
" Dia tak bisa di temui untuk saat ini Jenni, biarkan aku bicara dulu dengan nya. Jika dia bersedia bertemu dengan mu maka aku akan membawa mu untuk bertemu dengan nya..." Ucapan dari David membuat Jennifer tertawa di sana. Dia tak menyangka bawa pimpinan nya sangat melindungi orang itu.
" Kau pikir aku bodoh, kau dan dia akan menyusun rencana lagi untuk melenyapkan aku karena aku saksi semua yang ingin kau perbuat dengan perusahan besar itu..." David sungguh kehabisan kata kata ketika wanita itu tetap mengejar sebuah nama yang ingin dia ketahui.
" Kau keras kepala Jenni. Sudah ku katakan bukan kami yang menyuruh mereka tapi kau tetap menuduh kami..." David sungguh tahu bawa wanita itu tak bisa di cegah jika dirinya sudah mencurigai seseorang.
" Aku hanya butuh satu nama, atau tidak aku ingin bertemu dengan nya?, kenapa sulit sekaki kau mengatakan itu semua?"
" Aku tak bisa mengatakan apapun kecuali kau yang mengatakan kau bersedia melakukan tugas yang kami suruh pada mu kemarin. Dan tawaran beberapa bulan itu masih sangat berlaku sampai detik ini..." Jenni malah tersenyum kecut ketika pimpinan nya itu berkata hal itu bukan nya malah memikirkan nasib anggota nya yang hampir terbunuh.
" Aku sungguh tak terkejut kau masih menawarkan aku misi licik kalian. Kau tak berpikir bawa nyawa ku hampir saja melayang dan sekarang kau malah tetap ingin menawarkan misi licik itu, tak ku sangka bahwa nyawa ku tak ada arti nya bagi mu..." Senyum kekecewaan dari Jenni tak bisa di pungkiri di wajahnya, saat ini dia sangat yakin bahwa orang orang kemarin adalah orang orang dari pimpinan nya sendiri.
" Jenni jika kau ingin mengambil misi ini ku pastikan nyawa mu akan kami lindungi, kau akan mendapatkan pengawalan yang ketat dari kami semua. Aku akan lakukan itu untuk mu..." David menyakinkan anggota nya, David tentu saja tak ingin membuang anggota wanita nya yang begitu pandai dalam misi misi nya itu. Dia menempatkan Jennifer di misi ini selain dirinya cantik dia juga anggota yang selalu berhasil melakukan tugas nya.
" Kau ingin melindungi nyawa ku dari siapa?" David di buat tercengang ketika Jennifer malah bertanya hal seperti itu. " Kau diam, kau tak bisa menjawab pertanyaan ku bukan?, kau ingin melindungi nyawa ku dari siapa Sir?, tentu saja tak akan ada yang membunuh ku karena kalian sendiri yang ingin membunuh ku?" Lagi lagi David terdiam dia tak bisa berkutik dan tak bisa menjawab nya lagi.
" Sudah ku katakan bahwa bukan kami yang melakukan hal itu pada mu. Tapi kau tetap sama menuduh kami."
" Sudahlah tak penting bagi ku siapa yang ingin membunuh ku?, yang terpenting adalah aku ingin bertemu dengan orang itu..." David menghela nafas nya karena anggota ini akan tetap memaksa bertemu dengan nya.
" Jika kau ingin bertemu dengan nya maka kau harus melakukan misi yang aku katakan kemarin?" David mengulurkan tangan nya agar mereka memiliki kesepakatan itu. " Jika kau bersedia maka aku akan mempertemukan kamu dengan nya..." Sambungnya lagi.
" Beri aku nama nya dan aku akan melakukan apapun yang kalian katakan. Beri aku nama nya saja agar aku tahu bawa kalian benar benar akan melindungi ku dan mencoba membohongi ku..." David terdiam sebentar sebelum akhirnya dia berucap pelan.
