
Hayo minggir mince mau nebarin benih benih basah dan halu untuk kalian semua 😊 khusus 21+ ya, yang kecil cabe rawit minggir dulu 🤣🤣
Happy Reading dan selamat berhalu 😊😊
...💦...
Shi* ponsel itu kenapa di luar. Batin nya dengan tak menyangka bahwa ponsel yang salah yang di keluarin.
" Honey, kenapa kau malah diam saja?" Ponsel mu bergetar dari tadi?" Sentuhan di lengan nya membuat Zac tersadar dari lamunan nya.
" Ah.. iya sayang..." Dia gugup dengan menelan ludah kasar nya.
" Halo..." Zac akhir nya menggeser layar itu, dan mulai menegakan duduk nya dan melepaskan pelukan nya pada wanita nya.
"......" Zac menghela nafas nya dengan kasar.
" Biarkan Albert yang mengurus nya..." Suara nya dingin bahkan seakan menahan amarahnya.
"......"
Val yang mendengar suara kekasih nya berubah dingin dia memeluk tubuh kekasih nya dari belakang, sedikit mencium punggung kekasih nya, menyesa* nya dengan lembut.
" Pergilah dulu dari sana, biar yang lain yang memeriksa nya..." Zac merasakan betul godaan apa yang diberikan wanita nya di belakang punggung nya.
"......"
" Biar aku dan Steve yang di sini, pergilah dulu..." Suara nya tertahan ketika lida* itu mulai bermain main di bagian tubuh depan nya. Val merambat ke depan dengan menggoda kekasih nya yang suara nya tadi meninggi dengan bawahan nya.
__ADS_1
"......."
" Jangan membantah..." Zac menggeliat dan tak jadi fokus ketika mulu* itu mulai menggoda bagian bawah nya. Julio itu kini untuk kedua kali nya merasakan sapuan lida* kekasih nya dengan lembut.
Zac tak tahan langsung mematikan panggilan itu, dia menyandarkan punggung nya ketika kepala kekasih nya masih betah di bawah tubuh nya. Dengan merem*s rambut kekasih nya dia memejamkan mata nya menikmati sentuhan itu yang begitu sangat nikmat.
" Honey kau menjadi wanita nakal..." Geram nya tak tertahan ketika lida* itu mulai menyapu seluruh Julio nya.
" Dasar mantan perawan yang sangat liar..."Sambung nya dengan pasrah.
Getaran di ponsel milik Zac tak membuat mereka dengar karena desaha* dan erangan Zac yang cukup membuat telinga mereka seakan tiba tiba tuli.
Val merambat naik ke atas dengan duduk di atas nya, mengara* kan Julio ke milik nya. Blush!! Julio itu masuk dengan sempurna karena milik wanita itu juga sudah basa*.
Val mengerahkan tubuh nya dengan cepat membuat sesuatu yang di san juga bergerak cepat. Gerama* serta desaha* kini mulai terdengar lagi di kamar indah tersebut.
Kini mereka mengubah posisi mereka lagi dengan Val tengkurap dan sedikit memiringkan tubuhnya, Zac memasuki nya lagi, menghetakan pinggul nya dengan penuh irama serta cepat. Val hanya mampu merema* Sprei yang di sana, bibir Zac tentu tak tinggal diam dia menggapai bibir kekasih nya dari arah samping, mencium nya dengan begitu liar.
Kini mereka berdua bergulat di atas ranjang seakan mereka sangat haus akan sentuhan dan goncangan yang mereka ciptakan sendiri. Mereka bergulat seperti mereka lama tak bertemu dan melepaskan semua hasra* nya menjadi satu, kesalah pahaman tadi kini runtuh menghilang seirama dengan hentakan dan erangan dari mereka berdua.
" Honey tetaplah di sana..." Racau Val ketika Zac semakin memompa nya begitu dalam.
