Wanita Nakal

Wanita Nakal
Mencoba Percaya


__ADS_3

" mereka sangat menggemaskan.." jonathan bicara pelan ketika melihat seorang anak kecil yang berebut boneka.


" hem, kau tau tempat ini selalu ramai tak pernah sepi. Inilah alasanku kenapa aku suka di tempat ini. Disini aku tak pernah merasa kesepian.." ara menjawabnya dengan tersenyum kecil.


Jonathan menyentuh tangganya ara dengan lembut hingga mereka saling bertatapan. " apa kau tak ingin memilikinya sendiri sayang.." sebuah pertanyaan yang membuat ara terdiam. " kita sudah lama membuatnya kenapa belum ada hasilnya?" Ucapan selanjutnya membuat ara semakin terdiam.


" bibit mu yang kurang unggul.." ara bicara dengan memutus tatapan mereka.


" apa?, kau menghinaku?" Dari suaranya terlihat ia nampak kesal dan ara hanya tersenyum kecil.


Tanpa mereka sadari ada sepasang dua mata yang melihat mereka dengan tangan yang mengepal menahan amarahnya.


" kau lihat dia bahagia, kita harus menghancurkannya.." ucap salah satu dari mereka.


" jangan kau sakiti bela ku, aku ingin dia menjadi milikku."


" dan aku ingin jo menjadi milikku." Dan mereka saling bertatapan sengit. Ingin saling memiliki.


***


Pesawat


" istriku kau harus tenang.." pak johan menenangkan istrinya yang nampak bahagia juga gelisah.


" aku takut dia tak menerima kita suamiku, ini sudah sangat lama.." jawabnya dengan menatap kearah suaminya.


" kita akan jelaskan sayang. Dia sudah dewasa dia akan mengerti alasan kita nanti. Kita tak sengaja membuangnya, dia diculik dan dikatakan meninggal. Ternyata nama nya diganti dan dibuang jauh dari negara kita."



" aku harap dia menerima kita suamiku.." jenifer bahagia juga takut bahwa putrinya tak menerimanya.


Jenifer yakin bahwa foto yang dikirim detektifnya adalah putrinya. Dari baju terakhir yang dia pakai waktu kecil. Serta anting kecil yang sama dengan milik dirinya. Tak dapat dipungkiri bahwa dia adalah jovanka nya, gadis kecilnya yang cantik.


****


Panti asuhan


" baiklah kalau begitu saya dan ara permisi buk.." jonathan berpamitan kepada ibu sofia dan leon.


" baiklah, jaga ara baik baik nak jo, dia wanita yang keras kepala, meskipun begitu dia memiliki sisi keibuan.." Jonathan hanya tersenyum tipis.

__ADS_1


" aku tunggu undangan kalian berdua.." ucapan leon dapat pukulan tas dari ara. " bukannya kalian akan menikah.." sambungnya lagi dan dapat lototoan dari ara. Jonathan hanya menatap mereka berdua dengan tak mengerti.


` apa ara menerimah ku ` batin jonathan.


" leon datanglah ke perusahan ku besok, akan ku tempatkan kau disana, jadi jangan terlambat.." jonathan memang akan memberikan pekerjaan pada leon dan leon hanya mengganggu.


Setelah berpamitan mereka kini sudah berada di dalam mobil. Ara hanya menatap keluar jendela, ada dua sosok yang mencurigakan yang di balik semak semak yang bersembunyi di sana.


` siapa mereka ` batin ara dengan tetap melihat mereka meskipun mobil sudah berjalan jauh.


" sayang ada apa.." jonathan bertanya dengan mengikuti mata ara yang melihat keluar jendela.



" aku seperti melihat orang yang bersembunyi di sana.." ara menunjuk semak semak yang sudah jauh.


" mungkin anak anak yang bermain petak umpet.." jonathan mencoba menenangkan kekasihnya yang terlihat khawatir.


" tidak mungkin anak anak jo."


" aku akan menyuruh para pengawal kembali lagi dan berjaga disana oke.." Dan ara setuju dengan apa yang dikatakan kekasihnya.


