Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Ini Hanya Awal


__ADS_3

Pagi ini suasana nya begitu mencekam, semua berita pagi ini menayangkan bahwa sebuah restoran berbintang telah di gulung jago merah, restoran itu hangus di lahap api merah. Pemadam kebakaran bahkan ada delapan yang berusaha memadamkan api nya tapi jago merah itu masih menjulang tinggi, seakan mengamuk di sana.


" Bagaimana ini bisa terjadi ha, apa kalian bodoh..." Pemiliknya kini berteriak kepada salah satu kepala Chef yang di sana, untung nya para pegawai nya telah selamat semuanya, tak ada korban jiwa yang di telan si jago merah.


" Maafkan saya tuan muda, tapi ini sungguh karena selang gas yang bocor..." Jawabnya dengan menunduk ketakutan, mereka yang berkerja di pagi ini yang harus menyiapkan makanan, dua puluh menu setiap hari harus menelan kepahitannya ketika mereka masuk ke dalam dapurnya, sebuah percikan api kecil yang keluar dari selang gas itu dan mengakibatkan kebakaran yang begitu hebat.


" Kau tahu aku rugi besar..." Jawabnya dengan melotot. " Argh... sial..." Teriaknya dengan rasa kesalnya. Bagaimana dia tak marah satu restoran itu yang cukup terkenal di kota ini dan satu restoran itu yang cukup membuat namanya bertereng di jajaran pebisnis terkenal.


" Sekali lagi maafkan kami tuan muda."


" Apa maaf kalian bisa membuat restoran ku kembali ha, kalian tahu restoran itu adalah jantung usaha saya, jika restoran itu tak ada bagaimana dengan hidup saya..." Pemilik restoran itu cukup menggebu memarahi semua staf yang ada di sana, dia cukup terkejut bahwa hal ini telah menimpah usahanya yang selama ini dia bangun dari lama.


" Aku benar benar hancur..." Katanya dengan terduduk di kursi nya, tubuhnya begitu lemas menghadapi kenyataan pahit ini.


Berita kebakaran di pagi ini menghebohkan seluruh orang di kota itu, semua berita menyiarkan secara live ketika para pemadam berusaha memadamkan api yang mengamuk dan menggulung kehitaman di atas awan.


" Bukan kah itu restoran Aiden?" Abhi yang melihat langsung berita nya menyadari bahwa restoran yang sedang di lahap si jago merah adalah milik dari temannya. " Benar sekali itu milik dari Aiden..." Sambungnya dengan matanya yang melotot ketika membaca nama restoran yang ada di sana.


Abhi dengan cepat menghubungi teman nya itu dan cukup lama panggilan itu terhubung.


" Halo Aiden, kau di mana?, bagaimana ini bisa terjadi?" Abhi yang langsung bertanya ketika panggilan itu terhubung.


" Entahlah Bi, aku masih pusing, kita nanti bicaranya, aku masih harus mengurus ini..." Suara Aiden yang begitu lemas membuat Abhi nya itu yakin bahwa teman nya sedang dalam keadaan benar benar hancur.


" Baiklah aku akan ke sana, kau di mana. Kita bisa bicara secara langsung..." Abhi juga panik, dia dan Aiden adalah teman yang begitu lama dia tahu bagaimana temannya itu merintis karir nya, dia juga sangat tahu bahwa restoran yang terbakar habis itu adalah restoran yang membuat namanya masuk ke dalam jajaran pebisnis yang sukses di tahun ini.


Abhi segera mengakhiri panggilan itu ketika temannya memberi tahu dimana dia sekarang, dengan cepat akan menghampiri temannya yang sedang berada di kejadian perkara itu.


__ADS_1


Sedangkan di meja makan Valarie dan Zac yang sedang menyantap makanannya tak menghiraukan bahwa berita semua tengah menyiarkan restoran yang ternama itu. Bahkan Zan hanya melirik wanita nya itu, melihat wajahnya yang tak berubah sama sekali ketika melihat berita yang menghebohkan kota mereka.


" Sayang apa kau tak tahu siapa pemilik restoran yang sedang terbakar itu?" Zac yang mencoba bertanya membuat kepala Val menggeleng dengan kuat, karena memang dirinya tak mengetahui nya dan tak ingin tahu.


" Kau tak ingin tahu?" Sambungnya dengan meletakan sendok yang ada di tangan nya, dengan menatap sungguh sungguh wanitanya itu.


" Tidak, lagi pula tidak penting sayang..." Jawabnya dengan kembali mengunyah makanannya.


