Wanita Nakal

Wanita Nakal
Season4_ Ex Husband Is Broken_ Perkenalan 1


__ADS_3

Banyak yang tanya tentang siapa laki laki yang ada di bab kemarin ya 🤭 banyak tebakan yang membawa kalian dengan banyak argumen 🤭 di bawa ini Mince bakal kasih tau siapa mereka 😍


🥀🥀


.


.


.


William Cristopher




Natalie Cristopher




Mereka berdua anak dari abang Jonathan dan neng Jovanka ya 🤗🤗


_______


Monica Keddrix




Alvaro Keddrix




Mereka berdua adalah anak dari Abang Alex dan Neng Clarissa 😍😍


___________


Naila Kozan



__ADS_1


Bryan Kozan




Mereka adalah anak dari Abang Zac dan Neng Val 😍😍


Jadi kalian gak perlu main tebak menebak lagi 🤭 kalian sudah tau siapa mereka 🤭


_______


Bryan laki laki yang terkenal dengan ketampanan nya sekaligus terkenal dengan playboy nya. Don Juan satu ini nampaknya mengibarkan sayapnya ketika semua keluarga besarnya tak ada yang mengetahui julukan nya.


Bryan putra kedua dari pasangan Zac Kozan dan Valeria Octavia Phelix. Sejak kelahiran kedua anak anak nya Zac jarang berkumpul dengan para anggota Mafia nya. Dia lebih diam dirumah dan perusahan dia tak ingin anak anak nya mengetahui siapa Daddy nya, seperti apa histori nya di masa lalu.


Dio Della Morte seakan tidur dari kejayaan nya yang beberapa tahun ini menggaungkan suaranya yang begitu kejam di dunia gelap. Histori dari Dio Della Morte tak dapat di lupakan oleh para lawan nya. Meskipun mereka sekarang tertidur tapi bisnis nya masih berjalan dengan tersembunyi.


Bryan tak kalah tampan dengan Daddy nya Zac, ketika mereka berdua berjalan berdua tak akan seperti Ayah yang berjalan dengan seorang Ayah melainkan mereka seperti seorang adik kakak nya.


" Bryan kau mau kemana lagi?, kau baru datang, astaga!" Val yang merasa tak mengerti dengan anak jaman sekarang. Setiap hari selalu keluar rumah menghabiskan waktunya di luar rumah dengan para temannya.


" Mami Sayang, Bryan hanya ingin ke perusahan William. Bryan memiliki janji dengan nya..." Jawabnya dengan menghempaskan bokon* nya di kursi meja makan.


" Bryan panggil dia Paman William, dia adalah Paman mu. Jaga kesopanan mu!"


" Sayang jangan bertengkar terus dengan Bryan, kenapa kalian tak pernah akur! astaga!" Zac melerai antara putra nya dan istrinya bertengkar dari tadi.


" Jangan memanjakan putra mu Zac."


" Selamat pagi Mami.. Selamat pagi Daddy..." Naila seorang anak putri yang begitu mandiri, dia yang tak ingin memakai nama keluarganya untuk kehidupan sehari hari nya.


" Selamat pagi My Princess."


" Selamat pagi Sayang..." Val tentu saja menyambut ciuman hangat dari putrinya.


" Mami selalu memanjakan Naila, tapi menganggap aku adalah musuh nya..." Bryan kini yang berucap dengan memajukan bibirnya.


Dia terkadang merasa iri kepada kakak nya yang selalu di manja oleh ibu nya. Ibunya terkadang berlebihan dengan kakak nya.


" Bryan bagaimana Mami tak marah pada mu?, lihatlah sikap mu yang masih suka senang senang tanpa memikirkan masa depan mu!" Kakak nya Naila kini yang menjawab pertanyaan adiknya.


" Aku memikirkan masa depan ku?, aku ke sana kemari kan sedang mencari calon istri yang seperti Mami..." Elaknya dengan cepat.


" Dengan keluar masuk diskotik?" Jawab sang Mami.


" Sudahlah jangan bicara terus, cepat makan!" Potong Zac yang merasa mereka hanya akan berdebat tanpa mau makan sarapan paginya.

__ADS_1


Zac yang berbicara dengan wajah serius nya kini membuat mereka semua terdiam dengan langsung. Mereka langsung diam dan melanjutkan sarapannya.


" Bryan nanti datanglah ke perusahan Daddy dengan Paman William! ada yang Daddy harus katakan kepada kalian..." Zac menyuruh putranya untuk datang ke perusahan nya.


