Wanita Nakal

Wanita Nakal
Part Ending 5


__ADS_3

“ auwhh.. huft..huft.. stttt..stt..” rintihan kesakitan jovanka ketika merasakan perutnya yang begitu sakit.


“ nyoya ini belum waktunya anda melahirkan sebenarnya, tapi anak anda sepertinya sudah ingin keluar..” ucap sang dokter yang mengelus punggung nya.


“ apa tak akan jadi masalah dokter jika sekarang dilahirkan?”


“ ada perawatan khusus untuk bayi seperti ini nyoya. Bayi anda prematur, berat badan nya tak akan seperti yang bayi lahir pada sembilan bulan.”


“ kau bunu*h saja aku, agar kau senang, auwh..” yongki merasakan kesakitan pada punggung nya.


“ jangan kau minta pun aku akan membunu* mu..” jawab sinis jonathan. “ biarkan dia berdiri..” dan kedua pengawal tersebut membantu yongki berdiri. “ kris mana senjata ku..” mintanya.


“ jonathan jangan kau bunu*, dia adik tirimu jonathan..” teriaknya emil.


Dor!! Dor!! Dua tembakan yang tepat mengenai jantung yongki dengan seketika membuat yongki terkapar tak berdaya, dengan segera memejamkan mata nya, darah segar membasahi baju nya dan lantai. Bug!!


“ aahhh... yongki.. tidak.. yongki..” suara jatuhnya yongki kelantai membuat emil menangis histeris.


Dor!! Satu tembakan yang diberi kan kris melewati samping jonathan membuat jonathan dan emil terkejut. Dengan menoleh kebelakang jonathan juga tersenyum tipis. Tembakan yang kris berikan tepat mengenai kepala alfred yang membuatnya terjatuh kebelakang.


“ alfred.. tidak.. hikss.. hikss..” tangisan emil histeris membuat jonathan tertawa dengan senang, tontonan yang sangat menyenangkan bagi jonathan.


“ ahh.. huft..”


“ tarik nafas nyoya.. sedikit lagi..” sang dokter memberikan semangat. “ ayo nyoya.. tarik nafas, buang pelan pelan..” katanya lagi.


“ huft.. auhhhh.. huft... auhhh..” teriaknya dengan pelan.


“ kau keterlaluan jonathan, kau psikopat gila..” teriaknya emil.


“ apa kau lupa siapa aku. Aku bisa melakukan apapun.”


“ tuan nyoya ara akan melahirkan, nyoya sudah berada diruangan bersalin sekarang..” kris yang memberi tahu jonathan dengan panik membuat jonathan juga bertambah panik.


“ ini belum saat nya.”

__ADS_1


“ bayi anda prematur tuan..” dengan langkah segera jonathan akan meninggalkan ruangan tersebut.


“ aku bersumpa* akan ku buat istrimu pelac*r itu serta anak mu menderita seumur hidupnya.. mereka akan merasakan kesakitan disetiap hidu-“



Dor!! Dor!! Dor!! Sumpah yang dilayangkan emil membuat jonathan hilang kendala dengan cepat dia menarik pelatuk nya dan menembaki emil dengan air mata yang menetes emil terbunuh di tempat yang sama.


“ oek.. oek..oek..” suara tangisan bayi membuat jovanka merasakan kelegaan karena bayi nya telah lahir kedunia ini. Dengan cepat para suster dan dokter membersihkan bayi kecil mungil tersebut dan meletakkan nya pada inkubator untuk bayi yang khusus prematur.


Tangisan bayi jovanka bertepatan dengan ketiga musuh mereka telah dibunu* habis oleh jonathan.


“ huft.. stt...”


“ tarik nafas lagi nyoya, sebentar lagi..” katanya lagi.


“ ahh...” teriaknya dengan kencang. “ oek.. oek.. oek..” tangisan kedua seorang bayi yang membuat jovanka merasakan kelegaan, dengan selamat jovanka mengeluarkan kedua bayi, yang selamat. Dan para suster juga segera membersihkan dan meletakkan pada inkubator untuk menghangatkan tubuhnya.


“ tuan jonathan akhirnya anda datang..” kata salah satu pengawal yang menjaga bos nya melahirkan.


“ dimana istriku..” tanyanya dengan panik.


“ tuan jonathan..” panggil sang suster yang keluar dari ruangan bersalin.


“ iya saya suster.”


“ selamat atas kelahiran istri anda. Anak anda kembar putra dan putri. Tapi karena belum waktunya maka anak anda harus berada di inkubator dulu untuk menghangatkan tubuhnya.”


“ tapi semuanya baik baik saja kan suster.”


“ nanti biarkan dokter yang menjelaskan, jika anda ingin bertemu istri anda silahkan..” jonathan segera masuk kedalam ruangan yang dimana istrinya masih terbaring lemas disana.


Jonathan yang melihat dari kejauhan istrinya yang tengah memejamkan matanya, dengan masih ada sisa keringat di dahi nya. menghampirinya dengan pelan, mencium keningnya ketika sudah berada disampingnya.


