Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Season2_ Devil 2


__ADS_3

" Kau harus nya memohon kepada ku untuk membiarkan mu hidup, bukan malah mengancam ku dengan omong kosong mu yang tak berguna ini..." Johan menghempaskan kepala Chelsea dengan sangat keras hingga membuat tubuh wanita itu tersungkur ke lantai karena tak memiliki ke seimbangan tubuh serta tenaga.


" Kau tak pantas di panggil ayah atau kakek sekali pun..." Chelsea nampaknya belum puas mengatakan hal buruk tentang laki laki yang dari kemarin menyiksa nya.


" Kau menguji kesabaran ku ternyata..." Johan meminta cambuk itu dan langsung dengan cepat cambuk itu berlari ke tubuh Chelsea dengan sangat keras, semua orang yang di sana yakin bahwa kulit wanita itu memar karena cambukan yang begitu kencang. Rintihan kesakitan terdengar di semua telinga mereka, tapi mereka tak merasa iba sama sekali, mereka masih menyaksikan adegan itu seperti tontonan yang menyenangkan.


Chelsea bahkan sempat pingsan karena cambukan itu terlalu keras di tubuh nya, dan dia sudah tak sanggup menahan rasa sakit nya lagi. Tapi kali ini Johan belum puas untuk melakukan penghukuman untuk wanita itu, kali ini Johan meminta sengatan listrik, dan dengan cepat sengatan itu menerjang tubuh wanita itu hingga membuat nya terbangun karena rasa panas karena setrum di tubuh nya.


" Ah.. ah.. ah..." Sengatan listrik itu langsung menjalar ke tubuh nya dengan rasa panas di sekujur tubuh nya, air mata dan keringat kini menjadi satu, bahkan Chelsea baru sadar bahwa laki laki tua di depan nya ini bisa melakukan apapun untuk menghukum nya atau pun membunuh nya kapan pun dia mau.


" Apa kau masih ingin mengatakan sesuatu kepada ku?, aku akan senang mendengarkan nya..." Johan kini berdiri di depan wanita yang sedang bersimpuh di kaki nya.


" Tuhan akan menghukum cucu dan putri mu."


Bless !!!


" Auw... hiks... hiks..." Bau anyir langsung menyeruak di seluruh hidung mereka ketika pisau kecil itu menyayat pipi mulus wanita itu. Johan merasa geram karena wanita ini masih saja menyumpahi nya dari tadi.


" Kau terlalu pandai bicara, dan aku muak mendengar ocehan mu. Kau akan diam ketika pita suara mu itu aku rusak..." Kata nya dengan sinis.

__ADS_1


" Tidak.. jangan.. lakukan... sebaiknya kau bunuh aku dari pada kau menyiksa aku seperti ini..." Chelsea kali ini sudah ketakutan karena ancaman laki laki tadi tak pernah omong kosong, dia selalu mengatakan apa yang dia ingin lakukan dan apa yang dia katakan pasti akan terjadi.


" Aku tak akan membunuh mu dengan cepat..." Senyuman yang menakutkan. " Lakukan apa saja terhadap wanita ini, tapi ingat jangan sampai dia hamil..." Johan meninggalkan ruangan tersebut dengan segera, Johan bahkan pura pura tak mendengar teriakan wanita itu yang meminta ampun kepada nya.


" Tidak... jangan lakukan.. aku mohon.. tidak..tidak... hiks.. hiks..." Teriaknya dengan menanggis histeris ketika para laki laki itu mengangkat tubuh nya, mendudukkan dirinya yang kaku bagaikan patung di sana.


Plak ! Satu tamparan dari orang itu membuat pinggiran bibir Chelsea sedikit mengeluarkan darah. " Kau tak bisa di ajak bicara baik baik..." Kata nya dengan tegas. " Harus nya kau meminta ampun kepada kami, tapi kau malah mengatakan hal yang membuat kami merasa geram terhadap mu, kau wanita yang tak pantas di beri ampun..." Sambung nya dengan menatap wanita itu dengan tatapan tajam.


" Ku mohon jangan lakukan, aku mohon..." Kata nya dengan memohon kali ini.


" Kau tak mengenal kami, kau tak tahu bagaimana kejam nya kami menghadapi musuh, kami tak peduli meskipun musuh kami adalah wanita..." Laki laki itu sebenarnya merasa iba tapi wanita itu tak menampakan harus di kasihi.


" Kami tak akan melakukan hal itu, kami lebih baik membeli nya, dari pada memakai mu, wanita yang tak punya hati..." Orang orang Johan tak ingin menggilir nya, mereka tak tega jika melakukan hal itu terhadap wanita yang menderita dari kemarin, tapi untuk memukul nya, menyiksa nya dengan cara lain, mereka tentu saja senang melakukan nya.


" Terima kasih..." Setidaknya dia merasa lega karena tak harus merasakan pelecehan terhadap organ nya. Saat ini sekujur tubuh nya terasa panas serta perih, serta darah terus merembes dari pipi nya.


" Apalagi yang kalian ingin berikan pada ku..." Chelsea panik kembali ketika melihat laki laki yang menghampiri nya dengan membawa suntikan di tangan nya.


Blush ! Chelsea meringis kesakitan karena suntikan itu masuk ke dalam kulit nya dengan kasar. Mereka tak ada rasa sabar nya ketika berhadapan dengan para musuh nya, meskipun dia wanita tapi mereka tak memiliki belas kasihan sama sekali. Chelsea adalah orang yang membunuh cucu mereka dengan sengaja hingga mereka harus menghukum nya dengan cara mereka.

__ADS_1


" Kau di sini?" Johan bicara kepada seseorang yang dari tadi mengintip Chelsea di sana.


" Aku akan senang jika aku di ijinkan ikut andil menghukum nya ayah?"


" Jangan kau panggil aku ayah, menjijikan sekali mendengar suara mu yang memanggil ku ayah..." Desis Johan dengan meninggalkan tempat persembunyian tamu itu.


" Aku ingin ikut andil menghukum nya ayah?" Nampaknya tamu itu tak mendengarkan apa yang di ucapkan Johan.


" Setelah ini aku akan membiarkan mu mengikuti permainan ini..." Jawab Johan dengan menghidupkan batang rokok nya.


" Kapan, aku sudah tak sabar..." Jawab nya.


" Kau sudah berhenti merokok?"


" Tidak, hanya sedikit mengurangi nya..." Tamu tersebut menghidupkan rokok nya dengan tersenyum.


" Kau ini..." Johan hanya geleng geleng melihat tamu nya masih saja suka merokok.


🌼🌼🌼

__ADS_1


Nah lo 🀭 siapa tamu nya ya 😁 main tebak tebakan dengan mimin yuk 😁


__ADS_2