Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Apa Ini Mimpi


__ADS_3

" Valarie..." Panggilan dari laki laki yang berdiri di ambang pintu membuat wanita itu menatapnya dengan rasa rindu yang begitu dalam.


" Kakak..." Mata Valarie berkaca kaca, ketika dia tertidur lama dia sangat merindukan kakaknya dia takut kakaknya sendirian dan akan bersedih karena melihat nya seperti ini.


" Terima kasih tuhan kau mengembalikan adik ku pada ku lagi, terima kasih..." Ucapnya dengan nada penuh haru, kini kakak beradik itu berpelukan dengan hangat melepaskan rasa rindu serta rasa sedih mereka berdua.


" Maafkan aku telah membuat kakak bersedih..." Ucapnya di dalam pelukan sang kakak satu satu nya.


" Lebih baik melihat mu berdebat dengan ku di banding melihat mu tak berdaya seperti kemarin..." Abhi melepaskan pelukan nya menatap wajah adik nya yang sudah bugar, karena tadi dia meminta Zac untuk membantu nya masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.


" Kak restui hubungan ku dengan Zac, dia laki laki baik dan salahkan dia atas kejadian ini, ini murni kecelakaan kak..." Abhi menahan tawa nya ketika mendengar apa yang di katakan adiknya itu.


" Kakak please, mungkin ini karena terhalang restu mu jadi aku harus menunda pernikahan ku..." Sambungnya dengan nada kesal.


" Sayang sehatkan dulu badan mu, lalu kita bahas pernikahan ini."


" Kakak merestui hubungan ku dengan Zac?"


" Kau baru sadar dan kau sudah ingin menikah?, apa yang ada di pikiran mu saat ini hanya menikah dan bulan madu?" Abhi menyilangkan tangan nya ke dada serta geleng geleng tak percaya dengan apa yang di katakan adik nya tadi.


" Sudahlah kakak berangkat dinas dulu, hari ini kakak ada piket di perbatasan kau harus hati hati oke..." Valarie mengangguk mengerti.


" Zac jaga kekasih mu..." Zac paham karena dia akan bekerja untuk memberikan jalan agar laki laki yang bernama Andre itu tiba di negara ini tanpa ada halangan dari piha police.


Ini juga untuk menguji apa Abhi benar benar bersungguh sungguh untuk memberantas para musuh musuh nya. Tanpa ada bantuan dari Abhi pun, Andre bisa saja tiba di sini, tapi ini untuk menguji nya.


" Honey apa kakak sedang sakit kepala?, kenapa dia tiba tiba langsung menyetujui hubungan ini?" Valarie langsung menanyakan apa yang terjadi kepada kekasihnya ketika sang kakak sudah meninggalkan kamarnya itu.


" Tak ada apapun honey, hanya saja kakak mu sudah merestui hubungan kita."

__ADS_1


" Kau bilang apa tadi?, merestui hubungan kuta?, kau tak asal bicara?, ini bukan mimpi bukan?" Zac tertawa melihat kekasihnya yang tak percaya dengan apa yang di katakan oleh dirinya.


" Hmm.. kita akan menikah dengan restu kakak mu."


" Tapi tunggu dulu, ini tak akan terjadi jika tidak ada apa apa, katakan honey ada apa?, tak mungkin kakak tiba tiba menyetujui hubungan kita secara tiba tiba atau jangan jangan dia hanya ingin menjebak mu?" Pikiran jelek kini menghantui pikiran nya, dia tahu betul seperti apa sifat kakak nya itu, dia tak mungkin muda menyerah untuk memutuskan apa yang tak dia sukai.


" Kejadian mu ini membuat kakak mu sadar bahwa kita saling mencintai sayang..." Tangan nya terangkat mengelus rambut wanita nya dengan lembut.


" Tidak sayang, kakak itu tak muda di belokan. Apa yang sudah dia tak sukai maka selama nya dia tak akan menyukai nya, kecuali terjadi sesuatu yang membuat pikirannya berubah..." Selidiknya.


" Tak terjadi apapun sayang, percayalah pada ku."


" Zac kita sudah sepakat untuk saling terbuka dan tak ada yang perlu kita sembunyikan tapi kau mengingkari nya kau menyembunyikan sesuatu dari ku?"


Zac menghela nafas nya berat dia tak tahu harus berkata apa, tapi dia tak ingin memberi tahu wanitanya tapi jika tak di beri tahu ini masalah ada hubungan dengan keluarganya.


