
" Kenapa dengan jalan mu?" Suhu yang saat ini harus menemani Maria untuk menemui sang kakaknya kini mengerutkan keningnya ketika melihat langkah gadis itu sedikit menahan kesakitan ketika berjalan.
" Ah tidak kenapa kenapa kak, mungkin karena dari pagi kemarin berjalan jadi kedua kaki ku terasa sakit..." Elaknya dengan cepat. Maria kini tak ingin berkata jujur dia tak ingin mengatakan sebab nya dia berjalan seperti itu.
" Kau yakin?, jangan berbohong pada ku Maria. Jalan mu seperti itu karena kau habis berhubungan badan dengan seorang pria?" Suhu kini tahu betul jalan seperti itu, karena dia juga pernah berjalan seperti Maria sewaktu dirinya habis melakukan dengan Suaminya.
" Tentu saj tidak Kak. Tidak mungkin aku melakukan hubungan badan dengan pria, ini sungguh karena kemarin dari tadi pagi aku berkeliling berjalan kaki jadi kedua kaki ku terasa sakit semua..." Maria tetap tak ingin mengakui nya dia cukup malu jika harus berkata jujur kepada orang lain.
Suhu menarik lengan Maria hingga mereka saling bertatapan. " Sudah ku katakan jangan berbohong kepada ku?, jika kau habis melakukan nya pun aku tak masalah itu wajar terjadi dan aku akan memberikan obat pereda sakit...." Maria kini hanya menunduk dia tak mungkin bisa menatap lama lama mata wanita yang kini menatapnya dengan serius.
" Jadi Andre tak memberikan obat anti pereda sakit?" Maria yang awal nya membantah kini akhirnya mengangguk pelan dia lebih baik mengakuinya dari pada dia harus berbohong dan menahan rasa sakit.
" Astaga, lihat saja nanti aku pasti akan menghajarnya. Dia setelah melakukannya langsung meninggalkan mu begitu saja pagi ini..." Suhu kini di buat habis pikir dengan sang kakak dia pikir dia meniduri bitc*h yang habis bergumul di tinggal pergi begitu saja.
__ADS_1
" Apa dia begitu merobek punya mu?" Tanyanya dengan pelan dan lagi lagi Maria mengangguk.
Suhu hanya menghela nafasnya dengan kasar ketika melihat gadis itu hanya bisa menunduk.
" Baiklah tunggu di meja makan kau makan saja dulu, aku akan ambilkan obat untuk mu..." Maria kembali mengangguk dia terlalu malu untuk menatap Suhu cantik itu.
Kini Maria yang segera menuju ke meja makan nya untuk sarapan pagi sedangkan Suhu mengambil obat untuk menghilangkan sedikit rasa sakit pada inti nya.
" Astaga dia bukan gadis lagi sekarang, dia mantan gadis yang kasihan. Harusnya dia mendapatkan perlakukan manis dari Andre yang merusak nya, malah Andre pergi meninggalkan dia demi misi..." Ucapnya dengan berjalan menuju kamarnya.
" Aku yakin milik Andre pasti sangat merobek milik gadis itu, di lihat dari jalan nya sampai kayak gitu. Andre tak bisa kah dia menahan hasra* nya..." Suhu kini kembali bergumam ketika dia sudah mengambil obat itu dan dia sedikit tertawa geli ketika membayangkan Andre yang sudah berumur harus membobol gawang dari gadis kecil yang polos tersebut.
Sedangkan yang lain kini bergerak sesuai dengan rencana, mereka sudah siap di posisi mereka masing masing. Kini di dalam perusahan tepatnya di dalam ruangan meeting kini mereka saling menatap keheranan. Zac beserta Steve kini berada di duduk di ujung sana sedangkan Jonathan dan Kris duduk tak jauh dari sana, Alex beserta Allinna kini juga tak lupa ada di sana. Meeting ini adalah meeting besar serta meeting darurat.
