
" kau mau apa lagi?" Johan nampak bicara dengan ponsel di pipinya.
" aku hanya ingin bertemu dengan ara om, saya akan menjelaskan nya, ini kesalahpahaman.." jonathan nampak juga bicara di seberang sana.
" jovanka tidak bisa ganggu."
" om saya tau saya salah, tapi ini tak seperti yang kalian pikirkan.." nampak johan berpikir sebentar sebelum ia mengatakan lagi.
" biarkan jovanka berpikir tenang dulu jo, om tau kalian saling mencintai tapi pertengkaran kalian ini harus dipikirkan lagi. Om tak tahu apa masalah kalian tapi jovanka sendiri yang meminta pergi dari sana."
" aku hanya ingin menjelaskan nya om."
" biarkan dia tenang dulu. Jika dia sudah tenang, om sendiri yang akan mengantarkan nya bertemu dengan mu."
" tapi om-"
" jangan membantah, jovanka keras kepala jika kau tetap mengejarnya di akan bertambah lari dari mu."
" baiklah om, aku akan menunggunya."
Percakapan itu pun berakhir, johan tak menyangka bahwa jonathan akan menemukan nya begitu cepat. Kekuasan jonathan juga tak bisa diremehkan.
Pagi ini jovanka harus menandatangani kontrak di perusahaan papa nya, dia akan menjadi cover majalah pasangan couple bersama laki laki yang bernama alfred. Hal ini baru pertama kali nya jovanka melakukan nya, pertama kali nya jovanka melakukan pemotretan.
" hai cantik.." sapa al ketika jovanka datang.
" astaga kau membuat ku terkejut."
" kau melamun?"
" tidak, aku hanya gugup."
" benarkah?"
Alfred menyentuh tangan jovanka, keringat dingin membasahi tangan tersebut. " aku akan membantumu oke, jangan gugup.." jovanka sedikit terpaku karena ketampanan nya, matanya selalu membuat semua wanita bertekuk lutut di depan nya.
` jika hati ini tak sakit mungkin aku akan jatuh cinta padamu` batin jovanka.
" terima kasih.." ucapnya dengan gugup.
Jovanka dengan cantiknya dibalut gaun putih, berdiri di sana, mencoba beberapa pose fotonya, kecantikan nya membuat semua orang kagum di sana. Kelembutan kulitnya membuat orang yang menyentuhnya ketagihan.
Alfred terpesona melihat keindahan wajah cantik nya jovanka, mengagumi kecantikan jovanka. Alfred dan jovanka kini mengambil beberapa foto, alfred memeluk pinggang jovanka, sedangkan jovanka memeluk leher nya, mata mereka bertatapan, senyuman mereka terpancar.
Semua orang yang di sana menatap kagum model nya. " kalian sangat serasi, aku yakin kalian akan menjadi pasangan couple yang populer tahun ini."
" saya akan mendapatkan jambahka dari wanita tuan alfred.." ucapanya dapat gelak tawa dari semua orang.
" dan saya bahkan akan mendapatkan bokeman mentah dari pacarmu."
" astaga kau selalu meniru kata ku?"
****
__ADS_1
Sedangkan jonathan mulai menjalankan aktivitas nya kembali, dia mengambil keputusan untuk memberikan waktu pada wanita nya.
" tuan.." panggil kris.
" tak apa kris, aku akan memberikan waktu pada ara."
" baik tuan.." kris akhir nya mengatakan pada semua orang agar untuk segera kembali.
Jonathan hanya mengikuti alur apa yang ara mau.
" kris apa kau sudah melakukan apa yang aku suruh?"
" sudah tuan."
Bruak
Pintu ruangan terbuka dengan emosi yang menggebu.
" kau tak bisa melakukan ini pada ku jonathan.." teriak emil.
Jonathan hanya memberikan kode pada kris agar tidak membawanya pergi.
" apa yang aku lakukan aku tak mengerti maksudmu?" Jonathan menyandarkan punggungnya ke kursi kebesaran nya.
" jangan kau kira aku bodoh jo, aku tahu ini semua ulahmu.." teriaknya lagi.
" ini perusahaan bukan lapangan yang seenak nya kau teriak teriak di sini.." jonathan menjawabnya dengan santai.