Sedangkan di arena olahraga tepat nya arena bowling kini delapan laki laki maco itu menjadi pusat perhatian beberapa orang yang juga bermain dan berolahraga di arena tersebut. Satu arena yang berada di bawah menjadi tempat mereka untuk melepaskan penat untuk berolahraga serta bermain bola bowling.
Jonathan yang bersama Kris juga memasuki tempat arena bowling itu dengan gagah nya, Jonathan yang paling tua di sana tapi tak membuat wajahnya nampak tua sama sekali. Wajah tampan nya kini masih menghiasi wajah nya.
" Akhirnya kau datang juga..." Zac yang langsung menyapa sepupunya itu ketika melihat mereka berdua masuk ke dalam arena itu.
" Kau tahu bukan susah sekali meninggalkan Ara sendiri waktu libur begini, banyak pertanyaan yang harus aku jawab agar aku bisa keluar..." Jonathan selalu datang terlambat jika kedelapan laki laki itu berkumpul, Jonathan akan di berondong pertanyaan ketika dirinya ingin keluar di hari libur seperti ini.
" Aku tahu sepupu ku itu tak mungkin mengijinkan kau keluar secara gratis..." Semua orang di sana tahu betul bahwa Ara istri dari Jonathan tak mungin mengijinkan secara cuma cuma di sana.
" Hmm.. kau benar sekali, sekarang istri ku sedang bersama istri mu dan mereka sedang berbelanja di lantai atas..." Perkataan Jonathan membuat Zac menatapnya tak percaya. " Tenanglah ada Suhu dan beberapa pengawal yang bersama mereka..." Sambungnya membuat Zac sedikit lega.
" Kenapa paman yang ribet harus menyangkut adik ku yang hamil?" Timpal Abhi yang baru saja menyelesaikan main nya itu.
" Itulah keunggulan Ara, dia selalu mencari teman untuk melakukan protes pada kita nanti..." Jawab Zac dengan cepat.
Jonathan hanya mengangkat bahu nya acuh sebelum dirinya berdiri dan berjalan ke depan dan mengambil bola untuk dia mainkan. Kini mereka delapan bermain dengan saingan yang begitu ketat, serta taruhan yang bukan main untuk mereka pasang.
" Zac kau ingin bertarung apa kali ini dengan ku?" Jonathan kali ini menantang sepupu nya meskipun untuk kesekian kali nya Jonathan tahu bahwa dirinya pasti akan gagal.
" Kau ingin menantang ku?" Jonathan tersenyum. " Aku ingin Villa yang ada di sebuah pantai itu menjadi milik ku jika aku menang, tapi kalau aku kalah anak perusahan yang baru aku dapatkan kemarin akan menjadi nama keponakan ku William..." Tawaran yang menguntungkan bukan.
__ADS_1
" Baiklah deal..." Kini mereka saling berjabat tangan dengan segera, kini kedua orang itu siap ke posisi mereka masing masing. Bola yang ada di tangan mereka juga siap mereka lempar.
Semua orang yang ada di sana pun menjadi saksi bahwa lagi lagi ada pertaruhan yang terjadi di sana. Albert yang selalu menjadi saksi dan pengacara bagi mereka kini siap dengan mata yang harus meneliti dengan benar.
Suara sorak dari mereka semua membuat suasana di sana tambah ramai. Alex, Abhi dan Kris kini mendukung Jonathan. Sedangkan Steve, Andre dan Albert tentu saja mendukung Zac yang siap di sana.
Kini mereka bersiap dengan bola yang ada di tangan kanan mereka. Kini mereka siap dengan melangkah ke kanan ke depan dengan pelan, ayunan mereka berdua membuat semua orang yang ada di sana sedikit takut. Bola itu kini dengan cepat terlempar begitu saja dan menabrak semua Pin-pin yang telah tersusun rapi di sana. Semua Pin-pin itu kini berjatuhan membuat orang orang yang mendukung Jonathan bersorak senang, sedangkan orang orang yang mendukung Zac kini kecewa karena Pin-pin itu tak jatuh semua nya.
