
" om johan apa ada hal penting yang akan kita bahas.." jonathan gak basa basi ketika mereka berdua sudah duduk di sofa di ruangan kerja jonathan.
" ini tentang jovanka?"
Jonathan mengerutkan keningnya, meskipun dia tau apa yang akan beliau bicarakan.
" saya dan ara memang akan segera menikah om, hanya saja kamu harus menyelesaikan masalah ara dengan keluarga nya dulu.." Jonathan segera mengatakannya karena dia tau apa yang akan dikatakan ayah mertua nya.
" segera melangsungkan pernikahan kalian, karena saya sebagai ayah juga tak akan tinggal diam jika kalian terlalu lama satu atap dan satu kamar tanpa ikatan pernikahan. Mungkin bagi kebanyakan orang itu biasa, tapi maaf bagi keluarga kami itu tak bisa. Di Setiap negara memiliki pemikiran masing masing.." johan mengatakan apa yang seharusnya sang ayah mengatakan pada calon menantunya.
" saya tau om karena om sudah mengatakan ini terlebih dahulu maka saya akan minta ijin. Saya jonathan christopher ingin meminta putri anda menjadi pendamping saya seumur hidup, jika anda berkenan saya tak ingin ada pertunangan tapi saya ingin langsung menikah.." jonathan mengatakan dengan lantang tanpa ada keraguan di sana.
" kami tentu saja merestui kalian berdua karena tak pantas juga jika kamu tak merestui kalian, aku harap kamu bisa menjaga putri saya dengan sepenuh jiwa anda.." pak johan menghela nafas. " terasa berat jika kalian segera menikah, karena kami baru bertemu tapi demi semuanya maka segeralah menikah daripada kalian tinggal satu atap tanpa adanya pernikahan.." sambungnya lagi.
" beri saya waktu satu bulan untuk menyiapkan semuanya.." Dan ucapan jonathan dapat anggukan dari calon mertuanya. " saya tak akan mengadakan acara lamaran om, apa kalian fak masalah hal itu.." sambung nya lagi.
" kami sebagai orang tua mengikuti kalian saja, tapi apa jovanka tau tentang semuanya."
" dia yang tak ingin ada acara lamaran seperti orang orang lain karena menurutnya alay jika harus ada acara lamaran seperti orang lain.." kata nya dengan mereka yang tertawalah.
Obrolan itu pun berakhir dengan rencana yang akan menikah ara. Jonathan yang sebenarnya juga tidak sabar untuk menikahi kekasihnya. Entah cinta nya selalu tumbuh setiap hari nya.
****
" sayang.." panggil ara ketika melihat kekasihnya terduduk di taman belakang yang berdekatan dengan paviliun tempat kedua orangnya tinggal saat ini. " aku mencarimu kemana mana kamu di sini ternyata.." sambungnya dengan duduk di sebelah kekasihnya.
__ADS_1
Jonathan merangkul kekasihnya. " aku hanya ingin melihat bintang dari sini. Setiap aku banyak pikiran atau aku sedang senang maka aku akan datang disini dan duduk sambil melihat bintang dan mencoba bicara pada satu bintang yang aku yakini adalah mama ku.." suara jonathan terdengar begitu lembut dan mata mereka menatap ke atas yang begitu banyak bintang yang berkedip kedip di atas.
" apa kamu lagi ada masalah?, hingga harus di sini?" Ara bertanya dengan menatap ke arah kekasihnya.
" tidak, aku sedang menceritakan pada mama ku. Bahwa ada wanita yang akan aku nikahi.." jawab jo dengan juga menatap ke arah wanita nya yang sedang tersenyum. " maa wanita yang selalu aku ceritakan pada mama kini sedang duduk di sebelahku, kami ingin minta restumi untuk segera melangsungkan pernikahan kami.." sambungnya dengan menatap ke arah atas langit lagi.
