Wanita Nakal

Wanita Nakal
Masih Marah


__ADS_3

Malam ini jo tak masuk kedalam kamarnya, ia lebih memilih untuk tidur di kamar sebelahnya. Meskipun ia sangat merindukan sosok kekasihnya tapi ia harus menahan nya agar ara tau apa kesalahan nya.


Keras kepalanya membuat semua apa yang dikatakan dan nasehat untuk dirinya sendiri, seakan terpental begitu saja. Dia tak pernah mau mendengarkan apa yang dikatakan orang lain atau pendapat orang lain.


Egois ia ara memang egois, jonathan hanya bisa menahan emosinya ketika ia mengingat semua perkataan ara.


Tok


Tok


" masuk.." teriak jonathan dari dalam.


Ara yang masuk dengan gugup ketika suara laki laki yang ia juga rindukan.


" jo.." panggil ara dengan menatap kekasihnya yang tengah memunggungi nya memakai kaos berwarna putih



" apa kamu sudah renungkan kesalahanmu?"


" sebenarnya apa yang membuatmu marah besar pada ku, apa karna aku memakai obat itu atau aku berfikir jelek tentang mu?"


" jadi kamu masih belum tau kesalahanmu di mana?"


" jo kita bisa bicarakan semua nya baik baik bukan."


" kau keras kepala ara, kau tak mau mengakui kesalahan mu di mana.." jonathan menatap kekasihnya dengan rasa kesalnya.


Jonathan berfikir bahwa kekasihnya masuk kedalam sini, sudah tau dimana letak kesalahan nya, tapi ternyata dia malah ingin bertengkar lagi dengan dirinya.


" pergilah masuk kamarmu, renungkan lagi kesalahanmu lagi,jika belum kau temui jangan datang kesini.." ara membeku ketika mendengar perkataan jonathan yang mengusirnya telak di sana.


" terserahlah, padahal aku kesini ingin mengatakan bahwa.. Sudahlah tak penting bagimu, kau selalu marah marah tanpa mendengarkan semua penjelasan ku.." ara akhirnya melangkah keluar, menutup pintu dengan keras.


Brak


Jonathan tang tau itu hanya menghela nafasnya, perdebatan kali ini akan memakan waktu lama.


" arghhh.." teriakan putus asa jonathan dengan mengacak acak rambutnya sendiri.

__ADS_1


Sedangkan ara yang berada di dalam kamarnya menahan emosinya nuga karna mendengar perkataan jonathan tadi.


" sudahlah aku lelah harus berdebat dan berpikir tentang semuanya.." ara merebahkan tubuhnya di kasurnya, menarik selimutnya untuk menutupi tubuhnya dari hawa dingin yang menerjang kulit mulusnya.


****


" aku akan pulang terlambat hari ini, jangan tunggu aku.." jonathan mengatakan ketika mereka berada di meja makan bersama. Jonathan tahu bahwa kekasihnya meskipun sedang bertengkar maka dia akan tambah marah jika jo tak mengatakan akan pulang terlambat.



" hmm.." jawab ara dengan singkat. Membuat semua orang yang berada di sana hanya menatap mereka berdua.


" om tante saya harus ke kantor dulu, ada meeting pagi ini dengan klien.." jonathan berdiri.


" hati hati nak di jalan.." jennifer menimpali nya.


" aku pergi, makan yang banyak.." bisik jonathan pada ara dengan mengecup keningnya sekilas.


" apa kalian bertengkar?" Pertanyan dari jennifer ketika punggung jonathan sudah tak nampak lagi di sana.



" hanya salah paham.." untuk pertama kalinya ara menjawab pertanyan mama nya.


" setiap menjalin hubungan pasti ada dimana kalian harus membuang ego kalian, mengalah bukan berarti kalian salah. Kesalahpahaman kecil akan berubah menjadi besar ketika kalian tak ingin menyelesaikan nya.." timpal johan.



Ara berfikir sejenak karena apa yang dikatakan itu memang benar adanya. Apa yang dikatakan kedua orang tua nya benar. Apapun masalahnya jika tak ada ujungnya maka semuanya akan bertambah besar.


Seharian ara berpikir bahwa dia akan meminta maaf dan memulai nya dengan baru lagi. Ara yakin bahwa jonathan akan memaafkan.


Ara melihat jam dinding, jam sudah menunjukan pukul 20.00PM. Ara mondar mandir di dalam kamar nya menunggu kekasihnya tak kunjung datang.


Malam semakin larut jam sudah berganti menjadi jam 22.00PM, suara mobil terdengar. Ara berlari kecil menuju balkon nya, melihat bahwa mobil jonathan terparkir di sana. Senyuman kecil di bibirnya menambah kecantikannya saat ini.


Ara berlari menuruni anak tangga, melewati pintu belakang, karena jonathan selalu lewat pintu belakang ketika ia pulang dari kantornya. Tapi sayangnya dia tak berpapasan dengan kekasihnya.


" pak apa bukan jonathan yang datang.." ara bertanya pada sopir yang selalu membawah jonathan pulang.

__ADS_1


" nona ara.." jawab sopir tersebut dengan gugup.


" ada apa? Dimana jonathan.." ara mencari dengan matanya yang melihat sekelilingnya.


" maafkan saya nona, tuan jo sudah masuk lewat pintu depan dengan teman nya."


Ara mengerutkan keningnya. " teman?, siapa pak?"


" maaf nona saya tidak tahu, dan tuan sedang mabuk berat.." perkataan sang supir membuat ara segera meninggalkan nya yang masih menunduk ketakutan.


" akan ada bencana setelah ini.." ucapnya dengan pelan dengan rasa takutnya.


Sedangkan semua pembantu di sana hanya menatap ara dengan tatapan takut. Ara yang melewati mereka bertambah bingung karena ketakutan mereka sangat nampak di wajahnya.


Ara menaiki anak tangga dengan cemas, melewati ruang kerja nya, membuka dan melihat ternyata tak ada jonathan di sana.


Ara semakin mempercepat langkahnya menuju kamar pribadi mereka. Membuka dengan sedikit kasar.


Bruak


Seseorang yang di sana sedang senyum mengejek ketika mata ara melihat nya dengan terkejut.


" apa yang kamu laukan di kamar ku." Nada tinggi ara membuat suara nya terdengar dari bawah.


" aku hanya mengantar laki laki ku yang sedang tak sadar.." jawabnya dengan santai.


" pergi dari sini, atau ku seret.." bentaknya lagi.


" ayolah nona, kekasihmu yang mengajak ku datang kesini dan dia minta aku yang menemani nya."


" jangan omong kosong."


" sayang.." jonathan yang tak sadar meracau, menarik perempuan yang berdiri di sebelahnya. " aku mencintaimu dan aku merindukan mu.." sambungnya lagi dengan menerjang bibi* wanita itu.


Ara yang melihat nya geram, ia melangkah masuk mengambil dompet kecil. Meninggalkan mereka berdua yang memadu kasih di kasur miliknya.


______


Nah lo jonathan buat kesalahan fatal ni, ara pergi dari sana, semua laki laki gak pernah bisa menahan hasrat nya hahaha.

__ADS_1


Tinggalkan jejak yuk like dan komen, kasih bunga atau kopi juga boleh kok, jadikan favorit yuk, kasih vote.


Makasih banyak semuanya.


__ADS_2