Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Marah


__ADS_3

Mereka kini sudah tiba di penthouse laki laki gondrong itu, penthouse yang tak terlalu besar dan tak terlalu kecil. Sebuah taman yang indah membuat semua orang yang berada di sana betah. Taman itu  dikelilingi bunga yang segar menambah kesan bahwa orang yang tinggal di sana sangat pandai menanam bunga.



Mereka kini segera masuk ke dalam rumah dengan tangan Zac yang menggandeng mesra tangan wanita nya, meskipun hati wanita cantik itu masih bergemuruh marah serta kecewa tapi dia bahkan tak menolak tangan nya di apit oleh tangan kekar laki laki itu.


" Kau suka interior nya sayang?" Kini mereka berdua tengah berhenti di depan pintu ketika masuk ke dalam penthouse tersebuy, dengan Zac yang memeluk tubuh kekasih nya dari belakang, menyandarkan dagu nya pada pundak kekasih nya.


" Hmm.. nyaman, meskipun sederhana tapi cocok untuk karakter mu..." Mata Val mengedarkan pandangan nya menatap sekeliling nya, meneliti semua interior serta perabotan yang ada di sana. Semua nya tersusun rapi dan bersih.


" Jika ada yang tak kau suka, kau bisa mengubah apapun honey, karena penthouse kau nyonya nya. Sebentar lagi ini akan menjadi milik mu juga..." Wajah Val memerah seketika mendengar perkataan dari kekasih nya,wanita mana yang tak luluh jika kekasih nya selalu mengatakan hal yang sangat manis untuk nya. Val hanya terdiam tak mengatakan apapun dia cukup lama jika ingin mengubah apa yang tak dia suka.


" Selamat datang tuan muda, selamat datang nona muda..." Seorang wanita yang berbadan gemuk kini menghampiri mereka berdua yang sedang menatap sekeliling rumah itu.


" Maria kenalkan dia Valarie kekasih ku.. honey kenalkan dia Maria yang merawat penthouse ini..." Zac memperkenalkan mereka, Maria tentu tahu siapa tuan muda nya.


" Nona selamat datang,senang berkenalan langsung dengan kekasih tuan muda langaung, akhirnya tuan muda memiliki seseorang yang bisa di ajak pulang..." Wanita itu nampaknya turut bahagia bahwa bos nya itu membawa pulang seseorang.

__ADS_1


" Senang berkenalan dengan mu Maria, pasti tuan muda mu ini banyak membawa wanita ke sini?" Val tentu senang mencari informasi dari yang menjaga rumah,Val dan Maria saling melepaskan jabatan tangan dengan wajah Val yang tersenyum.


" Tuan tak pernah membawa wanita ke sini nona,hanya nona yang pertama di ajak pulang ke sini, saya berani bersumpah demi apapun..." Maria langsung membantah apa yang ditudukan wanita cantik yang sedang marah dari tadi.


" Benarkah?" Val akhir nya kini bisa mengembangkan senyumnya bahwa mengetahui hanya dirinya yang tahu penthouse ini, wanita itu sangat tersanjung mendapatkan dirinya saat ini sangat berharga untuk laki laki yang ada di belakang nya.


" Aku sudah bilang sayang, hanya kamu kekasih ku..." Laki laki itu semakin mengetatkan pelukan nya dan mencium pipi wanita nya dari belakang.


" Zac malu di lihat Maria..." Val tentu malu harus bersikap mesra di depan orang tua sedangkan Maria hanya tersenyum menanggapi bos nya yang begitu hangat pada kekasih nya.


" Baiklah Maria kamu siapkan makanan saja untuk kita, kami masih ada yang harus kami selesaikan."


Kini mereka menaiki anak tangga dengan perasaan mereka masing masing. Zac membawa kekasih nya masuk ke dalam kamar nya dengan jantung Val yang sudah berdegup kencang, Zac juga terasa jantung nya mau lepas ketika melihat mata wanita itu tersirat kemarahan.



" Aku mendengarkan penjelasan mu tuan Zac Kozan..." Valarie masuk ke dalam kamar nya berdiri di sana yang tak jauh dari bed besar, menyilangkan tangan nya di dada, menatap tajam ke arah laki laki yang menutup pintu itu dengan mengunci nya segera.

__ADS_1


" Kamu yakin tak ingin memulai nya dulu?" Tanyanya dengan menggoda kekasih nya dengan melepaskan kemeja nya dan menghampiri wanita nya bertelanjang dada, Val tentu saja mati matian menahan godaan di depan mata nya dengan sangat nyata.


Zac bukan nya menjelaskan malah mendorong tubuh kekasih nya hingga tubuh wanita itu terjatuh di atas kasur. Mata mereka saling bertatapan, mata Zac yang seakan bicara tak ada wanita lain selain wanita yang di bawah tubuh nya saat ini.


" Lihat mata ku honey..." Val langsung memalingkan muka nya karena tak sanggup menatap mata laki laki itu. Val langsung menatap mata laki laki itu ketika suara laki laki itu begitu lembut di telinga nya.


" Apa aku hanya mempermainkan mu?, apa kamu tak melihat ketulusan di mata ku?, apa kamu kira aku hanya main main dengan mu?" Suara Zac begitu lembut dengan jemari nya menyentuh wajah wanita itu, mengelus nya dengan lembut.


" Zac aku tak suka berbagi dengan orang lain, apa yang sudah menjadi milik ku tak akan boleh di sentuh orang lain, hanya aku yang boleh memiliki nya, aku tak siap jika kamu banyak selir di sekeliling hubungan kita..." Liriknya dengan tegas agar laki laki yang di atas nya tahu bahwa dia tak suka berbagi dengan siapa pun.


" Aku tahu sayang, aku hanya milik mu. Tak ada selir selir yang kamu katakan itu..." Ujar nya dengan sungguh sungguh.


" Kau yakin bahwa tak ada kata selir di sekeliling kita nanti?, aku tak suka dengan pengkhianatan."


" Aku yakin honey, hanya kamu yang akan menjadi ratu di hati ku dan rumah kita nanti. Aku janji akan membayar mahal jika ada kata kata pengkhianat di hubungan kita."


" Jangan terbebani dengan hubungan ini, aku tak ingin kau terbebani karena kamu mengambil sesuatu yang berhak dari ku. Aku tak masalah jika kau tak bertangung jawab karena pada dasar nya semua orang pernah melakukan hal ini..." Val tak ingin hubungan ini di dasari rasa beban di hati laki laki itu. Dia akan maju jika hubungan ini mereka belajar saling mencintai dan saling mengerti.

__ADS_1


" Tak akan ada yang terbebani sayang, kau tahu kau wanita pertama yang membuat jantung ku akan lepas dari tubuh ku, kau wanita pertama yang membuat ku takut karena kau marah dan salah paham kau juga wanita pertama yang aku kejar ketika kau salah paham. Aku berani bersumpah hanya kamu yang mampu mengerahkan hati..." Memang benar hanya Val yang mampu mengerahkan hati nya saat ini, hanya Val yang dia kejar di saat wanita itu marah bahkan hanya Val yang dia kenalkan sebagai kekasih nya dan membawa nya pulang.


Mungkin salah satu faktor nya adalah dia yang mengambil hal yang sangat penting dari wanita itu tapi salah satu faktor terbesar nya adalah dia merasakan hati nya bergerak ingin memiliki nya dan hati nya bergerak ingin mempertahankan wanita ini dengan apapun acara nya. Ketua mafia itu kini luluh lantang di depan wanita yang baru berkomitmen dengan nya.


__ADS_2