Wanita Nakal

Wanita Nakal
Melupakan


__ADS_3

Dua bulan berlalu begitu saja, jovanka wanita cantik itu kini semakin mengibarkan namanya yang sukses di dunia permodelan nya. Jovanka menjadi bintang di setiap agency, jovanka yang menjadi pasangan serasi dengan alfred.


Foto mereka berdua memenuhi setiap berita online maupun surat kabar. Jovanka dengan perlahan melupakan jonathan yang meskipun terkadang dia harus menangis di kamarnya.


Rindu, jovanka sangat merindukan jonathan, laki laki yang bisa mengambil hatinya setelah dibuang oleh mantan suaminya, laki laki yang mengambilnya dari lembah hina, tak semudah itu melupakan orang yang pernah singgah di hatinya.


Tetapi sakit hati nya seakan menghilangkan rasa cinta nya pada jonathan, meskipun di hatinya yang paling dalam nama jonathan masih tersimpan rapi di sana.


Dua bulan jovanka berada di tokyo, dua bulan juga jonathan menunggu kabar dari wanitanya, dua bulan juga jonathan menunggu sang ayah wanitanya menghubunginya, tapi semuanya nihil, harapan hanyalah tinggal harapan.


Jonathan yang kembali dengan wajah dingin nya, sifat kejamnya, sifat yang tak kenal kata ampun. Kris dengan susah payah mengikuti semua perintah bos nya yang kadang tak masuk akal. Hari hari nya hanya disibukkan oleh kerja dan minum minuman.


****



" jovanka aku mendapatkan tawaran di salah satu agency di kota A.." alfred bicara dengan menghempaskan tubuhnya di sofa dekat jovanka memakai make up.


" lalu apa hubungan nya dengan ku?" Jovanka tak melihat ke arahnya.


" sayang mereka mau nya kita yang menjadi model nya, aku sudah memberikan kontraknya di asisten mu. Nanti kau bisa membacanya juga."


" jika kau terus memanggil ku sayang maka akan ku potong lidahmu itu."


" jangan dipotong sayang, di hisa* akan lebih nikmat.." godaan alfred membuat nya harus kena pukulan keras dari tangan jovanka. " aww.. Tanganmu kecil tapi selalu sakit jika memukul.." sambungnya lagi.


" pergilah, jangan ganggu.." usir nya.


" baiklah aku pergi dulu sayang bye.." alfred mencuri ciuman di pipi jovanka.


" alfred.." teriaknya hingga membuat sang punya nama hanya terkekeh dari kejauhan


Sedangkan perias jovanka hanya tersenyum melihat mereka berdua yang sangat manis.


" kalian sangat serasi nona, saya yakin jika kalian menikah, dunia akan menjadi dunia patah hati.." kata nya.


" jangan menyebar gosip, saya dan al hanya berteman."


" kenapa tak mencoba lebih dari seorang teman nona?


" astaga kau cerewet sekali, selesaikan saja tugasmu.." jovanka tak ingin membahas apapun, ia tak ingin memiliki komitmen lagi dengan siapapun, komitmen itu akan menjadikan dirinya lemah karena rasa luka itu kembali lagi.


Jovanka pernah terluka dengan dua komitmen yang mengatas nama kan cinta, tapi sayangnya komitmen itu juga yang membuatnya terluka hingga saat ini.


Jovanka dan alfred kini kembali berpose di depan kamera, hanya dengan satu arahan mereka bisa menguasai apa yang di arahkan. Semua orang memuji mereka berdua yang terlihat sangat mesra dan sangat cocok.


Meskipun di depan kamera mereka sangat serasi. Yang cewek begitu cantik dan anggun sedangkan yang cowok begitu tampan. Alfred sampai rela meninggalkan kursi presdir utama di sebuah agency hanya untuk berpose dengan wanita yang dia kagumi sejak bertemu.


****

__ADS_1


" jonathan keluar, jangan jadi pengecut, keluar dari ruangan mu.." emil yang teriak teriak karena tak diizinkan masuk oleh penjaga perusahan jonathan.



Jonathan hanya melihat dari jendela ruangan nya dengan menyesap minuman beralkohol di tangan nya. " mau apa lagi dia kris?"


" nona emil mengamuk karena semua kontraknya dibatalkan secara mendadak pagi ini tuan, dan tuan zen juga membatalkan nya."


" itu belum seberapa dengan apa yang aku rasakan sekarang, karna ulah nya aku harus kehilangan wanita ku, mungkin saat ini aku sudah menikah dengan ara.." Senyuman di bibirnya seakan membayangkan wanitanya, wanita yang dia rindukan.


" apa tetap tidak ada kabar dari tuan johan tuan?"