" Honey kau luar biasa..." Gerama* itu ketika merasakan pelepasan untuk pertama kali nya untuk wanita nya. Zac berhenti sejenak dengan mencium punggung wanita nya, membiarkan wanita nya merasakan pelepasan untuk pertama nya di adegan panas yang satu ini.
" Sayang..." Desaha* itu lolos lagi ketika Julio itu mencoba menggoda di bawah nya lagi.
" Kau nakal sayang, jangan salahkan aku jika aku tak bisa berhenti sekarang..." Ucapnya sebelum akhirnya mengunjami milik wanita nya dengan cepat lagi.
__ADS_1
Decapan, eranga*, desaha* kini seakan memenuhi kamar indah tersebut, kamar yang dingin kini menjadi kamar yang kembali panas dengan adegan panas mereka. Untungnya kamar itu ada peredam nya jika tidak dapat di pastikan suara mereka akan terdengar dari luar.
Cukup lama mereka bergulat dengan posisi yang tetap sama seperti itu, Val yang kembali tak tahan akhir nya meminta berganti posisi. Zac menuruti apa yang di minta kekasih nya, kini Val menjadi Woman On Top lagi, posisi yang paling di sukai kekasih nya.
Val dengan cepat mengerahkan pinggul nya menaik turunkan, memaju mundurkan pinggul nya dengan penuh irama. Zac menggigit pelan sesuatu yang bergerak di depan mata nya. Tubuh kekasih nya membuat tubuh Zac seakan gila dan tak tahan jika untuk tak menyentuh nya dengan lembut. Melihat tubuh wanita nya yang bergerak membuat Zac semakin tak berdaya di bawah kuasa wanita nya kali ini.
Biasa nya Zac tak ingin menyentuh lama lama wanita jalan* nya kali ini Zac sangat berharap tak ingin menyudahi adegan panas ini, dia tentu sangat bergaira* dan akan senang melayani hasra* wanita nya karena dia juga merasakan yang begitu nikmat ketika kekasih nya mengerahkan pinggul nya dengan cepat.
Hampir satu jam mereka melakukan adegan panas itu membuat sesuatu yang ingin mereka tuntas nya.
" Honey."
" Ah.. baby..." Desaha* panjang mereka ketika mereka di dorong pelepasan secara bersamaan. Val ambruk di atas tubuh kekasih nya dengan keringat mereka menjadi satu, dengan nafas yang sama sama memburu.
" Kau tahu honey ini sungguh nikmat, aku baru merasakan keluar secara bersamaan..." Ujarnya dengan mencium kening kekasih nya.
" Honey ponsel mu dari tadi bunyi, angkatlah pasti itu penting..." Val turun dari atas itu dan merebahkan tubuhnya di samping kekasih nya.
" Kau tahu sayang, panggilan tadi memang penting, tapi tak lebih penting dari mu..." Val tersenyum menanggapi perkataan kekasih nya, dia menjadi wanita yang sangat bahagia ketika merasakan kekasih nya sangatlah menghargai dirinya.
" Benarkah itu tadi penting honey?" Zac mengangguk dengan tetap melihat wajah kekasih nya yang begitu banyak keringat karena olahraga mereka barusan. " Harusnya kau bisa mengabaikan ku honey atau bisa menolak nya..." Sambungnya.
" Aku tak bisa mengabaikan mu sayang, jangan konyol aku menolak sentuhan mu yang begitu nikmat..." Jawabnya dengan tersenyum. " Kau sungguh liar honey, aku suka itu..." Sambung nya yang kemudian mencium kening wanita itu dengan penuh cinta dan ketulusan.
" honey ponsel mu..." Getaran itu cukup keras kali ini dan dapat di dengar oleh pasangan yang sedang tergila gila.
Zac menggeser nya. " Lima menit Aku akan menghubungi mu lagi Steve..." Kata nya penuh penekan dan langsung mematikan sepihak.
__ADS_1
Sedangkan yang di seberang sana baru ingat bahwa bos nya sedang bersama kekasih nya.