
" Albert kau sedang memiliki dengan siapa?" Bariton dari seorang yang mereka kenal kini mengejutkan meraka semua yang sedang duduk di sana dengan sebuah keputusan.
Albert dan Andre kini langsung terbangun dari duduknya ketika suara bos nya kini mereka dengar dengan dingin.
" Bos anda datang kemari..." Albert kini gugup bukan main ketika bosnya dan asisten nya Steve kini masuk ke dalam ruangannya.
" Kau sedang memiliki masalah dengan siapa?, kenapa unit mu di acak acak orang dan staf mu tadi di hajar orang juga?, apa ini ada kaitan nya dengan Peter?" Zac yang tadi datang secara tiba tiba setelah mendapatkan laporan dari semua orangnya kini langsung menemui orang nya.
" Bos sebenarnya saya ingin datang menemui anda tadi-"
" Katakan yang jelas dan jangan bertele-tele aku tak suka dengan orang yang berbelit tentang cerita..." Zac yang kino duduk di sofa degan dirinya yang menatap ke arah Albert.
" Kenapa kalian malah berdiri Heh?, sejak kapan aku tak menyuruh kalian duduk jika aku duduk?" Kini mereka saling berpandangan dan langsung duduk kembali.
Andre menatap ke arah Albert dengan tatapan yang sulit di artikan. Albert hanya membuang nafasnya dengan kasar ketika dia ingin mulai bercerita tentang masalahnya.
" Apa ini ada kaitannya dengan Peter?" Zac kini bertanya lagi untuk ke dua kalinya karena yang di pikirkan oleh Zac adalah saat ini mereka yang sedang membuat rencana kepada Peter.
" Ini tidak ada kaitannya dengan Tuan Peter bos, ini sebenarnya adalah masalah pribadi saya sendiri..." Albert kini membuka suaranya dengan pelan dia berpikir dari mana ini semua harus di ceritakan.
" Jangan katakan bahwa ada kaitannya dengan wanita?" Tebak Zac dengan benar.
" Maaf bos..." Albert kini menunduk dia tak tau apa yang akan dia katakan kepada bos nya akan membuat bosnya terima.
" Katakan..." Perintahnya dengan sungguh sungguh.
__ADS_1
" Saya bertemu dengan mantan kekasih saya yang dulu pernah anda dengar ceritanya, wanita yang saja cari bertahun tahun kini saya menemukannya dan sial nya dia sudah menikah tapi pernikahan itu hanya karena ras terpaksa karena kakak dari nya meninggalkan sebuah gadis kecil untuk di jaga..." Albert menceritakannya dengan pelan dan hati hati.
Kini Albert menceritakan semuanya yang di ceritakan oleh kekasihnya semalam. Siksaan batin dan raganya pun juga di alami olah wanita itu. Bogem mentah pun juga sering di berikan kepada Violet waktu, pukulan yang sering di terima oleh Violet serta ancaman membunuhnya ketika wanita itu melarikan diri.
Albert mengatakan penuh dengan rasa marah sedangkan yang mendengar nya pun juga merasa geram. Mereka yang kejam kepada musuhnya tak akan tega melukai hati wanita pun di tambah status mereka yang menjadi istrinya.
" Kau bertemu di mana dengan wanita mu itu?"
" Dia adalah pengacara dari Tuan Peter kemarin Bos."
" Apa?" Zac beserta Steve kini terkejut mereka tak menyangkan bawa wanita itu adalah orang yang mereka temui kemarin, orang yang mereka lawan kemarin di persidangan.
" Al lu yakin dia tak sedang mempermainkan kamu?" Steve kini yang menimpalinya.
" Tidak Steve aku lihat sendiri bagaimana dia lari kemarin dari orang gila seperti dia."
" Jadi dia sudah kabur dan sekarang mereka sedang bersama mu?" Albert hanya mengangguk. Zac hanya menghela nafasnya dengan berat. " Lalu apa keputusan mu?"