" Ada masalah apa Dad?"


" Datanglah kau akan tahu apa yang nanti Daddy katakan. Ingat jangan beri tahu Mami mu jika kalian datang! ada hal yang akan Daddy beri tugas kepada kalian."


Bryan hanya mengangguk dengan bingung. Meskipun banyak pertanyaan di kepalanya tapi dia lebih baik diam dan menunggu apa yang akan di katakan Daddy nya.


Yang jelas ini akan sangat rahasia, terbukti Mami tak boleh tahu jika aku datang ke perusahan Daddy. Tapi apa yang akan Daddy katakan kepada ku dan William. Batin Bryan dengan jalan keluar dari rumahnya.


Bryan mengangkat bahunya acuh dari pada dia pusing memikirkan yang tak jelas dia memilih untuk masuk ke dalam mobilnya.


Sedangkan Naila yang masih duduk di kursi meja makan bersama Mami nya. Naila masih fokus dengan ponsel nya. Keningnya berkerut ketika membaca pesan yang ada di ponsel nya.


" Sayang kau tak kerja hari ini?"


" Harusnya aku libur sekarang Mom! tapi sepertinya CEO ku tak memberikan aku nafas sedikit pun, dia sekarang malah mengirimkan aku pesan bawa aku harus menemaninya untuk meeting di luar..." Keluh kesah yang ada di hatinya kini di ucapkan oleh Naila.


" Kamu ini kenapa tidak berkerja di perusahan Daddy mu sayang. Bahkan Daddy mu akan memberikan jabatan yang cocok untuk bidang mu."


" Tidak Mom! aku tidak ingin bergantung dengan kalian. Biarkan aku mencari pekerjaan ku sendiri dengan keringat aku sendiri."


Valarie menatap putrinya dengan tatapan penuh kasih sayang, dia tau putrinya dari masa kecilnya dia selalu bersikap mandiri dia tak ingin merepotkan orang tua nya. Dan ternyata hingga dewasa dia juga tak ingin merepotkan orang tuanya.


" Sayang dari pada kamu terus mengeluh terhadap CEO mu itu, lebih baik kau keluar dari sana..." Bujuknya lagi.


" Tidak Mom, aku bisa menghadapi CEO ku yang galak itu."


" Baiklah tapi ingat jika di kelewatan batas kau harus keluar dari sana dan ambil tawaran Mami dengan Daddy mu, kau janji?"


Naila mengangguk dengan tersenyum dia tentu saja tak akan meninggalkan pekerjaan nya. Dia tak ingin memakai nama keluarga Besar nya karena dia ingin mendapatkan orang yang benar benar tulus mendekatinya, bukan karena tau siapa nama belakang nya.


Valeria menatap kearah foto yang di mana ada putri dan putra nya yang sedang tersenyum di sana. Dia juga menatap semua foto keluarga besarnya Dia Della Morte.


Memori pikirannya kembali kebelakang di mana semuanya telah mereka lewati dengan susah payah. Semua derita telah mereka lewati dengan darah yang mengucur. Saat ini mereka tinggal berbahagia dengan keluarga mereka masing masing.


" Cukup aku dan Zac yang merasakan kesedihan dan kesengsaraan hidup! aku harap kedua anak anak ku jangan pernah merasakan apa yang dulu pernah kami rasakan..." Katanya dengan pelan dengan membayangkan apa saja yang telah apa mereka lewati dulu.


Masa masa di mana kekejaman Dio Della Morte telah membabi buta di jaman nya, Dio Della Morte yang terkenal dengan kejam tanpa mengenal ampun. Bahkan Nyawa di balas Nyawa, mata di balas mata. Itulah Dio Della Morte.


Tapi Zac dan Jonathan tak akan membiarkan Dio Della Morte tertidur terlalu lama. Bertahun tahun waktu yang cukup untuk kelompok mereka tertidur. Dan saat ini mereka harus bangun dengan pimpinan yang baru.


Sambung besok lagi 🤗🤗


Hari yang suci telah ada di depan kita, hari kemenangan tinggal beberapa jam lagi. Atas nama Mince dan Admin mengucapkan minal minul buat kalian semua 🤗 jika ada cerita yang sama dengan kehidupan pribadi kalian Mince mohon maaf 🙏🙏 kalau ada sindiran halus atau rusak yang Mince sengaja juga minta maaf 🤣🙏🙏

__ADS_1


Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin


__ADS_2