Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita nakal Season2_ Bertemu 14


__ADS_3

" Tante kenapa bilang begitu, aku dan Ariana juga akan segera menikah.." Arnold tak terima jika di bilang bahwa dirinya tak ingin berkomitmen.


" Bagaimana jika kalian menikah nya bersama sama, pasti akan seru. Ide yang bagus bukan.." Sang ibu menjawab sendiri apa yang dia katakan barusan.


" Ibu ini urusan anak muda, sebaiknya ibu segera bersiap agar cepat datang ke perusahaan.." Timpal Alex.


" Baiklah.. baiklah.." Jawabnya dengan tersenyum. Kini sang ibu mulai pergi meninggalkan mereka yang masih video call dengan sahabat nya, sang ibu kini memilih masuk kamar dan bersiap siap untuk datang ke perusahaan.


Sedangkan mereka berempat masih mengobrol hal ringan, saling menanyakan kabar, saling melepas rindu meskipun hanya lewat video call. Ariana bernafas lega karena melihat sahabat nya yang baik baik saja, dia juga bernafas lega karena kekasih dari sahabat nya juga ada di samping sahabat nya.


***


Ibu Aneth


Ibu aku ingin kita bertemu hari ini, ada hal yang perlu kita bicarakan.


Pesan singkat yang di kirim Chelsea untuk Aneth. Chelsea segera menghubungi Aneth ketika dirinya sudah tiba di negara tersebut.


Wanita ular


Aku sedang sibuk

__ADS_1


Hanya tiga Kalimat yang tertulis di sana.


*Ibu Aneth


Ini tentang menantu baru mu itu, apa ibu masih akan sibuk jika aku tahu tentang menantu mu itu*


Aneth yang membaca nya mengerutkan kening nya, karena tak mengerti apa yang akan di bahas tentang menantu nya Clarissa.


*Wanita ular


Jika tak penting dan kau hanya mengada ada, ku pastikan kau akan menyesal.


Ibu Aneth


Aneth hanya membuang nafas nya dengan kasar ketika membaca pesan terakhir dari wanita yang masih mengharapkan putra nya agar kembali kepada dirinya.



" Katakan ada apa?" Aneth yang baru tiba segera duduk di depan sana yang sudah menunggu di sana.


" Pesanlah kopi dulu bu, lalu kita bisa bicara dengan santai.." Chelsea yang nampak nya bahagia hanya di balas sinis oleh Aneth.

__ADS_1


" Tidak perlu, aku sibuk. Menantu ku sendiri di rumah, aku harus segera pulang.." Jawab nya dengan ketus.


" Apa dia sekarang begitu berharga bu, apa sudah tak ada lagi kesempatan untuk ku.." Chelsea memelas sekarang.


" Tidak. Aku dan Alex sudah tak ingin kau berada di dekat kami. Kamu bisa meninggalkan Alex sewaktu kau hamil anak nya, maka suatu saay nanti kau juga akan bisa meninggalkan nya lagi."


" Ibu kau tahu waktu itu aku sangat menginginkan tawaran menjadi model itu, aku tahu aku salah, tapi aku sudah kembali hanya untuk kalian.." Aneth tertawa sinis mendengar apa yang di katakan wanita yang di depan nya.


" Kau model terkenal sekarang, aku yakin tak hanya satu laki laki yang mendekati mu di sana. Kenapa kau malah repot repot kembali lagi ke sini, dan mengejar Alex yang sudah memiliki pilihan terhadap wanita lain."


" Ibu aku sangat mencintainya, maka dari itu aku kembali. Sewaktu aku melihat Alex memosting foto wanita itu aku berfikir bahwa aku harus kembali ke sini, dan aku yakin bahwa Alex juga masih mencintai ku."


" Jadi setelah kau melihat Alex menemukan wanita lain kau kembali, bertahun tahun kau menghilang dan tak ada kabar, setelah Alex bahagia dengan wanita lain kau menganggu nya."


" Terlepas dari semua kesalahan ku selama ini, aku sungguh mencintai nya."


Aneth membuang nafas nya dengan kasar, menatap ke depan. " Chelsea kau wanita cantik, kau juga model terkenal, aku yakin kau akan menemukan laki laki baik hati, laki laki yang akan mencintai mu, laki laki yang mau menerima mu, kau tak perlu merenda begini, kau harus merelakan Alex bahagia dengan wanita pilihan nya."


" Alex hanya bahagia dengan ku bu, apa ibu lupa bahwa Alex lah yang mengambil keperawanan ku."


" Alex juga hilang perjaka nya dengan mu, bukan kah itu impas Chelsea.." Aneth tak menyangka bahwa wanita di depan nya akan mengatakan hal itu.

__ADS_1


__ADS_2