Wanita Nakal

Wanita Nakal
Season4_ Ex Husband Is Broken_ Memohon 2


__ADS_3

Warning 21+ ada di sini ya. 🤭 lama tak ada Warning dan tiba tiba kangen sama abang gondrong 😁 jangan pikirkan para anak anak nya dulu yang main kuda 🤣 ini masih adegan bapak nya 🤣🤣


Happy Reading 🤗


.


.


.


" Miris sekali anak muda itu..." Wanita yang cantik itu kini membaca berita yang ada di ponselnya ketika dia sedang menemani suaminya bekerja.


" Siapa Sayang?"


" Lihatlah Hubby, gadis cantik yang di culik ternyata dia meninggal dan tergeletak di pinggir jalan. Sungguh kejam sekali orang orang yang telah membunuhnya."


Deg!! jantungnya berdetak cepat dia takut istri nya tau bahwa wanita itu adalah wanita yang di kenal oleh dirinya. Bahkan saat ini dia sedang memikirkan misi untuk membalas dendam tentang kematian wanita itu.


" Sudahlah sayang jangan pikirkan hal yang bukan urusan mu."


" Aku hanya merasa kasihan saya Hubby. Lagian aku juga tak mengenalnya. Apa kau mengenalnya?" Sebuah pertanyaan yang mampu membuat raut wajah laki laki itu menjadi panik. Bagaimana pun sang istri tau bahwa dia tak akan bisa berbohong.


" Bagaimana bisa aku mengenalnya sayang kau ini ada saja saja..." Sang suami kini mencium pipi istrinya dengan lembut.


" Kau yakin tak mengenalnya? kau tak berbohong pada ku?" Matanya meneliti wajah suaminya yang sedikit terlihat panik.


Sang suami kini mengambil ponselnya sang istri meletakkan di meja nya, mendorong tubuh istrinya dengan pelan hingga mereka saling bertatapan. Sofa itu berulang kali akan menjadi saksi mereka berdua.


" Apa kau menemukan jawaban di wajah ku sayang? apa aku berbohong kepada mu?"

__ADS_1


Sang istri hanya tersenyum dengan penuh cinta dia tau suaminya tak akan mampu berbohong kepada dirinya. Dia tadi hanya mengetes suaminya.


" Aku tau kamu tak mengenalnya hubby, aku hanya menguji mu tadi. Siapa tau keluarganya menyuruh kelompok kita mencari orang yang telah melakukan ini kepada wanita itu..." Tangan nya kini di berada di tengkuk nya, sedikit meremas rambut gondrong yang sengaja di urai oleh dirinya.


" Sejauh ini belum ada laporan dari mereka, jika ada aku akan katakan kepada mu tapi sekarang ada masalah yang harus kita selesaikan."


" Masalah bawah yang sudah tak bisa di tahan bukan?" Sang istri tau bahwa urusan bahwa telah tega* karena dia dapat merasakan bahwa milik suaminya telah menyentuh pahanya dan sangat mengeras.


Sentuhan kulit dari tangan Val tadi mampu membuat pikiran Zac tak karuan, di tambah lagi sekarang sang istri melengu* ketika sesuatu yang sudah menengang di tekan ke tubuhnya.


Zac kini memberikan gigitan kecil kepada telinga istrinya, menggodanya mengunakan lida* nya kini lida* itu yang turun hingga ke pundak sang istri yang sedikit terbuka. Tangan Zac secara pelan menarik tali baju lingerie yang di pakai oleh istrinya.


" Ah.. Hubby..." Desaha* nya ketika bibir itu menggigi* kecil pundak dirinya, kini lida* itu kembali naik ke atas dan berhenti di sebuah leher jenjang miliknya, lida* itu bermain main di sana membuat Val hanya mampu memejamkan matanya menikmati sentuhan sang suami yang begitu meng*oda dirinya.


Tangan nya kini masih mengelu* sesuatu yang sudah menengang sempurna di balik celana panjang suaminya. Tangan nya mengelu* dengan pelan membuat Zac merasakan kenikmatan tersendiri. Aroma parfum yang menempel di tubuh sang istri membuat Zac tak sabar untuk menyatukan tubuh mereka segera. Tangan Val kini dengan pelan melapaskan gesper yang di kenakan oleh sang suami dan itu membuat Zac segera membantu sang istri yang melepaskan semua yang ada di tubuhnya.


Mereka kini dengan rasa tak sabarnya memberikan godaan yang sangat membangkitkan jiwa keliaran mereka berdua.



Tangan kedua mereka kini sudah tidak ada di tempatnya, tangan mereka kini saling memberikan godaan saling menyentuh saling memancing hasra* mereka yang dari tadi sudah tak bisa di tahan. Tangan Val kini berada di benda t*mpul, mengenggam Julio dengan lembut memainkan Julio dengan pelan.


" Ah..." Desaha* Zac ketika tangan itu bermain di bawah sana. Tangan nya Val kini masih bermain di sana dengan pelan, memberikan godaan yang begitu nikmat untuk mereka.


