Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Malam Yang Dingin 1


__ADS_3

Warning 21+ minggir dulu ya yang masih bocil di larang di bab ini 😁 jangan pada narik suami ya 🤣 ini masih tengah malam 😂😂 tapi awas tiba tiba basah ya 😝


Happy Reading 🤭🤭


" Honey kau sudah tidur?" Zac dan Val kini sudah berada di rumahnya, tadi sebelum mereka pulang ada perdebatan kecil antara Zac dan Jonathan. Jonathan yang menyuruhnya pulang untuk istirahat di rumah, tapi Zac enggan meninggalkan Jonathan, apalagi sepupunya itu seperti ini karena melindunginya. Setelah cukup lama akhirnya mereka akhirnya pulang.


" Belum..." Val hanya menjawabnya dengan singkat, matanya mengantuk tapi sangat susah untuk dia pejamkan.


" Apa kamu tidak mengantuk?" Tanyanya dengan memeluk kekasihnya dari belakang, menghirup aroma tubuh kekasihnya di leher kekasihnya membuat nya tenang.


" Entahlah honey aku sulit tidur, padahal aku sangat mengantuk..." Jawabnya dengan memejamkan matanya.


" Apa ada yang kau pikirkan sayang?"


" Apa aku egois jika aku meminta kita harus segera menikah?" Perkataan wanitanya membuat tangan itu membalikan tubuh wanitanya dengan segera.


" Tentu saja tidak, aki bahkan senang, tapi bukan kah kita sepakat satu bulan lagi kita akan menikah..." Tangan Zac menyingkirkan helai rambut yang sedikit menutupi wajah wanitanya itu.


" Aku ingin segera honey, aku tak ingin menunggu nya lagi, satu bulan terlalu lama..." Zac mengerutkan keningnya ketika mendengar bahwa wanitanya kini malah ingin buru buru menikah.


" Ada apa sayang?"


" Honey aku tak ingin kakak ku memisahkan kita lagi, aku ingin kita menikah dan kakak tak bisa memisahkan kita lagi."


" Ternyata pembicaraan ku dengan kakak mu nampaknya tak berhasil sayang, padahal aku tadi berharap bahwa kakak mu membuka sedikit saja hatinya untuk hubungan kita, tapi nyatanya tidak..." Zac tadi padahal yakin bahwa calon kakak iparnya mau membuka sedikit hatinya untuk hubungan ini, tapi ternyata semuanya nihil, dia yang di menolong tadi hanya rasa kemanusiaan saja.

__ADS_1


" Kakak tetap ingin aku bersama Aiden Zac, dan aku tak mau itu. Aku tak mencintai nya, aku tak mungkin menikah dengan laki laki yang taka ku cintai, bahkan hati ku tak bergetar sama sekali ketika dengan nya..." Mata wanita itu kini berkaca kaca, nada frustasi serta nada kecewa pada kakaknya nampak terdengar di sana, sedikit saja air mata itu pasti akan jatuh.


" Kita akan menikah, satu minggu lagi oke, setelah kesembuhan Jonathan kita akan menikah. Biarkan Jonathan yang menjadi wali mu, tak perlu khawatir tentang itu, biarkan orang orang ku yang mengaturnya..." Val memeluk kekasihnya, rasa lega kini dia rasakan.


Zac melepaskan pelukan itu, mencium kening wanitanya begitu dalam serta penuh cinta. Kini ciuman itu bersarang di bibir wanitanya, meluma* nya begitu lembut, ciuman yang lembut kini menjadi decapa* yang penuh keliaran, saling membalas, saling menyesa* saling berbagi slavina nya membuat kedua insan itu terbakar oleh api gaira* yang tersiram di tubuh mereka.


Tangan mereka sudah berkeliaran menyentuh sesuatu yang membuat gaira* itu semakin nyata di tubuh nya, mereka saling mendekap penuh cinta, saling membalas sentuhan dengan rasa yang begitu nikmat. Kini mereka dengan cepat melepaskan semua pakaian yang menempel di tubuh mereka masing masing.


" Honey..." Desaha* itu lolos begitu saja ketika bibir laki laki itu menelusuri tubuh mulus wanita nya, mengecu* benda kenyal yang menantang dari tadi.


Tak butuh lama Zac menempatkan Julio nya tepat ke tempatnya. Dengan dua hentakan Julio itu berhasil masuk dengan sempurna di sana. Kaki Valarie kini berada di bahu Zac agar mereka merasakan sensasi kenikmatan yang berbeda.


" Sayang, ini sungguh sempi*..." Geraman nya ketika milik nya merasakan bahwa milik dari kekasihnya masih sangat sempi*. Zac memompa pinggulnya dengan cepat hingga tubuh wanita nya terguncang begitu hebat di bawah nya.