" Hanya itu?, membuat kakak berubah pikiran?" Valarie tentu saja tak percaya dengan apa yang di katakan oleh kekasihnya itu, dia tak yakin jika kakak nya cepat sekali berubah pikiran tentang semua itu.


" Kamu baru sadar sayang, jangan terlalu banyak pikiran yang tidak tidak..." Nada Zac begitu lembut bahkan sangat lembut.


" Honey aku tahu seperti apa sifat kakak ku itu..." Tentu saja Valarie tak yakin dengan apa yang di katakan kekasihnya itu.


" Honey apapun yang terjadi antara aku dan kakak mu saat ini yang terpenting dia sudah merestui hubungan kita dan kita akan menikah dengan restu nya."


" Zac katakan apapun yang terjadi, jangan kau tanggung sendiri beban itu. Hubungan ini ada aku dan kamu, jadi aku tak ingin jika ada beban hanya kamu yang menanggung nya. Suatu rumah tangga adalah kedua orang yang menjalani, jika hanya satu saja yang jalan dan hanya satu yang menanggung buat apa kita menjalani rumah tangga ataupun hubungan Zac, karena suatu hubungan itu harus di ada kejujuran serta harus bisa sama sama bisa memecahkan masalah secara bersama sama, aku tak ingin hanya kamu saja yang menanggung masalah..." Zac terdiam ketika mendengarkan apa yang di katakan kekasihnya itu, dia tahu dia salah sudah menutupi nya tapi dia harus lakukan agar kekasihnya tak ingin ikut campur dalam misi kali ini.


" Honey tak ada apa apa , aku sudah mengatakan semua nya dan aku sudah jujur pada mu, tak ada yang aku tutupi dari mu."


" Zac jangan berbohong, jika aku menemukan kau berbohong ku pastikan aku akan menghukum mu Zac..." Ancamnya dengan serius.

__ADS_1


" Tidak honey, aku tidak berani membohongi mu."


" Lihat mata ku Zac Kozan..." Zac tentu saja tak berani menatap mata kekasihnya itu. " Baiklah aku tak akan memaksa mu, tapi aku juga akan bersikap seperti mu..." Sambungnya dengan memajukan bibirnya.


" Jangan macam macam Val..." Katanya dengan tegas.


" Katakan Zac aku akan mendengarkan nya."


" Sayang kau baru sembuh, astaga..." Zac menepuk jidat nya sendiri. " Dengarkan aku baik baik honey. Aku dan kakak mu memiliki misi rahasia yang tak mungkin bisa aku ceritakan pada mu, tapi percayalah ini untuk mengungkap dalang dari ini semua, kakak mu hanya tak ingin melibatkan police kali ini, aku dan kakak mu ingin menangkap langsung yang membuat mu celaka, hanya itu saja tak lebih dari apapun, jangan tanya lebih jauh, karena aku tak bisa menjawab apapun, ini misi rahasia yang tak mungkin bisa aku ceritakan lebih lanjut pada mu..." Zac menjelaskan semuanya dengan lembut dan memberikan pengertian kepada kekasihnya itu.


" Baiklah aku tak akan bertanya lebih jauh honey, tapi setidaknya aku sudah tahu apa yang ingin kalian lakukan, jika kamu dan kakak ku seperti itu maka lakukan saja yang terbaik..." Valarie tersenyum kepada kekasihnya itu.


" Sekarang tidurlah, kau harus banyak istirahat..." Valarie membaringkan badan nya.


" Tidurlah bersama ku di sini, aku ingin memeluk mu..." Zac tersenyum senang, bahkan bukan hanya wanitanya yang rindu dia juga sangat merindukan wanita nya itu.


Malam ini mereka tertidur dengan saling berpelukan, melepaskan rindu lewat pelukan hangat nya. Meskipun mereka harus menahan sesuatu tapi setidaknya tidur bersama dengan saling berpelukan mengobati rasa rindu mereka berdua.


Bersambung ya mak 🤭


Selamat malam semua nya semoga tidur kalian malam ini nyenyak seperti mereka berdua ya 😘😘


Budayakan tinggalkan jempol dan ramaikan kolom komentar dulu dong mak 🤭 Kasih vote dan hadiah nya juga dong buat mince 😁 agar mince tetap semangat nulis meskipun lagi gak enak banget ini badan 🤗🤗🤗


Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sama mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.


Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.


Terima kasih buat kalian semua ya 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2