Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Kacau4


__ADS_3

Minggir dulu mince mau naburin benih benih untuk kalian semua 😊 efek Corona biar mereka pada hamidun karena tak ingin di tinggal suami nya 😁 karena membaca lembaran yang membuat kalian panas dingin 😜😜 Khusus 21+ ya, yang bocil minggir dulu, yang kecil cabe rawit awas jangan ngiler 😜😜


...💦...


Drt! Drt! getaran ponsel itu membuat tangan wanita cantik mencari nya. Dengan mata yang masih terpejam dia menggeser layar ponsel itu. " Halo..." Suara nya serak membuat orang akan mengerti bahwa dirinya baru bangun tidur.


" Val kamu di mana?, kakak hari ini mungkin tak bisa pulang karena ada masalah, jadi jangan menunggu kakak..." Abhi yang menghubungi adik nya dan mengatakan bahwa dirinya tak bisa pulang malam ini, Abhi tak akan meninggalkan tahanan yang belum mendapatkan jawaban sama sekali.


" Hmm.. aku juga mungkin pulang malam kak, aku masih ada beberapa pemotretan..." Ujar nya dengan berbohong, tentu saja dia tak ada pemotretan lagi.


" Baiklah sayang, jika terlalu malam jangan pulang ok, cari penginapan yang dekat. Kau wanita tak baik pulang sendiri apalagi sekarang banya kasus yang membahayakan. Kakak sampai pusing mengurusi kasus pemerkosa* , perampokan..." Keluh nya sang kakak pada adik satu satu nya.


" Baiklah kakak, aku mengerti..." Panggilan itu pun akhir nya terputus karena mereka sama sama sibuk dan tak ingin menganggu terlalu lama aktifitas mereka masing masing.


Val menatap sekeliling nya dan tak ada kekasih nya, dia duduk dengan mengotak atik ponsel nya sebentar sebelum akhir nya turun menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dari rasa lengket di seluruh tubuh.


Val yang berdiri di cermin menatap tubuh nya yang banyak tanda merah karena kiss mark yang di berikan kekasih nya hanya tersenyum malu ketika mengingat apa yang terjadi dan dia sangat malu jika mengingat dirinya begitu liar di atas ranjang.


Memalukan. Cibirnya sendiri di dalam hati.



Sedangkan di ruang kerja Zac mendapatkan kabar dari Albert bahwa orang nya membutuhkan pengacara dan dia meminta nya untuk menjadi pengacara.


" Kau yakin bahwa Albert yang meminta mu langsung jadi pengacara nya?" Zac dengan berdiri memegang benda kecil itu di pipi nya.


" Excel yang tadi menghubungi ku, dia meminta untuk aku segera datang, seperti nya Andre di hajar karena dia tak membuka suara nya..." Albert jelas tahu apa yang akan terjadi kepada para tersangka itu jika tak membuka suara nya.

__ADS_1


" Datanglah segera dan katakan pada nya semua nya baik baik saja dan keluarga aman bersama kita. Katakan juga bahwa kita tak akan mengirim pembunuh untuk membunuh nya jika dia berada di dalam penjara..." Itulah keputusan Zac dia tak akan tega menghabisi orang nya sendiri.


" Baiklah aku akan datang hari ini juga."


Ceklek ! Wanita itu memasukan kepala nya mencari kekasih nya yang memungungi pintu dengan tetap bicara melalui telfon nya.


" Honey apa menganggu?" Tanyanya sebelum dia benar benar masuk, dia takut kekasih nya itu sibuk karena tadi dia mengatakan ada hal penting yang akan dia bahas dengan bawahannya.


" Masuklah sayang..." Katanya dengan pelan.


" baik, segera kabari aku. Aku akan menunggu kabar dari mu..." Zac yang melihat kekasih nya masuk akhir nya menyudahi percakapan yang melalui telfon itu.


Val yang berjalan mendekat tiba tiba merasakan dengupan jantung nya yang begitu kencang, jantung nya seakan ingin lompat dari tubuh nya ketika melihat senyuman dari laki laki itu, sebaliknya dengan Zac dia juga merasakan jantung nya akan lompat dari tubuh nya ketika melihat kekasih nya mendekati nya. Zac yang dari tadi pusing memikirkan nasib bawahan nya tak mendapatkan jantung nya ingin lepas, hanya melihat senyuman itu jantung nya tak normal.