Tangan Zac kini merema* benda ke*yal yang membesar, membuat Val memejamkan matanya dengan men*kmati setiap sentuhan yang di berikan oleh sang suaminya. Bibir itu kini kembali turun, lida* nya kini bermain main di lehe*nya memberikan tanda yang selalu dia sukai. Gigita* pelan itu membuat Val m*nggeliat pelan dengan sekali merema* rambut sang suami.


" Ugh...Hubby..." Erangnya yang tak bisa dia tahan ketika lida* itu kini bermain main di dada. Lida* itu seakan terasa betah berada di sana, tangan yang satunya kini masih merema* di salah satunya.


Menggigi* nya dengan pelan meninggalkan tanda bekas memerah di sana dengan cukup banyak.

__ADS_1


Kini dia kembali turun dengan berhenti di tempat yang indah sang istrinya yang begitu dia rindukan. Aroma yang begitu dia inginkan untuk segera menyentuh benda itu dengan lida* nya. Hembusan hangat dari nafas Zac memberikan godaan besar kepada hasra* Valarie, rasa hangat itu seakan membuat aliran darah Val tak teratur.


Tubuh Val kini sedikit tersentak terkejut ketika sebuah sentuhan lida* nya begitu lembut menyentuh miliknya dengan pelan. Lida* Zac kini sedikit bermain main di sana me*ggoda sang istri dengan sentuhan lembut.


" Ugh... Hubby hentikan.. agrh..." Lenguhan dan remasa* membuat Zac semakin cepat mengulu* benda itu. Gerakan Val yang begitu cepat membuat Zac juga tidak tahan untuk tidak memasukan benda miliknya. Zac yang kembali mengulu* benda itu membuat Val semakin kehilangan akalnya. Panta* itu kini kembali bergerak dengan cepat tanpa memperdulikan gerakan nya ketika sebuah gelombang hampir menyerbu tubuhnya yang sudah panas sedari tadi.


Zac kini melepaskan kulum*n itu membuat Val merasakan sedikit merasakan kehilangan kenikmatan, Zac kini sedikit berl*tut, memukul pelan benda itu menggunakan Julio membuat Val kembali m*nggeliat karena merasakan kenikmatan. Zac kini menggese* Julio itu dengan sedikit kasar membuat Val kembali meracau tak karuan.


" Ugh Hubby..." Lenguh nya Val tak bisa di tahan ketika sebuah kenikmatan yang memenuhi tubuh bagian bawah nya. Val kini merasakan tubuh bagian bawahnya terasa penuh ketika hentakan demi hentakan di berikan oleh sang suami.


Tangan Zac kini kembali meremas b*nda yang juga ikut bergerak ketika hentakan itu kembali dia berikan. Hentakan demi hentakan kini tak terkendali ketika hasra* Julio merasakan gigita* kecil yang di berikan oleh benda istinya.


" Agh.. Hubby aku tiba...." Desaha* panjang serta cengkraman pada lengan dirinya membuat Zac menghentikan pergerakannya membiarkan sang istri menikmati pelepasan pertamanya.


Zac yang kembali dengan rasa tak sabar nya dengan rasa hasra* nya kini segera melepaskan penyatuhan itu, Val yang paham kini segera membalikan tubuhnya memunggungi sang suami. Val yang kini berganti posisi dengan gaya memunggungi.


Val kembali memejamkan matanya ketika Julio kembali memasuki miliknya dengan pelan. Hentakan itu kini pelan karena Zac ingin menikmati sentuhan yang begitu mengaira*kan untuk dirinya. Hentakan pelan itu kini menjadi hentakan yang penuh keliaran, Tubuh sang istri pun juga tanpa sadar dia kembali ikut bergerak mengimbangi pergerakan yang di berikan oleh sang suami.


" Ah.. Sayang..Aku ingin tiba..." Zac kini tak tahan ketika tangan Val malah merambat menyentuh kedua be*da dua yang bergerak hebat di ba*ah sana. Tangan Val kini mer*mas benda itu dengan pelan dan itu membuat Zac semakin tak karuan di buat oleh dirinya.


Tangan Zac kini sedikit menjambak rambut sang istri membuat kepala sang istri sedikit terangkat, hentakan mereka berdua kini beradu imbang hingga membuat Zac hampir tiba di gelombang kenikmatan.


" Ughh..." Lenguh nya kembali terdengar ketika Zac menakan Julio semakin ke dalam.


" Aku tiba Sayang..." Erangnya dengan tak tahan ketika sebuah gelombang masuk ke dalam tubuhnya.


Denyutan itu kini terasa ketika Zac menekan ke dalam hingga tak ada sisa yang terlihat di bawah sana. Sofa panjang itu selalu menjadi saksi di mana kedua insan yang sudah memiliki kedua anak masih dengan mesra menikmati masa masa yang begitu indah.


Mereka sama sama mengatur nafasnya yang memburu, dengan mereka yang masih menikmati pelepasan yang sangat mereka cari dari tadi.

__ADS_1



__ADS_2