" tidak, entahlah aku harus bagaimana lagi menyakinkan mereka, bahwa malam itu aku dan emil tak melakukan apapun, aku hanya mengira bahwa dia ara.." jonathan kembali menyesap minumannya lalu menghidupkan rokok nya kembali.


" saya akan mencoba kembali membobol penjagaan nona ara tuan."


" tidak perlu kris, biarkan saja."


Drt


Drt


" hallo.." jonathan nampak mengerutkan keningnya ketika mendengar suara di seberang sana. " sejak kapan aku mau tau model mana saja yang akan kalian pilih, aku tak tertarik appaun.." sambungnya lagi. " aku akan bertanggung jawab tenanglah, aku akan datang jika model pilihanmu sudah tiba.." sambungnya dan jonathan mengakhiri panggilan tersebut.


***



" belom."


" ayolah baca dan ambil keputusan."


" kenapa kau semangat sekali al, ada apa dengan agency?, atau pimpinan nya wanita cantik?" Jovanka menyipitkan mata nya menatap al yang sedang duduk di depan nya.


" apa aku seperti playboy yang hanya melihat wanita cantik?"


" sudahlah aku males debat denganmu. Nanti aku akan membaca nya dan aku akan menghubungimu."


" lebih cepat lebih baik sayang."


" ku potong lidahmu jika terus memanggil ku sayang.." hardik jovanka dengan nada marah.


" kau semakin marah semakin cantik."


" astaga kau ini."


Bagh


Pukulan bantal itu tepat mengenai lengan alfred, alfred tak pernah mengeluh apapun meskipun sifat jovanka tak pernah manis padanya, jovanka selalu kasar padanya. Bisa berdekatan dengannya saja sudah membuat alfred bahagia. Tinggal nunggu waktunya saja jovanka tahu perasaan alfred selama ini.

__ADS_1


" kontra ini sangat menguntungkan kita semua beb.." laki laki yang memiliki kelenturan pada tulangnya, asisten jovanka.


" benarkah?"


" kau baca saja dulu beb."


" kau saja yang baca kan sama saja beb, jika menurutmu menguntungkan maka itu semua benar. Aku ikut kamu saja."


" apa kita perlu bicara dulu pada papa mu?"


" tak perlu, bukankah papa selalu percaya padamu."


" ya sudah beb, nanti aku katakan pada asisten alfred."


***


" kau benar benar gila jo.." zen marah marah ketika melihat jonathan yang datang ke perusahaannya dengan sedikit mabuk.


" gendang telinga ku bisa pecah mendengar ocehanmu kayak perempuan.." jonathan menutup telinga nya.


" kau tahu karna ulahmu aku harus segera mendapatkan bintang model baru."


" aku akan sudah bilang maaf."


" kau ini, astaga. Jika model yang aku ajukan kontra tak mau, kau harus membujuk mereka aku tak mau tahu."


" atur sajalah, aku ikut saja."


" susah ngomong sama orang yang masih patah hati.." ejek zen.


Jonathan berdiri dan ingin melangkahkan kaki nya. " mau kemana lagi?"


" ke club, bosan dengar ocehan mak mak kayak lu.." jonathan langsung pergi setelah mengatahkan nya



" maafkan tuan jonathan tuan zen.." kris membungkukkan badan nya sedikit.


" sudahlah ikuti bos gila mu itu."


Kris yang segera menyusul kepergian tuan nya, sudah dipastikan sekarang tuan nya sudah menunggu di parkiran mobilnya. Jonathan menatap kris dengan tatapan tajam ketika kris datang terlambat ke parkiran.


Kris susah payah menahan tuan nya agar tak mabuk lagi, tapi kris juga tak bisa berbuat apa apa lagi. Kepergian ara berdampak negatif pada diri tuan nya. Padahal waktu dulu di tinggal emil, jonathan tak semengerikan seperti ini. Hari hari nya di habis dengan mabuk mabukan yang ujung ujung nya berbuat obat di tempat nya sendiri.


Jonathan sih sudah di suruh buang mantan pada tempat nya masih saja dipakai, akhirnya diri nya sendiri yang bingung kan. Buat kalian jangan pernah berurusan dengan namanya mantan ya gaes, karena mantan itu seperti hantu yang harus kalian jauh, kebahagian kalian tak perlu dicari dengan mantan. Kebahagian kalian dengan masa depan kalian oke.


Mantan kalian ada gak sih yang masih ganggu kalian?, jika masih ada kalian harus tendang jauh jauh.


Jangan lupa like dan komen, kasih vote juga yuk, kasih hadiah juga.

__ADS_1


Makasih


__ADS_2