Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Maafkan Aku


__ADS_3

Malam ini semuanya menjadi kacau dan berantakan, apa yang mereka semua inginkan kini kandas seperti angin yang menyapu bersih kebahagian mereka semua. Malam yang telah di nantikan banyak orang kini bagaikan malam yang begitu menyakitkan hati mereka. Malam di mana rahasia terbongkar, malam di mana seorang identitas model cantik juga terbongkar dan reputasi nya akan di pertaruhkan sekarang.


Valarie yang kini tengah berada di dalam penthouse milik kekasihnya tak bisa memejamkan matanya, kata kata kakak nya tadi masih terdengar jelas di telinga nya bahkan pertengkaran tadi seakan masih ada di depan mata nya. Val hanya membolakbalikan badan nya mencoba menenangkan hati nya tapi dia masih sulit menerima nya.


" Honey ada apa?, kenapa kau tak tidur?" Suara dari arah belakang mengejutkannya, dia pikir laki laki yang kepalanya di perban sudah tidur tapi ternyata dia masih terjaga.


Val membalikan badannya menatap wajah kekasihnya. " Apa aku menganggu tidur mu sayang?" Liriknya dengan pelan.


" Tidak, aku belum sepenuhnya tidur. Apa ada yang menganggu pikiran mu?, jika kau ingin menanyakan sesuatu maka tanyakan aku akan menjawabnya..." Mata mereka saling bertatapan tapi Val hanya menggelengkan kepalanya menandakan bahwa tak ada yang ingin dia katakan.


Zac menghela nafasnya dengan mengubah posisinya menjadi terlentang dengan menatap ke arah atas langit langit kamarnya. " Aku tahu kau masih memikirkan kata kata kakak mu sayang, kau tak perlu menyembunyikan dari ku. Jika aku boleh jujur pada mu aku memang sempat menyelediki keluarga mu, karena aku penasaran dengan kakak mu, tapi aku tak menemukan apapun, bahkan aku juga tak tahu bahwa kau adik dari Sir Abhi. Aku berani bersumpah bahwa aku memang tak tahu siapa kekuarga mu..." Zac akhirnya mengatakan terus terang kepada kekasihnya itu.


" Aku tak tahu apa penyebabnya kakak mu sangat yakin bahwa aku adalah gembong mafia dan dia selalu mengaitkan aku dengan semua kriminal yang dia tangani. Mungkin waktu itu aku ada di pelabuhan di mana sebuah kapal terbakar dan dia langsung menuduh ku bahwa aku dibalik rencana ini semua, padahal aku disana hanya untuk membeli sebuah kapal yang di tawarkan kepada ku..." Val sama sekali tak menyela nya dia masih mendengarkan semua penjelasan dari kekasihnya itu.


" Sejak saat itu kakak mu selalu menuduh ku yang bukan bukan, meskipun aku sudah memiliki bukti apa yang aku katakan benar dan aku selalu meminta dia untuk menemukan bukti satu saja bahwa aku adalah salah satu orang mafia itu, tapi hingga saat ini dia tak bisa menemukannya, tapi kakak mu selalu menuduhku di mana pun aku bertemu dengan nya..." Zac masih menatap langit langit kamarnya dia merasakan pusing tapi dia tetap menjelaskan kepada kekasihnya.


" Aku tak pernah memiliki niat untuk memanfaatkan mu ataupun menyakiti mu, aku memang tulus mencintaimu, tulus menjadikan kamu istri ku. Aku pernah berkata bahwa aku adalah laki laki yang sangat anti berkomitmen tapi mengenalmu kata kata itu luntur begitu saja, aku ingin membangun komitmen dengan mu karena aku sungguh menyayangimu terlepas kau siapa dan kau adik siapa..." Zac melihat sebentar ke arah kekasihnya yang memandanginya dari tadi.


__ADS_1


" Jika kau berfikir aku hanya memanfaatkan mu tak apa, kita bisa akhiri hubungan ini honey, aku akan mengikuti apa yang kau mau..." Zac tersenyum.


" Apa maksud mu?, kau tak menyayangi ku lagi karena kau tahu aku adik dari laki laki yang mengincar mu..." Nada Val kini begitu ketus dengan dibarengi di duduk di ranjang itu.