" Kau sudah bangun honey?" Tanyanya dengan memeluk pinggang kekasih nya mencium bibir nya sekilas.


" Tidak sayang kau tak pernah menganggu sama sekali..." Zac mendaratkan ciuman yang begitu lembut di bibir wanita nya.


Aroma sabun serta shampo seakan membuat kelakian nya bangkit, dia meluma* bibir yang menjadi candu itu secara bergantian, meluma* nya penuh gaira* yang membakar jiwa mereka, kini mereka saling membalas saling menyesa* saling bertukar slavina nya. Suara decapa* dari bibir mereka kini terdengar sangat nyaring di ruang kerja itu.


Zac mengangkat tubuh wanita nya agar duduk di meja kerja nya. Sedangkan tangan Zac sudah membuka kimono yang menutupi tubuh indah kekasih nya itu. Dengan satu tarikan tali itu terlepas.



" Honey..." Desaha* nya ketika tangan nakal itu mulai menjelajahi tubuh wanita nya yang sudah terbuka.


" Yes sayang, kau menyukai nya?" Zac menatap wanita itu penuh api gaira*, hanya karena ciuman membuat jiwa nya meronta kepanasan.

__ADS_1


" Zac yang membuat ku gila.. ah..." Desaha* itu sungguh membuat Zac semakin tak tahan, Val merema* rambut kekasih nya ketika kepalanya mulai merambat turun kebawah menggapai sesuatu yang ada di bawah sana.


" Sayang stop, berkas mu akan berantakan..." Ujar nya ketika menyadari bahwa posisi ini tak nyaman untuk mereka berdua.


" Aku menyukai harum tubuh mu baby, harum mu membuat ku tak tahan untuk tak menyentuh mu..." Ucapnya sebentar yang kemudian memainkan lida* di bawah sana. Semakin lama permainan lida* itu semakin cepat hingga membuat tubuh nya begitu terguncang seirama dengan lida* kekasih nya.


" Faster honey..." Racau nya ketika tubuh nya di dorong pelepasan. Pah* nya seakan menjepit kepala kekasih nya ketika pelepasan dia dapatkan. Zac masih bertahan di bawah, menyapu sesuatu mengunakan lida*nya.


" Honey hentikan, itu membuat ku geli..." Nafas nya memburu tak beraturan ketika pelepasan itu terjadi.


" Kau cepat basah sayang, apa kau suka..." Tanyanya ketika dirinya memulai menurunkan celana pendeknya dan memposisikan Julio akan bersarang di tempat nya.


" Aku suka dengan semua sentuhan yang kamu berikan..." Jawabnya dengan menggigit bibir bawah nya ketika merasakan milik nya penuh oleh sesuatu.


" Kau membuat ku gila honey, kau wanita pertama yang membuat ku tak ingin menyudahi api gaira* ini, pesona mantan perawan begitu melekat di tubuh mu..." Erang nya ketika pinggul nya memompa begitu lembut. Mereka saling mencumbu satu sama lain, saling mencari kenikmatan yang mereka ingin capai.


" Faster Zac, aku tak suka kelembutan..." Racau nya ketika wanita nya tak suka kelembutan. Zac hanya tersenyum menang dan dia dengan cepat memompa pinggul itu lebih cepat dan sangat liar, membuat tubuh wanita itu terguncang hebat.


" Sayang berkas mu..." Zac hanya melirik sekilas melihat dokumen itu berserakan di bawah lantai. Val merasakan milik nya berdenyu* hebat ketika dia melepaskan apa yang dia cari.


" Honey waiting..." Gerama* Zac ketika dirinya menyusul wanita nya yang sudah melepaskan sesuatu. Ah... Gerama* dan desaha* panjang menandakan dirinya juga melepaskan sesuatu caira* yang begitu hangat di rahim wanita nya. Zac dan Val saling menormalkan nafas nya yang seperti lari maraton, dengan masih saling menyatukan tubuh nya, Zac mencium penuh cinta ke kening wanita nya.


" I love you honey..." Bisik nya tepat di telinga wanita nya.


" I love you too..." Balas nya dengan tersenyum.


Mereka saling tersenyum penuh cinta dan dengan pelan melepaskan penyatuan yang begitu hangat dan indah untuk mereka berdua.

__ADS_1


Bersambung nanti di tambahin ya 😊


__ADS_2