
" Sayang apa aku menganggu?, maaf aku gak tahu kalau kamu menerima telfon..." Val merasa bersalah ketika melihat wajah dingin dari kekasih nya. Dia tahu betul bagaiamana rasa nya di ganggu waktu kerja apalagi ada pekerjaan penting.
" Sudah ku bilang honey, kau tak pernah menganggu ku..." Zac menghampiri kekasih nya yang bersandar di dinding. " Honey kau mau kemana?" Zac meneliti kekasih nya yang memakai baju yang sama dia gunakan sewaktu dia datang kemari.
" Mau pulang, ini sudah larut malam kau perlu tidur jadi aku lebih baik pulang..." Katanya dengan polos.
" Kau tak aku ijinkan pulang di larut malam sayang, kau gila. Apa aku tak akan bisa tidur jika ada kamu hem..." Katanya dengan menekan tubuh kekasih nya ke dinding dengan menempelkan tubuh sepenuh nya ke tubuh wanita nya.
" Tapi honey kau memiliki privasi untuk sendiri, aku terbiasa pulang sendiri sayang..." Jawabnya dengan mengalungkan kedua tangan nya ke leher kekasih nya.
" Sekarang aku tak ijinkan kamu pulang, kau harus tidur di sini..." Titah nya dengan tegas.
" Tap- mmpp..." Kata nya tak bisa berlanjut ketika ciuman kasar itu menggapai bibir nya untuk kesekian kali nya.
Zac yang notabene nya adalah laki laki yang tak suka di bantah memiliki membungkam bibir wanita nya dengan ciuman yang begitu liar dan sedikit kasar.
" Zac.. ah...." Desaha* itu kembali lolos dari bibir wanita itu ketika Julio nya menekan tubuh wanita nya yang tepat mengenai sasaran nya.
" Kau membuat ku gila honey..." Racau nya dengan semakin menyesa* dada wanita nya yang terlihat jelas menantang.
" Sayang kau tak lelah?" Tanyanya dengan nafas yang tersengal.
Zac menempelkan kening nya pada kening kekasih nya, meluma* sebentar bibir wanita nya sebelum dirinya kembali menguasi pikiran nya.
" Honey kau tahu aku tak bisa untuk menunda menyentuh mu jika kita sudah seperti ini. Tapi aku yakin kau sungguh lelah dan aku ada pekerjaan penting..." Kata nya dengan lembut.
" Jangan kemana mana, tidurlah di sini hem..." Val mengangguk lembut. " Good girl.. aku pergi dulu setelah semua nya selesai aku akan cepat kembali..." Sambung nya lagi, Zac kembali mendaratkan ciuman itu sedikit meluma* nya sebelum akhir nya ingin pergi.
Zac menatap kekasih nya yang tiba tiba menahan tangan nya untuk pergi, Val membalikkan posisi dengan tubuh Zac yang bersandar di dinding. Zac memejamkan mata nya ketika hisapa* dan gigitan itu mencapai leher nya, Val sengaja melakukan itu agar tak ada wanita yang mendekati nya, Zac merema* panta* Val ketika merasakan hisapa* itu lebih kuat.
" Pergilah aku sudah selesai..." Usir nya setelah dia selesai membuat tanda di leher laki laki gondrong itu.
" Jika ini tak penting aku tentu akan memakan mu dengan senang hati..." Val hanya tersenyum ketika Zac mencium kening nya dan kemudian melangkah keluar kamar.
__ADS_1
" Hati hati sayang..." Teriaknya pelan.
" Iya, i love you..." Val hanya tersenyum dan Zac dengan cepat melangkah menuju ke arah mobil nya yang akan membawa nya ke tempat di mana Jonathan menunggu nya.
...💦...
"Bagaimana kalian tak ada yang mengabarkan hal sepenting ini pada ku ha..." Jonathan tak bisa membendung amarah nya ketika mereka semua sudah berkumpul.
" Aku hanya tak ingin membuat kamu kepikiran Jo, hanya itu tak lebih..." Jawab Zac, memang benar Zac tak ingin bahwa sepupu nya akan marah marah begini kepadanya.