Kini mobil mereka menembus perjalan yang begitu macet. Tak butuh waktu lama mereka tiba di mansion mewahnya. Ara dengan cepat turun dari mobilnya, melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


Bertepatan dengan jonathan yang masuk. Ara yang menatap dengan penuh emosi. Ara meletakkan ponselnya, melempari jonathan dengan bantal. Jonathan yang tak bisa menghindar tentu saja ia kena batal yang sudah dilempari oleh wanita.


" sayang stop.." jonathan bicara di balik bantal yang kena wajahnya. " hentikan ara.." sambungnya lagi dengan menghindar.


" kau.." mata ara sudah tak bisa lagi diajak baik baik.


" apa?" Jonathan sungguh sungguh tak tau apa yang terjadi.


" kenapa dua hari kamu gak memberi kabar sama sekali pada ku he?" Nada ara sudah meninggi.


" aku sibuk sayang, aku melakukan pekerjaan dengan cepat agar segera pulang.." jawab jonathan dengan berjalan mendekat ke ranjang dimana wanitanya terduduk dengan penuh emosi.


" sibuk?, ini apa.." ara menunjukan video dimana jonathan dengan kedua wanita penggoda yang sengaja menggodanya.



Jonathan mengerutkan keningnya dan menghafal dengan cepat nomor yang sengaja mengirim video tersebut.

__ADS_1


" aku tak melakukannya sayang. Mereka memang disitu tapi aku mengusirnya.." jonathan meletakkan ponsel ara.


" bohong, gak mungkin kamu gak tergoda dengan wanita itu.." ara membantanya.


" astaga sayang, aku sungguh tidak tergoda, bahkan aku mengusirnya."


" kau pikir aku percaya dengan semua bualanmu itu. Kau lelaki normal gak mungkin ka mmppp.." ucapan ara terpotong karena sudah dibungkam oleh bibir jonathan.


Jonathan menciumnya dengan paksa, sedangkan ara memberontak dalam ciuman tersebut. Ara mendorong tubuh jonathan hingga ciuman tersebut terlepas.


" masalah kita belum selesai jo.." ara melotot masih marah.


" sayang dengarkan aku.." suara jonathan begitu lembut. " aku memang lelaki normal sayang, tapi aku memang tak tergoda dengan kedua wanita itu. Mereka memang sengaja disiapkan klien ku, tapi aku mengusirnya setelah mereka menggodaku. Pikiranku dan hatiku sudah terpatih hanya namamu.." jonathan menjelaskan dengan lembut.


" kau bohong.." jawab ara dengan melunak.


" apa aku seperti pria yang suka tidur dengan wanita yang belum aku kenal?"


" kita tidur pertama sebelum kita mengenal."


" itu pengecualiannya sayang.." jawan jonathan dengan meraih tubuh ara. " apa kamu cemburu?"


" tidak.." jawab ara dengan menyembunyikan wajahnya di dada bidang jonathan.


" aku mencintaimu ara."


" aku mencintai uangmu."


" aku tau itu dan aku tak keberatan.." Dan mereka saling tersenyum di antara pelukan hangat mereka.


Jonathan yang terkenal dingin, pemarah dan tak mengenal kata ampun, arogan, suka membunuh pada musuh musuhnya, kini bertekuk lutut pada wanita yang telah dia ambil dari lembah hina.


Jonathan selalu tersenyum jika berada di samping wanita yang sedang dipeluk saat ini. Jonathan selalu merasa nyaman ketika bersama ara. Semakin hari rasa cintanya seakan tumbuh di hati nya. Ia tak pernah melihat status ara, ia juga tak pernah mempermasalahkan ara dari mana, ia juga tak masalah jika ara selalu mengatakan tidak pernah mencintai dirinya melainkan mencintai uangnya.


Karna bagi jonathan cinta akan datang dengan seiringnya waktu. Kebersamaan dan kedekatan mereka akan menumbuhkan cinta di hati ara suatu saat nanti.


Ara hanya terdiam di dalam pelukan sang laki laki yang selalu mengatakan cinta padanya. Memiliki seseorang yang selalu memeluknya seperti ini adalah kenyataan yang paling diinginkan. Dicintai disayangi dan merasa nyaman pada seseorang adalah hal yang ingin selalu dia punya dari dulu.


.


_______

__ADS_1


Hai jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya gaes like atau komen kasih vote juga ga pa pa kok, kasih hadiah juga boleh.


Makasih


__ADS_2