Ara kembali menatap keatas langit dengan tersenyum. " malam tante, saya ara. Saya minta ijin tante untuk berada di samping putra anda, saya akan menjaga nya, suka maupun duka saya akan berada di sampingnya. Saya juga akan selalu mencintai putra anda. Mohon restunya kami akan segera melangsungkan pernikahan kami.." ada juga mengatakan dengan senyuman di bibirnya.
Jonathan menatap kekasihnya dengan tatapan cinta yang tulus. " terimakasih sudah berada di sampingku ara, terima kasih sudah belajar mencintaimu dan menerimah ku.."
" aku menerimamu karena uangmu jo, jangan lupakan hal itu.." candaan ara membuat jonathan tersenyum gemas, karena kekasihnya selalu tak mau mengakui bahwa dirinya sudah jatuh cinta.
" aku tak melupakan hal itu sayang, aku tau.." sambungnya dengan mendekap tubuh mungil wanitanya.
Bibir jonathan menempel sepenuhnya di bibir kekasihnya, jo meluma* nya dengan lembut, ara tentu saja membalasnya dengan lembut. Ciuman yang lembut membuat mereka semakin menyesa*, saling menarik lida*, saling memperdalam ciuman lembut.
Tanpa sadar tangan jo sudah masuk kedalam baju tidur ara, merema* benda kenyal yang menempel di dada bidangnya. Ciuman itu kini menjadi cumbuan yang begitu intim.
" ehem.." deheman dari arah belakang membuat mereka melepaskan tautan mereka dengan melihat ke arah belakang.
" om johan dan tante jenifer disini.." tanya jo dengan gugup.
" sejak kapan kalian disana.." kini ara juga bertanya dengan wajah yang sudah merah.
" apa kalian tak mendengar langkah kami datang.." goda sang ibu.
__ADS_1
" maaf.." hanya kata itu yang mereka ucapan.
" masuklah di luar dingin, ini sudah malam kalian harus istirahat.." timpal pak johan.
" ayo suami ku kita masuk, biarkan mereka di sini.." ajak jennifer dan di angguki oleh pak johan. " kami masuk dulu jangan malam di sini, gak baik udara dingin buat kalian.." sambungnya dan di angguki oleh kedua orang yang sedang menahan malu.
Setelah kepergian mereka, tampak sudah tak terlihat lagi, ara memukul lengan kekasih dengan keras hingga terdengar suara rintihan kesakitan.
" astaga ini memalukan.." ara menutup wajahnya.
Jonathan membuka tangan yang menutup wajah kekasihnya, bibi* nya kini mendarat sempurna lagi di sana membuat ara terkejut.
Ciuma* yang lembut membuat ara membalasnya, saling menelan salvina nya, saling membelitkan lida* mereka, menggigit pelan, membuat api gaira* mereka memenuhi otak mereka.
Godaan menerpa di tubuh mereka berdua. Tanpa mereka sadari ada sedikit mendesa* ketika tangan jonathan sudah masuk lagi di baju ara, merem** nya dengan lembut,
" udara di luar tak baik bagi kesehatan kalian berdua.." teriakan dari atas paviliun membuat kedua insan yang sudah terbakar api gairah, segera melepaskan cumbuan yang pada leher kekasihnya.
Mereka dengan segera melangkah masuk dengan ara memukul lengan jonathan dengan keras. Sedangkan orang yang meneriaki hanya tersenyum geli melihat keduanya.
_______
Bubar sayang, jangan pikiran liar terus nanti ada yang basah hahaha
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya, like dan komen, kasih bunga dulu yuk buat ara karna dia mau nikah nie, kasih kopi buat jonathan agar segera menikahi ara.
Kasih vote yuk, hari selasa ini
__ADS_1
Terima kasih banyak yang sudah mendoakan putra saya. Berkat kalian semua putra saya sudah bisa main lagi. I love you buat kalian semua. Salam sayang dari author yang paling dalam.