Wanita Nakal

Wanita Nakal
Semakin Hancur 3


__ADS_3

" ara.." teriakan jonathan yang tiba tiba membuat laki laki tua tersebut terkejut dan senang. Jonathan menatap sekelilingnya dengan pemandangan yang asing. 


" jangan di lepas anak muda.." laki laki tua itu akhirnya bicara dengan mencegah lali laki yang ingin melepaskan alat infus nya serta alat jantung nya yang terpasang di dada nya, alat bantu nafas nya sudah terlepas.


" siapa anda?" 


" apa kau ingat namamu anak muda.." lali laki tua itu tak menjawab pertanyakan jonathan.


" jonathan saya jonathan.." jawabnya.


" kau ingat apa yang terjadi sebelum kamu koma?"


"Koma?, aku koma.."ketidakpercayaan bahwa dirinya koma membuat jonathan terus mengatakan hal itu.


" kamu koma sudah lama anak muda. Bahkan sudah hampir empat bulan."


" apa empat bulan?" Jonathan terkejut bahwa dirinya tertidur begitu lama. " ara ku pasti sedih tuan, saya pinjam ponsel anda untuk menghubungi kekasih ku.." sambungnya dengan rasa panik.



Laki laki tua tersebut menyodorkan ponselnya dan jonathan mengingat nomor kekasihnya ara. Dengan pikiran yang tenang dia mengingat setiap angka. Menekan ponsel dan menghubunginya tapi sayang nomernya gak bisa di hubungi karena ponsel jovanka telah di buang oleh alfred. Mengingat kembali nomor ponsel asisten nya kris. Nomornya aktif tapi gak ada jawaban. 


Kris sibuk harus mondar mandir di depan pintu ugd karena nona muda nya tak sadarkan diri dengan banyaknya darah yang berada di kakinya. " nomer gak dikenal,biarkan saja.. nona ara paling penting saat ini.." katanya dengan menekan tombol merah.


Sang dokter keluar ketika ponsel tersebut berbunyi lagi dan kris lagi lagi mematikan panggilan tersebut. " bagaimana dokter.." tanyaknya kris dengan nada khawatir.


" tuan maafkan saya. Saya sudah berusaha menyelamatkan bayi dalam kandungan nya tapi sayang kami gagal. Bayinya harus keguguran tapi ibunya selamat tuan.." kabar yang mengejutkan tersebut membuat kris merasakan kesedihan yang paling dalam. Bagaimana menyampaikan pada nona mudanya, kesedihan kepergian tuan nya belum hilang sepenuhnya kini bertambah kepergian bayi nya.


" dokter.." panggilnya dengan pelan. " apa penyebab nya dokter.." sambungnya.


" selain kelelahan juga ada indikasi obat keras yang masuk kedalam rahim nya tuan."


" obat keras?"


" iya tuan. Saya rasa bos anda menyuntikan obat penenang dengan dosis tinggi."

__ADS_1


" apa yang anda katakan dok?"


" maafkan saya tuan tapi tangan bos anda ada luka lebam seperti bekas suntikan dengan keras.." penjelasan sang dokter membuat alfred memerah wajahnya karena marah. Alfred yakin ini ulah penculik tersebut.


" terima kasih dokter.." jawabnya dan sang dokter pergi dari sana. Alfred menghubungi anak buahnya menanyakan perkembangan pencarian nomor dan ponsel yang di genggam namanya tadi.


" akan ku hancurkan semua di balik kejadian ini.. " katanya dengan geram.


" maaf apa anda yang bernama tuan kris?" Sang suster tiba tiba datang dari arah belakang.


" iya suster saya, ada apa?" Ucap nya.


" nyoya jovanka sudah sadar dari tadi mencari anda.." kris segera masuk kedalam dengan rasa yang bercampur aduh.


Kris menatap nona nya dengan tatapan yang begitu sedih, bahkan dia sendiri tak sanggup mengatakan apa yang dia dengar tadi. Kris sedikit menghapus air mata nya yang hampir menetes di ujung mata nya.


" nona.." panggilnya dengan pelan.


" kris.. bayi ku.." katanya dengan menetes air mata nya yang sudah tak bisa dibendung lagi.


