Wanita Nakal

Wanita Nakal
wanita Nakal Musim 3_ Serius


__ADS_3

Aku bukan laki laki yang tak bertangung jawab dengan apa yang aku perbuat. Aku laki laki yang akan memegang apa yang sudah menjadi keputusan ku.


Zac Kozan


...💦💦...


Siang ini mereka berdua, Zac dan Val telah siap keluar dari kamar hotel mewah tersebut. Wajah yang sedang, tubuh yang sudah bugar membuat kedua orang itu tersenyum dari tadi. Zac yang mendapatkan hadiah nya dari sosok wanita yang dia temui semalam dari tadi tak menghentikan senyuman nya yang mengembang, berbeda dengan wanita nya dia harus memasang wajah cemberut nya karena tingkah konyol dari laki laki nya.


" Jangan masang wajah seperti itu sayang, aku bisa membatalkan pulang kita dan aku akan memakan mu lagi seharian penuh ini..." Laki laki itu nampaknya menikmati wajah wanita nya yang sedang menekuk wajah nya dari tadi.


" Zac ini bukan musim dingin yang aku harus pakai seperti ini..." Bagaimana tak cemberut wanita nya, Zac sengaja membelikan baju wanita yang serba panjang. Celana panjang, baju lengan panjang, dan syal untuk menutupi leher nya yang putih mulus. Mungkin wanita itu hanya memakai baju seperti ini di saat musim dingin tidak memakai baju ini di saat musim panas seperti ini.


" Aku tak suka ada mata laki laki yang melihat mu apalagi memandangi tubuh mu itu..." Laki laki ketua mafia itu kini mulai posesif dengan wanita nya dan di sini lah sifat posesif itu di mulai.


" Zac aku adalah seorang model, tentu yang aku jual wajah ku yang cantik dan lekuk tubuh ku yang pas untuk semua ukuran yang aku pakai..." Wanita itu sangat tidak nyaman jika di atur seperti ini tapi dia tak bisa membantah nya dia hanya geleng geleng kepala nya mendengar apa yang di katakan laki laki itu.


" Kalau begitu, putuskan semua kerja sama mu dan aku akan membayar semua pinalti nya..." Suara nya tegas dan wajah nya begitu serius ketika mengatakan hal itu.


" Ayolah jangan konyol, pinalti yang akan kau bayar tak hanya sedikit..." Wanita itu tak mungkin tiba tiba membatalkan semua kontrak yang sudah dia tanda tangani.


" Uang ku tak akan habis membayar semua pinalti mu..." Kata nya dengan serius.


"Sudahlah jangan berdebat aku ingin pulang..." Valarie menyisipkan tangan nya pada lengan laki laki itu, menggandeng nya dengan mesra.

__ADS_1


" Aku serius dengan apa yang aku katakan sayang..." Zac mencium kening wanita nya yang menyandarkan kepalanya di lengan nya. Valarie tak menjawabnya melainkan hanya diam.



Kini mereka berdua keluar dari kamar hotel nya dengan tangan Zac berada di pinggang wanita nya, merengkuh penuh cinta serta kepemilikan penuh atas wanita nya. Banyak mata yang melihat mereka berdua berjalan, mengagumi serta iri kepada mereka berdua, semua yang melihat mereka pasti mengira kedua insan itu adalah pasangan pengantin yang sedang berbulan madu.


Sedangkan di kamar lain Aiden tengah menggerakkan mata mengedarkan pandangan nya yang terasa asing di penglihatannya, dia sedikit memberikan pijatan kepada kening nya yang terasa berputar putar.


" Kau sudah bangun?" Suara wanita yang asing di telinga nya membuat nya menatap ke arah sumber suara itu.


" Kamu siapa?" Tanyanya dengan sedikit terkejut karena merasa tak mengenal wanita yang masih berdiri di ambang pintu yang hanya mengunakan handuk serta rambut nya yang masih basah.


" Kau melupakan ku?, kau tak ingat apa yang terjadi semalam tentang kita he?" Wanita itu tetap berjalan santai dan nada nya tak kecewa meskipun laki laki yang dia nikmati semalam melupakan apa yang terjadi semalam.


Aiden masih menyandarkan punggung nya dengan memejam kan mata nya mengingat apa yang terjadi semalam.



Aiden dengan segera menyelesaikan urusan mandi nya, dia keluar dari kamar mandi nya hanya memakai celana panjang nya dan bertelanjang dada, Aiden memakai nya dengan terburu buru bahkan dia mengutuk kebodohan nya yang bisa berakhir di sini dengan wanita asing.


" Kau ingin kemana?" Wanita itu memeluk tubuh Aiden dari belakang, sedikit mencium punggung yang sudah di balut baju putih milik nya.


" Lepaskan aku, jangan sentuh aku..." Aiden secara paksa melepaskan pelukan itu.

__ADS_1


" Sekarang kau marah pada ku, setelah kesadaran mu pulih. Padahal semalam kau menikmati sentuhan ku..." Wanita nampaknya tetap tenang menghadapi laki laki yang membentak nya di siang ini.


Aiden tak menjawabnya tetap mengabaikan wanita yang semalam dia nikmati tubuh nya.


" Kau pikir Valarie akan mau dengan mu setelah melihat mu membawa ku di depan mata nya, bahkan kau mencium ku di depan mata teman teman nya setelah kau mengatakan dia adalah calon tunangan mu..." Wanita itu sedikit menekan kata kata nya dan memberikan senyuman yang sangat mengejek untuk nya.


" Bukan urusan mu dan tutup mulut mu itu..." Pikirannya harus mencari alasan yang tepat agar calon tunangan nya tak membatalkan apa yang telah keluarga rencanakan.


" Valarie bukan wanita bodoh yang mau menerima bekas sampah teman nya..." Wanita itu tertawa dengan senang, duduk di sofa dengan menyilangkan kaki nya menatap wajah panik laki laki yang di depan nya.


Aiden bahkan tak peduli dengan apa yang di katakan wanita itu, dia memilih pergi dari sana meninggalkan wanita itu yang masih menertawakan diri nya.


" Si*l..." Umpatnya dengan mengemudi mobil nya. Dia berfikir keras mencari alasan yang tepat untuk meminta maaf kepada calon tunangan nya, jika sang wanita membatalkan rencana nya di pastikan dia akan di hajar oleh ibu nya. Tak hanya ibu nya mungkin teman nya yang kakak dari wanita itu juga akan menghajar nya.


" Padahal rencana ku ikut kesana untuk membuat Valarie tak bisa lepas dari ku, malah sekarang dia lepas karena kebodohan ku..." Dialog nya sendiri yang tetap fokus kepada mobil nya.


" Valarie kau akan tetap ku milik ku bagaimana pun cara nya. Jika kau tak mau maka aku memaksa mu. Argh...." Aiden memukul setir nya yang merasa kesal kepada dirinya sendiri. Kenapa dia bodoh sekali melakukan kesalahan yang akan membuat Valarie sangat membenci nya sekarang bahkan dia yakin Valarie tak akan mau bertemu dengan nya sekarang, Aiden berharap Valarie belum mengatakan apapun kepada kakak nya, jika sudah mengatakan nya maka dia akan mendapatkan bogem mentah dari teman nya itu.


...💦...


Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sam mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.


Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.

__ADS_1


Ramaikan like dan komentar yuk mak, Vote dan hadiah juga sudah mulai masuk ya mak 😁 Beri pelindung juga boleh kok mak 🙏


Makasih ya mak 🙏🙏💋💋


__ADS_2