" Albert siapkan dokumen nya..." Jonathan berteriak kencang ketika tahu dirinya yang menang kali ini.
" Tak ku sangka kita bertemu di sini?" Bariton dari seseorang membuat semua orang langsung menatap ke arah sumber suara itu.
Olahraga Bowling bisa saja di lakukan oleh semua orang ya, dari anak anak, orang dewasa serta orang tua. Wanita juga bisa melakukan olahraga muda ini tapi banyak teknik yang harus diperhatikan agar pin-pin yang tersusun rapi itu berjatuhan ketika bola kita gelindingkan.
1) Bola bowling memiliki lubang-lubang kecil tempat kita memasukkan jari-jari kita.
Lubang untuk jari itu ada yang besar dan ada yang kecil.
Cari dan pilih bola yang pas dan sesuai dengan ukuran jari masing-masing.
Jangan pilih bola dengan lubang yang terlalu besar karena bola akan mudah terlepas dari genggaman.
Sebaliknya jangan pilih bola dengan lubang yang terlalu kecil karena bola akan sulit dilepaskan.
2). ☰

By Cirana Merisa, Minggu, 27 Mei 2018 | 13:15 WIB

Ayunkan bola ke depan dan lemparkan bola ke arah pin
Bobo.id – Sekarang ini, sudah banyak kita temukan tempat bermain bowling.
Bowling adalah salah satu olahraga yang bisa dilakukan oleh semua orang.
Mulai dari anak-anak sampai dewasa, baik itu laki-laki ataupun perempuan.
Cara bermain bowling adalah dengan melemparkan bola ke arah pin-pin yang tersusun rapi di ujung papan lane.
Eits, tapi tunggu dulu! Kita tidak bisa sembarangan melemparkan bola bowling begitu saja.
Kalau sembarangan, bisa-bisa bola malah menggelinding ke samping papan dan kita tidak mendapatkan poin.
__ADS_1
Lalu bagaimana caranya supaya kita bisa melempar bola dengan baik ke arah pin?
BACA JUGA: 5 Fakta Bowling yang Harus Kita Ketahui
Pilih Bola yang Pas
Bola bowling memiliki lubang-lubang kecil tempat kita memasukkan jari-jari kita.
Lubang untuk jari itu ada yang besar dan ada yang kecil.
Cari dan pilih bola yang pas dan sesuai dengan ukuran jari masing-masing.
Jangan pilih bola dengan lubang yang terlalu besar karena bola akan mudah terlepas dari genggaman.
Sebaliknya jangan pilih bola dengan lubang yang terlalu kecil karena bola akan sulit dilepaskan.
BACA JUGA: 4 Fakta Seputar Kok, Bola yang Dipakai dalam Olahraga Bulu Tangkis
Ayunkan Bola
Ambil jarak sekitar empat langkah dari garis batas lane.
Itu karena kita disarankan untuk berjalan empat langkah sebelum melemparkan bola ke arah pin.
Pada langkah pertama, melangkahlah menggunakan kaki kanan kalau teman-teman bertangan kanan.
Kalau teman-teman bertangan kiri, melangkah lah menggunakan kaki kiri lebih dulu.
Pada langkah kedua, arahkan bola sejajar dengan pergelangan kaki dan tekuk lututmu.
Langkah ketiga, ayunkan bola ke belakang dan bersiap keluarkan tenaga untuk melemparkan bola.
Pada langkah keempat, ayunkan bola ke depan dan lemparkan bola ke arah pin yang berbaris.
3). Selama kita mengayunkan bola, lengan kita harus lurus, tidak boleh ditekuk.
Menekuk lengan ke arah tubuh hanya akan membuat bola kita menjadi miring.
Sedangkan menekuk lengan ke arah atas akan membuat bola menjadi terlempar ke atas dan bukan ke depan.
__ADS_1
Lengan yang lurus juga memudahkan kita mengatur tenaga yang keluar untuk melempar bola.