" siapa yang melakukan ini nona?" Tanyak nya.


" aku sudah menduganya kalau bajin*an itu di balik ini semua.." katanya dengan emosi. " nona saya ingin bertanya satu hal yang menjadi beban pikiranku dari tadi?"


" ada apa kris?"


" maafkan atas kelancangan saya, tapi apa nona memakai obat penenang dalam dosis tinggi?" Pertanyakan kris membuat jovanka mengerutkan keningnya.


" aku tak sebodoh itu. Kau pikir aku akan membunuh anak ku sendiri. Sebenarnya apa yang ingin kau tanyakan?"


" nona apa anda percaya dengan saya?"


" apa?"


" jawab saja nona. Apa anda percaya dengan saya?"

__ADS_1



***


Di tempat lain jonathan gelisah karena semua nomor yang dia hubungi sangat sulit, bahkan kris tak memberikan jawaban. Hatinya merasa tak enak, jantungnya juga berdetak kencang tak seperti biasanya. 


" honey apa kau baik baik saja?" Jonathan berkata dengan pelan. Seakan jovanka terlintas di depan matanya dengan senyuman yang begitu manis. " aku merindukanmu honey.." jovanka di depan matanya dengan keadaan menangis. 


Jonathan berusaha turun tapi sayang kedua kakinya tak bisa digerakkan, jonathan membuka selimut yang menutupi kaki nya, dia bernafas lega ketika melihat kaki nya masih sempurna, tapi kakinya kaku tak bisa digerakkan.


" kaki mu tidak lumpuh anak muda.." seorang ibu tua yang masuk dengan membawah semua nampan makanan.


" nyoya siapa?" 


" saya dokter yang merawat anda. Kaki anda tidak akan lumpuh, hanya saja otot otot pada tubuh anda kaku karena selama empat bulan anda tak bergerak. Besok kita akan mulai terapi,anda harus melatih nya berjalan pelan pelan lagi.." wanita tua itu menjelaskan. "Ini makanlah agar anda segera sehat.." nampan yang berisi makanan itu diletahkan di atas paha jonathan.


" terimah kasih nyoya. Apa selama saya tidur tak ada yang nencari saya?"


" banyak anak muda tapi kami menyembunyikan anda karena takut mereka bukan keluarga anda melainkan orang jahat yang ingun membunuh anda."


" membunuh?"


" apa kau ingat bagaimana kejadian sebelum anda jatuh ke lautan dan berenang?" Pertanyakan nya membuat jonathan berfikir mencari memory empat bulan lalu sebelum dia tak sadar selama empat bulan ini.


" kecelakan,tapi saya belum bisa memastikan apapun nyoya sebelum saya bertemu dengan asisten saya."


"Baiklah segera makan agar tenang mu segera pulih dan kita akan mulai terapi berjalan besok. Gerakan kaki mu perlahan lahan agar lebih muda untuk besok."


" terima kasih banyak anda sudah menyelamatkan nyawa saya."


" itu sudah menjadi kewajiban kita.." kepergian wanita tua tersebut, membuat jonathan meletakkan nampan nya dan merebahkan badan nya. 


"Apa yang sebenarnya terjadi,di mana ara dan kris saat ini. Apa mereka masih di tokyo atau sudah kembali ke negara A.." tanyaknya dengan pelan. " apa sesuatu terjadi kenapa perasaanku dari tadi seperti ini.." jantung jonathan seakan ingin lompat dari tubuhnya, bayangan jovanka menangis dari tadi seakan di depan mata nya. Ukuran tangan nya yang meminta jonathan menggapai nya kini semakin jelas di depan matanya. Isak tangis jovanka semakin terdengar di telinga nya. Hatinya menjadi sakit mendengar dan melihat isak tangis wanita yang dia cintai.


Jonathan gak hilang ingatan kan gaes, author juga gak akan sanggup baca nya jika jonathan hilang ingatan 🤣 

__ADS_1


Yuk tinggalkan jejak kalian like dan komen kasih vote yuk masih hari kamis, kasih hadiah bunga atau kopi juga boleh kok 😉


Makasih banyak, salam sayang dari author 😘


__ADS_2