
“ Selamat pagi.”
“ Alex kau mengejutkan ku..” katanya dengan kesal.
“ Kau cepat mudah marah akhir akhir ini honey..” Alex memeluk Cla dari arah belakang.
“ Jika aku memiliki serangan jantung dan mati bagaimana he.”
“ Baiklah aku minta maaf honey..” katanya dengan tetap memeluk wanita nya dari arah belakang dan mencium pipi wanita nya. “ Kamu sedang buat apa?” Sambungnya.
“ Aku hanya buat sarapan untuk kalian, sandwich dan vegemite toast, apa kamu suka?”
“ Apa saja yang kamu masak pasti aku menyukai nya.”
“ Kamu mau kopi Americano atau cappucino?”
“ Americano saja honey.”
__ADS_1
“ Baiklah honey sekarang singkirkan tangan mu dan duduk di sana. Aku susah jika kamu memeluk seperti ini..” Alex hanya tersenyum yang kemudian melepaskan pelukan nya dan berjalan menuju meja makan dan terduduk di sana, dengan ponsel di tangan nya
“ Dia hanya teman aku sayang..” Kata ucapan seseorang yang menuruni anak tangga.
“ Aku gak peduli..” Jawab wanita tersebut.
“ Ariana jangan seperti ini, aku dan dia hanya berteman.”
“ Berteman?, Kau bilang hanya berteman. Teman macam apa yang kau maksud tuan Arnold. Teman dengan tanda kutip dia menanggis semalaman mengetahui kami memiliki kekasih.”
“Ariana sayang aku hanya menganggap dia teman tak lebih..” pertengkaran pasangan tersebut hanya di lihat kedua orang yang sedang terduduk di meja makan.
“ Apasih yang kalian pertengkarkan?” Cla akhir nya bicara ketika mereka berdua terduduk di depan Clarissa dan Alex
“ Dia marah karena teman wanita ku menelefon dan menanggis ketika aku bilang aku menghabiskan malam bersama kekasih baru li non Jangan a..” goda Alex.
“Bagaimana tak cemburu, kalian pikir saja. Arnold mengatakan dia teman tapi di saat dia menangis semalam, Arnold ini dengan rasa tak bersalah nya, menemani wanita nya dengan video call, tanpa memikirkan aku yang tidur di sebelah nya..” Ariana mengatakan dengan penuh penekanan.
__ADS_1
“ Dia hanya sahabat aku sayang.”
“ Tak ada istilah wanita dan laki laki murni memiliki persahabatan tanpa ada rasa cinta di tengah tengah kalian.”
“ Astaga Ariana..” nampanya Arnold sudah putus asa menjelaskan pada kekasih nya .
“ Jangan bertengkar lagi di meja makan. Sebaiknya kalian cepat sarapan dan kalian bisa melanjutkan pertengkaran ini. Bertengkar butuh tenaga bukan..” Sindir Clarissa dan mereka melanjutkan sarapan pagi nya dengan saling melirik dan tanpa mengatakan apapun.
***
“ Cla tunggu aku ingin kita bicara..” Hans yang melihat Clarissa berjalan seorang diri, dia segera menghampirinya.
“ Tidak ada yang perlu kita bicarakan..” katanya dengan sinis.
“ Cla aku tahu aku salah, tapi beri aku kesempatan untuk menjelaskan kenapa aku bisa bertekad menyebarkan video kita..” Hans mengikuti Clarissa yang berjalan.
Clarisa berhenti dan menatap ke arah Hans yang berada di samping nya. “ kenapa kau membuat semua ini semakin rumit Hans.”
__ADS_1
“ Clarissa dan Hans kalian di tunggu di ruangan Rektor..” Ucap mahasiswa lain. Clarissa mengangguk pasrah, karena mereka yakin video itu akan sampai ke Rektor dengan cepat.
Part ini dan Part 2 nanti agak pendek ya sayang karena mimin lagi jagain anak mimin yang lagi sakit jadi sedikit dulu nulis nya ga papa ya, yang penting mimin up deh, nanti di ganti yang banyak, banyak adegan liar maksud nya 😂😂