" Bukan seperti itu Val, aku menyayangi mu, sangat mencintai mu. Tapi buat apa kita memiliki komitmen jika kamu tak percaya pada ku. Aku hanya ingin memiliki komitmen dengan mu jika kau percaya pada ku..." Zac akhirnya juga membenarkan posisinya dia kini juga duduk di ranjang dengan posisi mereka saling berhadapan.


" Bukannya aku tak percaya pada mu honey, aku hanya bingung apa yang harus aku perbuat. Aku berdiri di antara kalian yang memiliki konflik. Jika aku tak percaya pada mu aku tak mungkin ada di sini untuk mu, tapi kau malah menyuruhku pergi dari hidup mu, hiks..hiks..." Tangisan yang dari tadi kini di bendung kini akhirnya tumpah lagi. Hatinya begitu terluka ketika mendengar bahwa kekasihnya mengatakan semua itu.


Zac menarik tubuh wanitanya agar berada di dekapannya, memeluknya dengan erat bahkan sangat erat.


" He jangan menangis, Aku minta maaf oke, aku tak bermaksud apapun sayang..." Zac tak tahu bahwa perkataan nya tadi melukai hati wanita nya, Zac tetap memeluk erat tubuh wanitanya meskipun Val memberontak di dalam pelukannya.


" Maafkan aku sayang, aku memang laki laki bodoh seperti yang kau maksud. Jangan pergi, laki laki memang kadang tak peka dengan apa yang di tunjukan wanitanya, please tetap di sini bersama ku..." Val menghentikan aksi mengamuknya ketika mendengar semua yang di katakan kekasihnya.



" Jangan pergi please, aku benar benar mencintai mu aku tak ingin kita berpisah..." Zac kini melembut hatinya juga sakit melihat kekasihnya menangis di dalam pelukannya.


" Kau janji akan menghadapi ini bersama sama, apa kau lupa dengan janji itu..." Val meskipun sudah tak mengamuk tapi dia masih bernada ketus.

__ADS_1


" Kita akan menghadapi ini sama sama sayang aku janji, aku akan menemui kakak mu secara pribadi dan bicara antara laki laki..." Zac mengelus rambut panjang wanita itu dengan lembut.


" Jangan temui kakak ku sekarang honey, dia akan bertambah marah kepada mu. Biarkan kondisi ini dingin dulu."


" Honey jika kakak mu menyuruhmu untuk menikah dengan Aiden apa yang harus kau lakukan?" Entah perkataan Abhi tadi sangat menyiksa pikiran dan hati nya, dia sebenarnya juga memikirkan hal itu tapi dia tak ingin memperlihatkan kepada wanitanya.


" Aku akan menolaknya dan aku akan memilih kabur dengan mu..." Jawabnya dengan bersungguh sungguh.


" Apa aku bisa memegang kata kata mu itu sayang?"


" Tentu, meskipun aku tak mengingat apapun aku tak akan sudi menikah dengan Aiden..." Perkataan itu terlontar begitu saja dari bibir wanita yang masih berada di dekapan kekasihnya.


" Auh..." Zac merintih kesakitan dengan menyentuh kepalanya.


" Sayang kamu tak apa?" Val tentu saja panik, dia lupa bahwa kata dokter kekasihnya itu tak boleh berfikir terlalu keras.


" Tak apa sayang, hanya sakit sedikit saja..." Val membenarkan bantal untuk kekasihnya agar dia bisa berbaring lebih nyaman.


" Maafkan aku honey, ini salah ku..." Rasa bersalah kini mulai menghinggapi wanita itu.

__ADS_1


" Tak ada yang salah sayang, semuanya hanya kesalahpahaman saja. Sekarang sebaiknya kita tidur oke, ini sudah malam, kau butuh istirahat. Malam ini kita mengalami hal yang berat dan sulit..." Val akhirnya mengangguk menyetujui apa yang di katakan kekasihnya, dia berbaring di sebelah kekasih nya menjadikan lengan kekasihnya sebagai bantal seperti biasanya.


__ADS_2