Zac mengerutkan keningnya ketika mendengar masalah lain. " Masalah apa?"
Albert kini harus mengatakan apa yang sebentar lagi akan mereka hadapi, siapa laki laki yang menyerang mereka tadi dan siapa yang mendukungnya. Zac hanya menghela nafasnya dengan berat ketika mendengar siapa yang ada di belakangnya laki laki tersebut.
Albert kini tampak gusar ketika bosnya yang mendengarkan itu hanya diam tak membuka suaranya sedikit pun. Zac kini mengusap wajahnya dengan kasar ketika lagi lagi sebuah kelompok yang akan berhadapan dengan para musuhnya.
" Bos saya tau lagi lagi nama kelompok kita yang akan terseret dalam masalah ini tapi saya meminta agar tim ini melindungi Violet dan putrinya. Saya tidak harusnya egois karena saya tidak memikirkan kelompok kita, tapi saya juga tidak kehilangan Violet lagi. Mungkin jika suami dari Violet adalah laki laki baik saya akan terima dan saya akan mundur tapi jika laki laki seperti dia saya akan merebutnya bos. Tapi saya juga tak bisa mengorbankan tim ku..." Albert kini mengatakan dengan nada sungguh sungguh. Dia kini merasakan kesedihan karena cintanya yang harus ada di tengah tengah kelompok nya.
Zac membuang nafasnya dengan kasar dia tak tau harus seperti apalagi menghadapi nasib cinta orang orang nya yang begitu rumit untuk mereka.
__ADS_1
" Al apa kamu yakin dengan keputusan mu?, maksud ku kau yakin akan melindungi mereka?, kau tau resiko apa yang akan kau hadapi jika kau melindungi mereka?, tak hanya satu yang akan terluka tapi akan ada dua kelompok yang akan saling menyerang jika kau ingin melindungi mereka?"
" Saya tau apa yang saya ambil bos. Saya tau semua resikonya dan saya siap mengambil semua resiko atas perbuatan saya..." Albert kini berkata dengan tegas tak ada kegugupan.
" Tanpa aku mengatakan lagi kalian pasti sudah tau bahwa saya akan melindungi siapa?, jadi biarkan ini juga menjadi masalah ku. Laki laki banci seperti dia tak pantas menjadi pimpinan pengawal VVIP dari Kartel Sinaloa..." Zac tentu saja tidak akan tinggal diam begitu saja dia tak mungkin membiarkan orang orang nya dalam kesusahan.
" Biarkan aku yang akan mengatakan ini semua kepada ketua mereka, bagaimana bisa mereka memelihara banci seperti dia..." Zac kini yang tak pernah menyukai bahwa ada kekerasan kepada pihak wanita kini malah akan mengatakan kepada ketua mafia tersebut.
" Bos jadi anda akan melindung mereka?"
" Tentu aku akan melindungi mereka, kenapa kau bertanya hal bodoh heh?"
" Terima kasih bos terima kasih..." Albert kini bertambah senang karena apa yang dia takutkan kini tak ada.
Sedangkan Steve kini merasakan getaran kepada ponselnya, dia segera menggeser panggilan tersebut.
" Ini siapa?"
"....."
" Saya tidak bisa janji tapi saya akan memberi kabar setelah ini."
"....."
Panggilan itu pun terputus begitu saja ketiak Steve yang menekan tombol merah itu dengan cepat. Semua orang menatap ke arah Steve ketika Steve juga menatap ke arah Albert.
" Ada apa?, kenapa dengan wajahmu?"
__ADS_1
" Bos sepertinya mereka sungguh ingin menghancurkan Albert. James ingin menemui kita segera dengan membawa tawaran yang katanya akan membuat kita dalam keuntungan besar."
Nah loe 🤭 bersambung nanti malam ya 🤗🤗 jangan lupa tinggalkan jejak 😍 like komentar dan vote 🤭🤭🤗🤗