" Astaga Zac kita adalah satu jadi apapun yang terjadi aku harus ikut andil meskipun sepenuh nya tak ingin aku ikut campuri, tapi ini orang orang kita ketangkap..." Jo tak menyangka bahwa sepupu nya menganggap hal ini sederhana.
" Aku sudah mengurus nya, tak perlu ada yang kamu khawatirkan."
" Apa rencana mu?" Jonathan menyipitkan mata nya, dia mendengar baik baik apa yang di rencanakan sepupu nya itu, Jo hanya dia dengan mengangguk pelan dengan mencerna apa saja yang di rencanakan.
Steve dan albert juga mengatakan bahwa Andre meminta mengirimkan pembunuh jika dia dalam dua hari tak keluar dari penjara itu, Zac juga mengatakan bahwa dirinya menolak permintaan orang orang itu.
" Sudah, mereka sudah menghilang sejak pagi tadi."
" Aku juga sudah mengirimkan uang ke rekening mereka..." Timpal Zac dengan santai.
" Police yang bernama Abhi itu nampaknya mencurigai mu menjadi gembong ini bro, lu harus hati hati."
" Kenapa bisa begitu?" Akhir nya Zac menceritakan semua nya hingga dirinya harus di interogasi oleh police itu ketika masalah Tuan Peter hingga ada perdebatan kecil di sana.
" Tapi aku tadi berhasil membuat nya bungkam seribu bahasa dan tak akan berani mengejar kita lagi..." Albert kini menceritakan seperti apa kondisi Andre yang di hajar di sana. Nampak Jo dan Zac mengeraskan rahang nya yang marah.
" Kita harus hati hati sekarang..." Zac tak ingin bahwa police itu mencium kelompok nya.
__ADS_1
" Kau habisi saja dia..." Setan pada tubuh Jo mungkin telah kembali lagi karena menyuruh sepupu nya membunuh nya.
" Aku ingin bertarung dengan nya di lapangan Jo, suatu saat aku akan melawan nya di lapangan..."Seringai devil nya kini terbit di bibir nya.
" Baiklah kalian buat rencana kalian lagi lebih matang, besok rencana itu harus berhasil..." Kini mereka saling berunding rencana agar Andre bisa keluar dari penjara itu. Kini mereka mematangkan rencana nya. Jika para mafia berkumpul maka apapun menjadi mungkin terjadi, dan rencana yang di susun tak akan gagal.
Kris dan Steve kini mulai sibuk mencari tahu siapa kepala penjara yang akan membantu mereka. Kris dan Steve mulai mencari siapa yang juga memengang penjara itu.
" Kau juga harus pergi dulu ke A sementara waktu..."Zac terkejut ketika sepupu nya mengatakan dirinya harus pergi ke negara A.
" Andre tak akan buka suara Jo..." Albred kini membuka suara nya ketika mendengar bahwa teman nya itu akan di kirim jauh.
" Urusan pekerjaan bodoh..." Katanya dengan kesal. " Tiga hari kau di sana, besok berangkat lah..." Zac hanya mengangguk menyetujui apa yang di katakan sepupunya itu.
" Aku sudah menemukan siapa kepala penjara nya..." Steve tiba tiba bicara ketika dia mendapatkan nama nya.
" Bernego lah untuk membantu kita."
" Excel juga akan membantu kita di balik layar seperti biasa nya..."Timpal Kris.
" Bagus, Usahan besok sudah keluar..." Zac mengatakan apa yang harus di lakukan Andre ketika dirinya keluar dari sana, mereka kini membagi tugas nya masing masing.
" Ini akan menyenangkan..." Seru Albert dan mereka hanya geleng geleng kepala.
...💦...
Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sam mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.
Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.
Ramaikan like dan komentar yuk mak, Vote dan hadiah juga sudah mulai masuk ya mak 😁 Beri pelindung juga boleh kok mak 🙏
Makasih ya mak 🙏🙏💋💋
__ADS_1