
Ara yang baru pulang dari keluar nya bersama seseorang yang menjadi teman curhatnya. Ibu sofia adalah sosok ibu panti asuhan yang selalu mendengarkan semua keluh kesah ara, mendengarkan curhat tentang semuanya.
Ara yang berjalan melewati pasangan yang tengah menikmati teh di sore hari. Ibu jenifer yang ingin menyapa nya dilarang oleh suaminya.
" biarkan dia sendiri dulu ma, dia butuh waktu untuk semuanya.." pak johan mencegah istrinya yang ingin memangil putrinya.
Seorang ibu yang bertahun tahun berjauhan dari putrinya dan kini berada di dekat putrinya, memeluknya saja ia tak bisa, menyapa pun ia juga tak bisa. Kecewa beliau kecewa tapi dia tau kenapa putrinya seperti itu.
Hanya waktu yang akan menjawab sampai kapan mereka merasa jauh meskipun putrinya ada di depan matanya.
****
Ara yang sedang berendam di bathup kamar mandi, menerawang semua yang dikatakan ibu sofia tadi.
" ara mereka kedua orang tua mu nak, mereka bukan sengaja membuang mu, melainkan kamu di culik dan di buang di negara ini nak.." Ibu sofia menjelaskan meskipun tak sepenuhnya menceritakan masalahnya.
" apapun alasan nya bu, aku tak peduli."
" bela buang ego mu nak, ibu tau kau ingin sekali memeluk ibu kandungmu, ingin merasakan di lindungi ayahmu, ini saat nya semua terwujud sayang, duduklah bersama, dengarkan semuanya."
" apa ibu lupa, karena mereka yang lama datang menemukanmu, masa kecil ku yang seharusnya bahagia harus merasakan menderita karena hinaan teman teman ku, yang tak ingin memiliki teman seperti ku, karna aku dibuang oleh mereka.." ara menjawabnya dengan mata yang berkaca kaca. Memori menyedihkan seakan terlintas di matanya.
" sekarang kamu bisa tunjukan pada dunia nak, bahwa kamu memiliki keluarga dan kamu tak dibuang oleh mereka."
" semuanya terlambat buk, saat ini aku bisa berdiri sendiri tanpa mereka, aku bisa berjalan tanpa mereka dan aku tak butuh tangan mereka untuk menuntun ku berjalan.." air mata yang ditahan kini menetesi wajah ayunya. " mereka sudah aku anggap tak ada di dunia ini, sampai kapan pun akan tetap seperti itu.." sambungnya lagi dengan menyeka air matanya.
__ADS_1
Obralan nya dengan ibu sofia berputar putar di otaknya, semua yang dikatakan ibu sofia terdengar jelas di telinganya, ia memejamkan matanya, hatinya seakan diremas ketika mengingat bahwa ia menganggap semuanya tak ada lagi.
" kenapa hati ku merasa sakit seperti ini, ya tuhan apa yang harus aku lakukan. Aku masih enggan untuk bicara dengan mereka, apa aku egois apa yang aku lakukan membuat mereka juga terluka.." ucapnya dengan lembut.
" tidak, mereka telah meninggalkan ku selama ini, mereka tak pernah ada disaat aku menangis dan butuh perlindungan, mereka pantas aku diperlakukan seperti itu.." sambungnya lagi dengan emosi.
Ara keluar dari bathup nya, membersihkan tubuhnya yang penuh busa dengan air shower.
***
" sayang kamu gak mau makan malam, ini sudah waktunya makan malam.." Jonathan yang dari tadi menunggu kekasihnya turun tak kunjung turun, sampai ia harus menghampiri kekasihnya yang sedang menonton acara tv di kamarnya.
" aku tak lapar.." jawab ara dengan mata tetap di acara tv.
" sayang, kamu harus makan nanti kamu sakit, sampai kapan kamu harus menghindar dari orang tuamu.." perkataan jonathan membuat ara menatapnya dengan tatapan sengit.
Ia mematikan tv nya, berjalan menuju ranjangnya, merebahkan tubuhnya, menutup tubuhnya dengan selimut hingga kepalanya. Jonathan membuka selimut yang menutupi tubuh kekasihnya.
" aku tak ingin berdebat denganmu jo, makan malam lah."
" ara sampai kapan kamu seperti ini.." jonathan sedikit membentaknya.
" kau membentak ku karna mereka.." suara ara kini juga meninggi.
Jonathan terdiam, ia menggapai tangannya. " jangan sentuh aku.." jonathan tak jadi menggapainya ia membeku di tempat. " kenapa kalian tak ada yang mengerti perasaan ku ha, kalian hanya bisa bicara dan itu mudah. Sedangkan aku yang merasakan selama ini, apa kau mengerti jo. Andai kau jadi aku apa kau mudah duduk bersama dengan mereka lalu memaafkan mereka.." ara sudah tak bisa menahan apa yang sudah dia bendung dari kemarin.
__ADS_1
" apa kau tau, tak ada teman yang ingin bermain dengan ku karena aku dianggap anak haram, anak yang tak diharapkan keluarga ku, apa kau pikir hidup ku bahagia, tidak jo, hidupku menyakitkan, hidup ku penuh penderitaan karna aku di buang di panti asuhan, hingga aku dibuang oleh mantan suami ku karna aku tak memiliki keluarga, bahkan aku di jual di lembah hina itu, bukan aku menyesal bercerai dengan nya tapi andai mereka datang lebih awal semuanya tak akan seperti ini, harga diriku mungkin tak rusak seperti saat ini, kau tau maksudku.." sambungnya lagi dengan menatap tajam ke arah jonathan.
" dan sekarang mereka datang untuk membawa ku. Mereka datang mengajakku untuk duduk bersama dan mendengarkan alasan mereka, omong kosong dengan penyesalan, aku egois ya aku memang egois. Inilah aku arabella amelia yang egois dan keras kepala.." ara berdiri berjalan meninggalkan jonathan yang masih terdiam.
" dan satu lagi jo, jika kamu masih terus memaksa ku maka maaf ini semua berakhir karna aku bukan wanita yang suka dipaksa untuk melakukan hal yang tak ingin aku lakukan.." sambungnya lagi dan masuk kedalam kamar mandi.
Tok
Tok
" sayang jangan seperti ini, aku minta maaf untuk semuanya, tapi setidaknya kamu harus berdamai dengan masa lalumu agar bisa melangkah ke masa depan. Aku selalu mengatakan bahwa aku menerima semua masa lalumu, aku tak memandang kamu berasal dari mana tapi ketika orang tuamu datang, alangkah baiknya kamu mendengarkan penjelasan mereka sayang, jangan sampai kamu menyesal untuk kedua kalinya. Aku tau kamu kecewa, marah dengan mereka, tapi dengarkan dulu penjelasan mereka, baru kamu mengambil keputusan."
Prank
Prank
Jonathan memundurkan langkahnya ketika mendengar suara pecahan sesuatu yang dilempari wanita ke arah pintu yang tertutup.
Jonathan tak menyerah untuk menyakinkan wanitanya untuk berdamai dengan kenyataan yang selama ini.
" kau keras kepala ara untuk tidak menemui mereka. Dan aku keras kepala untuk mempertemukan kalian untuk duduk bersama.." kata jonathan dengan pelan.
_______
Hai hai selamat siang, jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya gaes, like atau komen
Kasih hadiah juga vote, jadikan favorit juga boleh kok
__ADS_1
Makasih
Salam sayang dari author untuk kalian