“ hai..” kata pertama yang di ucapkan jonathan ketika mata istrinya terbuka. “ terima kasih sudah melahirkan anak kita dengan selamat..” katanya dengan mata yang berkaca kaca, dan jovanka hanya tersenyum bahagia.

__ADS_1


“ tapi mereka prematur jo.. mereka masih harus berjuang hidup..” jawabnya.


“ mereka akan hidup sayang.. mereka akan bertahan, mereka berdua adalah malaikat kita..” jonathan yakin kedua anaknya akan bertahan.


“ selamat atas kelahiran putra dan putri anda nyoya jovanka dan tuan jonathan..” timpal sang dokter yang membantu jovanka melahirkan tadi.


“ terima kasih dokter..” jawab jovanka dan jonathan yang hampir bersamaan. “ bagaimana kondisi anak kami?” tanya jonathan dengan menggenggam tangan istrinya.


“ istri anda melahirkan sebelum jadwal yang telah ditentukan, bayi anda prematur. Yang lahir pada usia kandungan 8 bulan atau 32-34 minggu atau disebut juga moderately paterm. Tapi bayi anda bisa bernafas sendiri tanpa harus mengunakan alat bantu seperti bayi prematur lain nya, kami tadi juga sudah memberikan susu formula untuk kedua nya, tapi kita juga tetap harus memperhatikan mereka, jika berat badan nya mencapai dengan sempurna maka mereka berdua bisa dibawah pulang..” penjelasan sang dokter.


“ tapi mereka akan bertahan untuk hidup kan dokter..” jovanka yang tiba tiba bertanya dengan keras.



" untuk harapan bayi prematur seperti bayi kalian ini mencapai 95% karena perkembangan mereka tak separah dengan bayi yang lahir prematur lain nya. tapi kita akan tetap memberikan perhatian ekstra untuk proses perkembangan bayi anda tuan dan nyoya.”


“ lakukan yang terbaik untuk kedua bayi kami dokter.”


“ kami akan melakukan yang terbaik tuan.”


“ terima kasih banyak dokter.”


“ jika nyoya jovanka ada keluhan panggil saya..” jonathan hanya mengangguk. “ jika anda ingin melihat kedua bayi anda nanti biarkan di antar suster. Jika tak ada lagi saya permisi..” jonathan dan jovanka hanya menganggu pelan.


Bayi Prematur yang Lahir Di Usia Kandungan 7 Bulan (28 – 31 Minggu) - Very Paterm


Kondisi bayi prematur 7 bulan ini tampak terlihat mirip dengan kondisi bayi prematur kurang dari 7 bulan. Hanya saja berat badan mereka lebih besar (kisaran 1,5 kilogram) dibandingkan bayi prematur kurang dari 7 bulan. Beberapa dari mereka bisa menangis, berkedip, dan lebih banyak bergerak meskipun gerakan seperti tersentak. Bayi yang lahir di usia kandungan 7 bulan ini juga bisa menggenggam jari, membuka mata bahkan mulai terjaga meski dalam kurun waktu yang sebentar.


Kebanyakan bayi lahir prematur di periode kehamilan 28 - 31 minggu ini memerlukan perawatan dengan oksigen, surfaktan, dan bantuan mekanis untuk bernapas. Beberapa dari mereka bisa disusui atau diberikan susu formula lewat pipa yang dimasukkan hidung atau mulut ke perut, namun ada juga yang lewat infus.


Kondisi bayi prematur yang lahir di usia kandungan 28 - 31 minggu ini pun akan mengalami komplikasi kesehatan. Meski tidak separah pada bayi yang lahir di usia kandungan kurang dari 27 minggu, namun sebagian besar bayi lahir prematur akan memiliki gangguan pernapasan, nutrisi, penyakit kuning, dan lain-lain. Mereka juga memiliki harapan hidup yang lebih besar, yakni sekitar 90-95 persen.


Bayi Prematur yang Lahir Di Usia Kandungan 8 Bulan (32 - 34 Minggu) (Moderately Paterm)


Kebanyakan bayi prematur 8 bulan atau 32 - 34 minggu berat badannya bisa mencapai 2 kilogram. Kabar baiknya, sebagian dari mereka ada yang sudah mampu bernapas sendiri tanpa bantuan alat. Namun, tidak sedikit juga yang masih memerlukan bantuan oksigen untuk bernapas.

__ADS_1


Bayi lahir prematur kategori ini, beberapa dari mereka sudah bisa disusui atau diberikan ASI melalui botol susu. Jika bayinya mengalami kesulitan bernapas, maka kemungkinan akan tetap diberikan makan lewat pipa.


Untuk harapan hidup dari bayi prematur yang lahir di usia kandungan ini mencapai 95 persen. Perkembangan mereka juga tidak akan separah bayi yang lahir prematur yang lahir lebih dini. Namun lagi-lagi, bayi prematur tetap butuh perhatian ekstra dalam proses tumbuh kembangnya. Karena mereka memiliki risiko tinggi untuk mengalami masalah belajar dan perilaku. Tapi Bunda tak perlu khawatir yang berlebihan, jika dalam prosesnya Bunda selalu mendampingi dan memberikan stimulus dengan baik, ia pun bisa tumbuh dengan lebih baik, kok.


__ADS_2