Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim 3_ Tak Ada Yang Tahu


__ADS_3

Bruak !! tendangan pada pintu besar itu membuat semua orang yang ada di sana menatapnya dengan rasa terkejut, tak hanya terkejut tapi juga takut. Mereka yang masuk dengan paksa dengan menodongkan senjata mereka masing masing ke arah orang yang ada di dalam.


" Di mana Lucas?" Andre kini mulai berjalan dengan santai dengan Abhi yang mengikuti nya juga.


" Bos Andre saya di sini..." Andre dan Abhi kini menatapnya ketika laki laki yang bernama Lucas itu menuruni anak tangga.


Lucas selalu takut jika berhadapan dengan kelompok ini, dunia gelap selalu tahu seperti apa kejam nya mereka, seperti apa mereka melawan para musuh dan orang orang nya tak akan muda di lawan, menjatuhkan satu anggota nya saja itu sangat kesulitan bahkan harus mati matian melawan nya.


" Kau tahu siapa yang aku cari?" Abhi langsung bertanya dengan rasa penasaran nya.


" Saya tidak menemukan apapun tuan, tapi dua hari ini ada yang menghubungi saya mengatakan bawa mereka ingin menyewa orang orang ku, untuk melakukan pembunuhan. Dia ingin membunuh Tuan Zac..." Andre menghela nafas nya, dia yakin sekarang para musuh itu mulai sadar bahwa bos nya lemah karena ada kekasih di samping nya.


" Tapi tadi pagi, dia ingin membunuh wanitanya yang bernama Valarie..." Abhi di buat melotot tak percaya bawa yang ingin di bunuh adalah adik nya sendiri. " Tapi dia barusan juga menghubungi saya untuk membawa kekasihnya bernama Valarie itu ke markas nya, hanya menculiknya..." Sambungnya lagi.


" Siapa nama nya?"


" Hugo, dia hanya mengatakan nama nya Hugo..." Andre di buat bingung dengan nama itu, karena ini pertama kalinya dia mendengar nama itu.


" Dengar, lakukan rencana ku, jika kau macam kau akan tahu akibatnya..." Andre kini bicara berbisik pelan mengatakan semua rencana kepada Lucas itu, dia akan menembus Hugo itu melalui Lucas sendiri.


Lucas mendengarkan baik baik rencana yang di katakan oleh pimpinan perampok itu, Lucas sebenarnya juga cemas mendengarkan apa yang di rencanakan oleh mereka tapi dia tak bisa membantahnya, jika dia menolaknya maka dapat di pastikan bogeman atau peluru itu akan bersarang di tubuh nya.


" Jangan sampai mereka curiga, kau dengar itu..." Lucas mengangguk mengerti.


Setelah selesai semuanya, kini kelompok Andre meninggalkan markas tersebut. Dengan pemikiran mereka masing masing.


" Hugo..." Liriknya dengan pelan.

__ADS_1


" Kau tak tahu siapa Hugo itu?" Abhi kali ini yang menyetir segera bertanya ketika laki laki bertato itu mengeluarkan nama yang membuatnya bingung.


" Tidak, nama itu asing di telinga ku. Kau dengar sendiri bukan nama itu juga ingin membunuh Zac serta adik mu."


" Aku akan melindungi adik ku..." Katanya dengan tegas.


" Sebaiknya kita harus bertemu dengan mereka, nama ini harus di katakan kepada nya, siapa tahu mereka mengenal nya..." Abhi kini mengangguk mengerti sekarang. Dengan cepat Abhi melajukan mobilnya menuju mansion milik dari adik iparnya itu.


Andre dengan cepat menghubungi Steve yang tak luput untuk ikut berkumpul juga, pesan singkat yang bertanda bahaya membuat mereka segera menuju di mana mereka akan bertemu.


" Honey aku akan keruang kerja, ada orang orang yang ingin bertemu, kau istirahatlah duku..." Valarie mengangguk mengerti, akhirnya mau tak mau Valarie harus melepaskan dekapan itu ketika kekasihnya harus menemui orang orang nya.