Julio nya semakin di buat tak berdaya ketika luban* kenik*atan itu seakan memberikan pijata* yang sungguh aneh tapi dia menik*ati keanehan benda yang begitu dia nik*ati. Valarie di buat melayang ketika hentakan itu semakin tak terkontrol, di tambah kekasihnya menggoda nya di kedua benda kenyal itu, serta kedua tangan nya mengapit jari jari wanita nya dan dia naikan di atas kepala wanita nya. Valarie begitu sangat terang*ang ketika sebuah kecupan singkat yang di berikan kekasihnya itu.


Kini mereka kembali menganti posisi mereka dengan cara menyamping, Zac kembali memasukan Julio nya dengan cara menyamping hingga membuat wanita itu tergoncang ke atas dengan hebat. " Zac.. di sana..." Katanya dengan penuh memohon.


" Sabarlah honey, jangan terburu buru..." Bisiknya tepat di telinga kekasihnya itu. Bahkan tak hanya berbisik tapi Zac dengan menggoda kekasihnya di telinga wanita yang sedang sangat menikmati kekasihnya memanjakan tubuh nya.


" Faster Baby..." Lagi lagi racauan Valarie terdengar ketika pinggul kekasihnya itu memompanya dengan pelan.


" Seperti keinginan mu sayang..." Jawabnya dengan cepat menghentakkan pinggul nya dengan cepat, serta bibirnya kini membuat tanda kepemilikan di leher mulus wanita itu.


Decapan dan ******* kini memenuhi kamar mewah tersebut, mereka butuh waktu lama untuk mencapai apa yang ingin mereka capai, kenikmat*n yang ingin di gapai nampaknya membutuhkan waktu yang lama untuk mereka berdua.

__ADS_1


" Honey.. ah..." Tubuh Valarie menengang ketika jemari kekasihnya menggoda tubuhnya di bagian bawah sana. Zac memperlambat gerakan itu ketika merasakan bahwa kekasihnya menengang hebat, dia membiarkan wanitanya menikmati pelepasan nya.


Semakin denyuta* itu terasa semakin membuat Julio itu juga tak tahan, Zac memompanya dengan cepat hingga lagi lagi membuat kekasihnya terguncang. Valarie dengan cepat menganti posisi mereka dengan cara di atas nya tapi dengan membalikan tubuhnya.


Wanita itu bergerak sangat cepat, menaik turunkan temponya dengan cepat membuat laki laki itu tak berdaya di bawah kendali wanita nya itu, Zac hanya mampu mengeram dengan sekali menjambak rambut wanita nya itu. Valarie kini menekan tubuhnya ke bawah ketika laki laki nya juga ikut bergerak mengimbangi tempo yang dia berikan.


" Honey..." Valarie semakin menekan tubuhnya ketika merasakan tekanan pada tubuh kekasihnya itu, mereka sama sama mengatur nafas mereka yang sama sama memburu karena ulah panas mereka. Val kini melepaskan penyatuan itu dan berbaring di sebelah kekasihnya dengan nafas yang masih memburu.


" Kau lama lama sangat pintar honey..." Pujinya dengan membersihkan keringat di dahi kekasihnya itu.


" Aku mengantuk Zac..." Katanya dengan memejamkan mata nya, rasa kantuk itu kini menyerang matanya bahkan matanya sangat susah di buka.


" Tidurlah sayang, selamat malam..." Kecupan manis yang dia berikan di dahi wanitanya membuat rasa cinta itu semakin tumbuh di atara mereka berdua.


Tak akan ada yang bisa memisahkan kita sayang, kita akan menikah dan kakak mu itu akan melihat kita menikah, meskipun dia tak merestui hubungan kita aku tak peduli, dan aku akan membuat pernikahan kita sangat mewah dan akan menjadi sejarah pernikahan di tahun ini. Batin Zac ketika mendekap tubuh wanitanya dengan erat.


Bantu promosi dong 😁 Ayo dong komentar mak 🤭🤭 bantu mince lagi dong buat naikin lembaran ini 😭 turun lagi lo punya mince 😭😭😭


Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sama mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.


Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.


Ramaikan like dan komentar yuk mak, Vote sudah masuk hari ini ya mak dan hadiah juga sudah mulai masuk ya mak 😁 Beri pelindung juga boleh kok mak 🙏


Yang suka like ayo dong ramaikan kolom komentar nya jangan kasih jempol aja, jempol juga di kasih komentar juga dong biar rame 😁 kalian komentar apapun boleh loe mak 😁 tak ada yang ngelarang ataupun marah.

__ADS_1


Kasih tahu satu kampung suruh mampir di lembaran ini 🙏🙏


Makasih ya mak 🙏🙏💋💋


__ADS_2