__ADS_1
" Terima kasih atas kehadiran anda semua. Perkenalkan nama saya adalah Steve kaki tangan dari Tuan Zac Kozan. Sepertinya banyak yang tidak mengenal bos saya, Tuan Zac Kozan adalah keponakan dari mendiang Tuan Yun..." Orang yang ada di sana kini saling berbisik pelan ketika Steve memperkenalkan Zac adalah keponakan dari mendiang Tuan Yun yang dulu begitu besar namanya di seluruh perusahaan.
" Saya adalah Zac Kozan, saya tidak bermaksud untuk apa apa mengumpulkan kalian di sini semua, tapi saya mendapatkan nama kalian dari dokumen mendiang Paman yang sengaja di tinggal kan kepada saya..." Steve dan Kris kini membagikan sebuah dokumen yang sudah di copy, semua orang yang di sana kini membaca dengan mengerti kenapa anak muda yang ada di depan mereka mengumpulkan mereka dan mengetahui identitas mereka siapa.
" Tuan Tuan seperti yang anda kenal saya adalah Allinna Kannika, saya memakai nama itu jika saya sudah akan terjun kembali ke dunia bisnis. Seperti yang anda semua ketahui bahwa proyek yang kemarin sempat di menangkan oleh perusahan Tuan Peter kini menjadi kalah ketika saya sendiri yang menyerahkan hasil desain saya dan itu membuat saham kalian menjadi turun..." Allina kini yang mulai berbicara dengan tegas dan tak ada yang berani menanyakan sesuatu kepada wanita itu.
" Tuan Lim ini adalah Tuan Zac dan ini adalah Tuan Jonathan, kemarin saya mengatakan bahwa saya memiliki bukti kelicikan perusahan Taun Peter bersama Tuan Adriano. Mereka berdua kini bisa menunjukan kecurangan mereka yang saya janjikan kepada anda Tuan. Kami tidak ada maksud untuk menjelekan perusahan tersebut tapi seperti nya anda harus berpikir ulang untuk mengambil keputusan, dan maafkan kami untuk para pemegang saham seperti nya kalian juga harus melihat ini juga agar kalian tahu seperti apa kebusukan mereka semua."
" Tunggu dulu, sebelum kalian memutar video tersebut, saya ingin bertanya. Bukankah Tuan Zac adalah keponakan mendiang Tuan Yun dan perusahan yang di saat ini dipimpin Tuan Peter dan sang menantunya bukankah itu perusahan dari Tuan Yun?" Salah satu dari mereka kini mengajukan pertanyaan yang membuat Zac hanya tersenyum. " Lalu untuk apa anda menunjukan saat ini?, apa karena saham kami sudah rendah?, dan anda ingin menarik kami bergabung dengan perusahan kalian?, atau ada yang lain di balik ini semua?"
Zac hanya tersenyum mendengar pertanyaan yang seakan ingin menyudutkannya.
__ADS_1
" Yang jelas di sini saya tidak memiliki masalah apapun tentang siapa yang akan memimpin perusahan Paman, saya akan menyerahkan nya jika Paman menyerahkan dengan baik bahkan saya bisa menanamkan saham saya di sana. Tapi ini masalah berbeda Tuan, anda hanya mendapatkan bicara dari Tuan Peter bahwa kalian semua tak boleh ada yang mundur karena itu adalah permintaan dari mendiang sang Paman. Tapi sayangnya anda di tipu oleh keluguan Peter berserta Menantunya."
" Mereka tidak baik seperti yang kalian kira. Mungkin anda berpikir kenapa baru sekarang saya muncul?, nanti anda akan tahu semuanya jika masalah ini sudah tersebar di media, kalian akan tahu kenapa saya melakukan ini semua, dan saya harap kalian berpihak kepada kami..." Zac kini sedikit membungkukkan kepalanya sebagai tanda penghormatan nya kepada mereka yang duduk di depan nya itu.