" Apa ada yang serius honey?, hingga mereka ada di sini?"


" Tidak sayang, ini hanya masalah biasa oke..." Jawabnya dengan laki laki memakai kaos nya.


" Apa kakak akan datang juga?"


Di dalam ruangan itu kini Abhi menatap laki laki yang di depan nya dengan tatapan biasa nya sedangkan yang d tatap membalasnya dengan tatapan tak suka. Ruangan yang dingin seakan menjadi panas seketika karena tatapan yang begitu panas untuk kedua laki laki yang berhadapan.


" Kenapa police arogan ini ada di sini?" Albert kini bicara sangat keras agar laki laki itu mendengarnya.


" Dia masuk ke dalam misi kita..." Albert di buat tak percaya ketika Steve menjelaskan semuanya dari awal hingga detik ini. Dia tambah tak percaya bawa wanita yang dia cintai bosnya adalah adik dari police arogan ini.


" Jadi kau juga akan terlibat dalam misi ini?" Abhi juga ikut bertanya dengan nada yang tak suka. Pertemuan mereka mungkin tak enak tapi hati mereka masih sangat marah karena ucapan ucapan mereka dulu masih di ingat dengan jelas.


" Ini bukan hanya misi mu, ini juga misi ku. Kau kenapa harus meminta pertolongan pada kami he, kenapa kau tak minta bantuan kepada kesatuan mu?, kau tak percaya pada mereka atau kau ingin menjebak kami?" Nada penuduh yang langsung terlontar dari pengacara muda yang sangat tak suka dengan police yang ada di depan nya.

__ADS_1


" Aku tak menjebak kalian..." Katanya dengan kencang.


" Kenapa kalian berteriak?, ada masalah apa?" Zac langsung memotong ucapan yang dia dengar ketika dia masuk ke dalam ruangan.


" Tidak..." Jawabnya mereka dengan Kompak serta sinis.


" Albert, dia tim mu sekarang..." Zac tahu bahwa teman nya itu tak percaya dengan laki laki yang di depan nya itu.


" Baiklah katakan ada apa?, kenapa kalian berkumpul di sini?, di sini ada Val bagaimana bisa kalian bisa kumpul di sini dan berunding di sini."


" Maafkan aku bos, tapi aku dan Abhi baru saja dari rumah Lucas..." Andre langsung menjelaskan.


" Lucas?, Lucas Borve?" Andre langsung mengangguk. " Dia berulah lagi dengan kita, harusnya kita dulu mengirimnya ke pulau kecil..." Ucapnya dengan geram.


" Lanjutkan Andre..." Andre dan Abhi mengatakan apa yang dikatakan Lucas tadi, semuanya tanpa memotongnya sedikit pun.


" Hugo orang yang ingin menyerang kita..." Abhi kini yang mulai bicara ketika Andre menghentikan cerita nya.


Steve langsung mengorek memory nya di masa lalu, nama itu tak asing bagi nya. Nama yang sudah sangat lama tak dia dengar kini nama itu muncul lagi di depan nya. Sedangkan Zac hanya terdiam seakan semua nya kembali di masa lalu dulu, nama yang membuatnya mengingat kejadian dulu.


" Hugo siapa panjangnya?" Zac mencoba menyakinkan bahwa Hugo yang sama seperti dulu yang sedang ingin menyerangnya.


" Lucas hanya mengatakan Hugo bos."


" Kalian mengenalnya?" Abhi menangkap wajah Steve serta wajah Zac yang seperti nama itu tak asing di kehidupannya.


" Aku hanya memastikan Hugo siapa yang menyerang kita..." Jawab Zac dengan cepat.

__ADS_1


" Aku akan menghubungi orang kita yang ada di sana untuk memastikan Hugo itu bos..." Steve langsung berdiri meninggalkan mereka semua, dia ingin memastikan bawa Hugo itu bukan Hugo orang yang ada di masalalu nya dulu.


Jika benar Hugo di masa lalu, dapat di pastika ini adalah hal yang sulit untuk di lawan mereka.


__ADS_2