" Karena aku berbaik hati pada mu, maka aku akan memberi tahu mu, ini milik Aiden Jakson..." Wajah Valarie langsung berubah menjadi senang ketika mengetahui bahwa restoran yang hangus itu adalah milik laki laki itu.


www



" Kau sungguh sungguh mengatakan itu milik dari Aiden?" Zac mengangguk. " Kenapa harus restorannya yang terbakar tuhan, kenapa bukan nyawa nya saja yang kau ambil..." Katanya dengan kesal.


Zac di buat bengong dia tak percaya bahwa wanitanya berkata seperti itu, wanita yang lembut setiap bicara nya sekarang malah mendoakan orang meninggal di depannya.


" Honey aku muak melihatnya yang seperti penjilat kepada kakak ku, jadi aku berharap dia saja yang di ambil tuhan, bukan usahanya. Kasihan orang orang yang bekerja di sana, mereka semua akan pengangguran sekarang..." Zac baru sadar apa yang di katakan kekasihnya itu benar bahwa orang orang yang mengantungkan kehidupan dengan restoran itu sekarang harus menerima kepahitannya untuk menganggur.


" Jika itu yang kau pikirkan, bagaimana jika kita membuat restoran yang lebih dari milik laki laki itu, lalu memperkerjakan semua orang yang bekerja di sana..." Valarie menatap kekasihnya dengan tatapan tanda tanya, kekasihnya itu tak mungkin asal bicara seperti ini jika dia tak merasa bersalah.


" Zac katakan bahwa bukan kau yang membuat restoran itu terbakar?" Zac gugup bukan main ketika mata kekasihnya menatapnya dengan sungguh sungguh, bahkan wanita itu kini seakan mengintimidasi nya.


" Kau bicara apa..." Jawabnya dengan gugup dan memalingkan mukanya, dia takut jika wanitanya menuduh dirinya dan mengecap dirinya jelek.


" Zac jangan berbohong, katakan yang sebenarnya?" Valarie mengejar sebuah jawaban yang tak mungkin di jawab jujur oleh laki laki itu.


__ADS_1


" Honey kau menuduh ku melakukan hal kotor itu, astaga. Dari semalam kita bersama bahkan kita bangun juga bersama, mandi pun juga bersama bagaimana kau bisa menuduh ku seperti ini..." Val kembali menatap kekasihnya dengan tak percaya, memang benar semalam mereka selalu bersama sama hingga sekarang tapi Val yakin ini ada campur tangan dari kekasihnya.


" Jadi kau tak tahu sayang?"


" Tentu saja tidak, aku tak mungkin membakar usaha orang lain. Aku tadi berpikir untuk membuka usaha itu hanya mendengar omongan mu."


" Yakin hanya mendengar omongan ku?, bukan karena merasa bersalah honey..." Val tersenyum ketika mengatakan hal itu.


" Astaga sayang, aku tak melakukan apapun, aku juga tak mungkin melakukan hal itu..." Bantahnya lagi.


" Ya sudahlah, padahal aku sangat senang jika kau yang melakukannya..." Zac lagi lagi di buat tak percaya jika wanitanya itu mengatakan hal itu. " Setidaknya kau memberi dia pelajaran tapi ternyata bukan kamu pelaku nya, ya sudah..." Sambungnya dengan kembali acuh lagi.


Zac hanya geleng geleng kepala ketika mendengar kekasihnya kecewa bahwa bukan dirinya yang melakukan hal itu. Sebenarnya memang bukan dirinya tapi adalah orang orang suruhannya yang bekerja untuk menghancurkan usaha nya laki laki itu.



Abhi yang tiba di tempat terjadi perkara terkejut bahwa kesatuan nya dan bagian kriminal sudah ada di sana juga, tapi tak ada seorang pun yang menghubunginya untuk menangani kasus ini. Dia mengerutkan keningnya ketika melihat komandan nya Excel yang langsung turun ke sana dengan beberapa tim nya yang selalu ada di bawah perintahnya, tapi kali ini dia benar benar tak tahu bahwa tim nya juga ada di sana.


Hai semua nya 🤗 mince di sini mau mengatakan kepada kalian semua, mince mau mengucapkan banyak terima kasih kepada kalian yang sudah mau kasih jempol dan sudah ramaikan kolom komentar, yang sudah kasih vote dan hadiah juga terima kasih. Yang sudah mau bergabung di grup wa mince juga terima kasih ya mak 🤭


Mince minta doa nya untuk kesembuhan bocil ya mak 🤭


Bantu promosi dong 😁


Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sama mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.


Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.


Ramaikan like dan komentar yuk mak, Vote sudah masuk hari ini ya mak dan hadiah juga sudah mulai masuk ya mak 😁 Beri pelindung juga boleh kok mak 🙏

__ADS_1


Kasih tahu satu kampung suruh mampir di lembaran ini 🙏🙏


Makasih ya mak 🙏🙏💋💋


__ADS_2