" aku gak mau tau jo, kau harus katakan pada mereka untuk tetap memakai ku."
" jonathan.." teriaknya.
Brak
" tutup mulutmu, aku bisa lebih kejam dari ini emil, kau menikmati kehancuran ku, dan aku akan menikmati kehancuran mu menjadi gelandangan."
" aku gak mau jonathan."
" terserah, sudah kukatakan bahwa aku bisa menghancurkanmu hanya lewat telepon, itu hukuman untuk orang yang sudah menghancurkan hubungan ku."
" kau keterlaluan jonathan."
" bawah dia pergi."
Kris menarik paksa emil agar keluar dari ruangan nya. " jonathan kau tak bisa seperti ini pada ku, jonathan.. Jonathan…" teriaknya lagi membuat dia menjadi pusat perhatian semua orang.
Semua staf di sana merasa kasihan pada emil, wanita yang dulu menjadi tunangan bos nya kini harus diseret keluar seperti sampah.
" kasihan sekali nona emil, dia harus seperti itu."
" dia nya sendiri yang bodoh, karena menghianati bis kita."
" kau tau dari mana jika nona emil berselingkuh dari bos jonathan."
__ADS_1
" apa aku harus memecat kalian agar kalian diam.." suara kris membuat tubuh mereka menegang. " bubar atau ku beri surat pemecatan tidak terhormat.." ancaman nya membuat para staff bubar seketika
****
" apa yang kau takuti sebenarnya.." al berkata ketika mereka berdua duduk di sebuah cafe dekat perusahan.
" aku harus waspada jika tiba tiba ada wanita yang datang menjambak ku."
Alfred tertawa. " astaga aku tak memiliki wanita yang akan menjambak mu jovanka."
" tapi aku harus tetap waspada kan?"
Mereka kini banyak mengobrol dengan kadang tawa, kadang serius, kadang mereka melemparkan sindiran halus pada mereka.
Jovanka begitu mudah akrab dengan semua orang. Senyuman jovanka membuat al terpaku dengan kecantikan nya.
" kau lebih cantik jika tertawa seperti itu.." alfred mengatakan nya tanpa melepaskan mata nya memandangi nya.
" kau terlalu pandai merayu."
" aku tak merayu tapi aku mengatakan dengan sungguh sungguh."
" berapa banyak wanita yang rela duduk berlama lama denganmu?"
" apa aku seperti laki laki yang suka berganti pasangan?"
" entahlah tapi wajahmu mengatakan seperti itu."
" astaga, apa karena wajahku yang tampan?"
" chh kau terlalu memuji dirimu sendiri."
" jovanka bolehkah aku bertanya satu hal dengan mu?"
"Hmm."
" kenapa kau seperti menutup diri dari laki laki?, maaf jika aku lancang bertanya."
Jovanka menatap ke arah al yang dari tadi tidak melepaskan pandangannya dari dirinya. " aku harus memiliki benteng agar laki laki sepertimu tak mudah mendekati ku.." jawabnya dengan tertawa dan di balas dengan tawa oleh al.
________
Aku gak tau mau nulis seperti apa, karena jiwa ku juga di bawah pergi oleh jovanka, aku juga merasakan kesedihan yang mendalam karena jovanka juga tak ingin bertemu dengan jonathan.
Aku juga galau karna mereka berpisah, semenjak mereka berpisah pikiran liar author jadi gak bisa traveling kemana mana. Hahahaha
Jonathan sih yang membuat jovanka pergi kan, akhirnya kita gak bisa traveling, kenapa harus bersama mantan, apa mantan lebih menggoda?,mantan itu harus dibuang jo, di buang di jurang agar tak bisa kembali lagi.
Jangan tanyak pada author kapan mereka bersatu lagi ya, karena itu gak akan lama lagi kok, kalian yang sabar ya, nanti kalau sudah bertemu dunia liar kalian akan traveling lagi. Hahahahaha
Yukk like jangan lupa komen, kasih hadiah juga ga pa pa kok, kasih votenya dong,
CLBK yang musim 2 sudah tamat ya, mampir kesana yuk yang belum mampir.
Author mau nerusin karya author yang lain juga, kasih saran yuk, yang sahabat jadi cinta apa yang cinta buta ya,
Jawaban di kolom komentar dong
__ADS_1
Makasih banyak