannya di tambah lagi Violet serta Angel juga tak ada di sana.


James kini menendang ban mobilnya sendiri dengan ras marah. James kini menahan amarahnya yang sudah meninggi dari tadi.


" Cari tau siapa yang tinggal di sana, aku ingin tau siapa yang tinggal di sana..." Perintahnya.


" Siap Bos..." Kedua orang dari mereka kini dengan cepat berjalan mencari tau siapa nama orang yang tinggal di unit yang mereka datangi lagi.


James kini masuk ke dalam mobilnya dengan menunggu kedua orang yang sedang mencari tau siapa pemilik unit itu.


" Jika pemilik itu tak mengenal Violet tak mungkin orang itu menghubungi Violet dengan mengirim alamat nya melalui emil..." Gumamnya dengan mencari tau jawaban dari pertanyaan nya sendiri.


Penjaga itu kini segera menghubungi bos nya Zac Kozan mengatakan bahwa unit dari Albert kini di acak acak oleh beberapa orang yang tak di kenal oleh dirinya.


Zac hanya menghela nafasnya dengan berat ketika mendengar laporan dari penjaga yang ada di sana.

__ADS_1


" Sedang memiliki masalah dengan siapa Albert sebenarnya?" Zac menyandarkan punggungnya dan memikirkan masalah apa yang sedang di hadapi oleh orangnya itu.



__ADS_2