Wanita Nakal

Wanita Nakal
Agency


__ADS_3

Tiga hari berlalu, jovanka serta alfred dan tim nya kini sudah mendarat di salah satu lapangan yang telah dijaga oleh banyak nya orang.


Semua orang turun dengan satu satu, sedangkan mereka juga sudah disambut beberapa mobil yang akan membawa mereka untuk pergi kesalah satu agency yang akan mereka datangi.


Alfred yang memakai kaos serta celana panjangnya serta kaca mata hitam nya yang juga bertereng di hidungnya. Sedangkan jovanka juga memakai baju tanpa lengan, celana pendeknya menampakkan kaki jenjangnya dan juga tak lupa kacamata hitam nya yang bertereng di hidungnya.


Mereka semua telah tiba di agency dan mereka tengah menunggu di sebuah ruangan meeting.


" silahkan dibaca kembali kontraknya.." seorang laki laki yang telah menyodorkan map yang berisi kontrak kerja mereka.


***


Zen yang sudah melakukan meeting dengan pemegang saham, kini masuk kedalam ruangan nya yang ada jonathan di sana.


" jonathan ayolah, kenapa kau ini. Aku akan segera pulang ketika semua nya sudah selesai.." zen mengomel pada sahabat nya itu karena dia hanya berbaring di sofa ruangan nya tanpa mau berdiri dari sana.


" aku enggan ke rapat itu, bisa diwakilkan kris saja."


" astaga, kita akan bertemu dengan model baru yang akan tanda tangan kontrak jo."


" tanpa aku pun kalian bisa."


" astaga, ya sudah lah biar aku saja yang kesana.." zen akhirnya pergi dari sana.


Sebelum ia masuk kedalam ruangan besar yang sudah ditunggu model terkenal dan beberapa orang yang menyaksikan penandatangan kontrak tersebut, ponsel zen bergetar.


Zen merogoh saku nya dan melihat istrinya yang menghubunginya. " sayang ada apa?"


" hub...by ar..ghh peru..t ku sak..it, aku mengeluarkan banyak darah, cepatlah datang, aku berada di jalan mau kerumah sakit.." nagas zen sekana berhenti ketika mendengar suara rintihan kesakitan yang dialami istrinya.


Zen tentu saja berbalik arah dengan berlari, masuk kedalam ruangan nya dengan tergesa gesa, jonathan yang disana menatap bingung.


" jo kau harus datang kesana, aku mau kerumah sakit, istriku mau melahirkan.." ucapnya dengan panik, tangannya juga mengetik pesan pada bryan agar menunggu istrinya di depan lobby.


" cepatlah berangkat, biar aku yang menangani di sini."


***


Alfred yang dari tadi memperhatikan wajah jovanka dari dekat, menyelipkan rambutnya ke telinga nya, memainkan jari jari tangan jovanka, sedangkan jovanka tak melarangnya, ia membiarkan apa yang dilakukan alfred pada dirinya, jovanka masih membaca kontrak yang ada di depan nya.

__ADS_1


Ceklek


Tap


Tap


Tap


Suara sepatu tak mengubah posisi alfred yang masih memandangi jovanka dan memainkan jari jari jovanka, sera jovanka juga tak melihat ke depan dia masih membaca kontraknya.


Sedangkan laki laki yang di depan kini menatap ke arah modelnya dengan tatapan tajam, rahangnya mengeras, tanggan nya mengepalkan kemarahan.


Ehem


Deheman suara keras serta dingin membuyarkan mereka berdua, jovanka dan alfred sama sama melihat kedepan. Alfred yang tersenyum, sedangkan jovanka membeku, senyuman nya hilang ketika melihat siapa yang di depannya.


Tangannya meremas ujung bajunya sendiri, menelan ludah nya kasar, seakan semuanya runtuh di sana, kegelapan seakan mengelilingi otaknya.


Jonathan yang menatap tajam ke arah jovanka, hanya bisa terdiam, sosok wanita yang dia rindukan kini depan nya dengan laki laki lain, bahkan bermesraan di sana.


" selamat siang, maaf telah membuat kalian lama menunggu. Perkenalkan saya jonathan pimpinan di agency ini.." jonathan mengawasi dirinya agar lebih mudah untuk menyelesaikan urusan di ruangan ini.


Hans kaki tangan dari zen menjelaskan semua nya, sedangkan jonathan mengamati gerak gerik jovanka yang pura pura tak melihat keberadaan nya.


" apa kau tak merindukan ku sayang, bahkan kau bersama laki laki lain, kau lihat saja apa yang akan aku lakukan.." batin jonathan dengan tetap menatap jovanka.


Sedangkan jovanka keringat dingin sudah keluar dari dahi nya, alfred yang menyadarinya mencoba menghilangkan keringatnya dengan tisu, jovanka yang awalnya terkejut tapi dia mencoba biasa saja dan tersenyum pada alfred.



" apa di sini panas sayang.." bisik alfred.


" ha.." jovanka tak fokus dengan pertanyakan alfred.


" apa panas kenapa keringat mu banyak sekali?"


" hanya gugup al.." jawab jovanka dengan tersenyum.


__ADS_1


` bahkan kau tersenyum dengan laki laki lain di depan ku, berani sekali dirimu ara ` batin jonathan dengan bergemuruh.


Hans menyelesaikan penjelasan nya dan membuat semua nya menandatangani surat kontrak dengan hati hati.


***


" beb kenapa harus kita di sini, bukan nya kita akan pulang ya.." jovanka bertanya ketika mereka tiba di hotel berbintang, dan duduk di lobby.


" semuanya meleset sayang, besok kita harus menemui pimpinan yang satu nya dan mengucapkan selamat karena istrinya baru melahirkan.." timpal alfred, karna hotel berbintang ini telah dipesan dari agency tersebut untuk mereka semua.


" astaga, tapi aku ingin segera pulang al."


" besok kita akan pulang beb.." kini sang asisten yang bicara.


" ya sudahlah, aku mau istirahat dulu.." jovanka berjalan meninggalkan mereka setelah mengetahui kamar nya.


Jovanka masuk kedalam lift dengan santai, mengotak atik ponsel nya dengan menunduk. Ting !! Suara lift terbuka dan satu orang yang masuk pun tetap tak menyita perhatian jovanka.


Ting !!


Jovanka keluar dengan santai, serta diikuti laki laki yang berjalan di belakangnya, jovanka membuka kamar nya masuk kedalam kamarnya.


Ceklek


" ara.." suara berat jonathan menghentikan langkah nya menatap ke belakang. Jonathan bersandar pada pintu dan menyilangkan tangannya, menatap tajam ke arah wanitanya.


" jonathan.." ucapnya pelan dengan gugup.



part nya pendek dulu ya sayang ku, nulis nya di kejar waktu hehehe


Bagimana kabar kalian semua?, masih lown down gak?, di sini juga masih lown down. Kita harus banyak banyak ikhtiar ya sayang, semuanya kita serahkan pada yang di atas. Apapun itu kita kembalikan pada yang di ata. mudah mudah kita semua tetap di lindungi Allah Swt.


Buat kota Cina mudah mudahan gak ada korban yang banyak, harta bisa di cari, tapi nyawa gak bisa di cari jika sudah menjadi kaku. Musibah di mana mana ya gaes, ini semua teguran buat kita, agar lebih dekat lagi dengan Allah Swt, mudah mudahan kita sehat selalu amin, panjang umur di mana kalian berada amin.


Budayakan tinggalkan jejak kalian ya, like atau komen. kasih hadiah juga boleh kopi, kopi atau bunga, vote nya masih hari senin saja ya, selamat hari weekend tapi tetap harus di runah ya, di rumah kumpul keluarga juga menyenangkan kok para sayang ku.


Makasih banyak sayang ku, salam sayang dari author.

__ADS_1


__ADS_2