Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Melawan 21


__ADS_3

Sedangkan di mobil lain kini supir dari mobil itu juga menaruh curiga dengan mobil yang mengikuti laju mobil mereka yang berada di belakangnya. Sang supir kini menatap mobil dari kaca di atas nya dia tahu bahwa mobil itu juga tengah mengikuti mobil yang dia lajukan.


" Arah jam 7 sepertinya jam itu mengikuti kita dari tadi..." Sang supir yang langsung bicara keras kini membuat semua orang yang ada di dalam mobil langsung melihat ke arah belakang.


Allinna yang mengerti tentang kode kode hal itu juga menoleh ke belakang dengan tatapan tak menyangka bahwa mobil mereka tengah di ikuti orang.


" Sejak kapan mobil itu mengikuti kita?" Tanya Allinna dengan gugup.


" Entahlah bos tapi sepertinya dari persimpangan tadi. Mungkin mereka tahu bahwa ini mobil dari anda jadi mereka mengikuti kita..." Jawab pengawal yang ada di sebelahnya. Pengawal yang di bawah oleh Allinna cukup banyak karena mereka akan mengira bahwa target utama dari ini adalah Allinna.


" Sial..." Sang supir yang tahu rencana orang yang mengikuti mereka yang tiba tiba kencang padahal mobil mereka masih pelan agar taj ada yang tahu bahwa mereka sudah tahu bahwa mereka sedang di ikuti.


Sang supir kini juga melaju kencang hingga tabrakan yang ingin di buat oleh mobil belakang dapat di hindari oleh mereka.


" Bos pakai salt belt nya..." Allinna dengan cepat memakai apa yang di katakan oleh pengawal nya.


Allinna sedikit panik dan jantungnya sudah tak karuan ketika aksi kejar kejaran ini di alami oleh dirinya untuk pertama kalinya. Rasa trauma yang dulu kini seakan melintas di depan matanya tapi dia berusaha untuk menahan rasa trauma ini agar fokus mereka tak terbagi oleh musuh dan dia yang tiba tiba berteriak tak karuan.

__ADS_1


Bruak!! mobil itu kini juga di tabrak dari belakang tapi tak membuat guncangan yang terlalu kencang. Salah satu pengawal dari mereka kini menembak mobil belakangnya membuat mobil itu sedikit oleng ke samping hingga menabrak pembatas jalan.


" Boleh kiri, di ujung sana ada semak semak tinggi..." Ucap cepat dari pengawal tersebut. Sang supir kini melajukan dengan cepat menuju jalan yang di maksud oleh pengawal tersebut.


Sedangkan mobil Alex kini terjadi aduh saling menembak di mobil yang masih melaju dengan cepat. Alex yang juga membawa senjata kini juga ikut melumpuhkan lawannya yang tiba tiba menyerangnya dengan sengaja. Mobil itu kini melaju ke jalanan yang begitu sepi, mobil yang di dalam ada Alex kini secara tiba tiba melaju cepat di persimpangan dan mobil yang mengikutinya juga melajukan mobilnya dengan cepat.


" Bos awas kepala anda..." Teriak sang supir yang secara tiba tiba.


Bruak!!! Mobil yang ada di belakang yang mengikutinya dengan kecepatan tinggi kini menabrak mobil dari Alex yang memang sengaja di hentikan cepat oleh sang supir agar mobil itu menabrak mobil nya. Dan benar mobil itu kini menabrak mobilnya dan sedikit terangkat dan langsung terguling di jalanan yang sepi.


Kedua pengawal itu kini langsung turun melihat secara langsung siapa yang ingin bermain main dengan mereka dan siapa yang dengan sengaja menyerang mereka seperti ini. Alex yang juga ikut keluar pun merasakan penasaran bahwa siapa yang menyerang mereka.


Kini mereka juga berahli dengan orang yang duduk di belakang, mereka mengeluarkannya juga dengan hal yang sama. Sang pengawal itu terkejut ketika mata orang itu terbuka dengan segera dan memberikan tendangan di perutnya.


" Brengse*.. kau ingin bermain main dengan kami..." Umpatnya dengan kencang. Sang pengawal itu maka tidak segan segan untuk memberikan bogem mentah tepat di ulu hatinya yang akan terasa sakit di tambah kondisi tubuhnya yang begitu sakit dan ada luka yang dari goresan kaca yang dia di keluarkan dari dalam mobil.


" Siapa yang menyuruh mu?" Pengawal yang tadi menghajar orang yang sudah babak belur itu kini langsung bertanya dengan kasar ketika orang itu kalah dalam pertarungan tangan tersebut. " Siapa yang menyuruh mu ha?" Bentaknya lagi ketika orang itu hanya diam dan tak menjawabnya.

__ADS_1


" Aku tidak akan memberi tahu kalian semua..." Jawabnya dengan terbatuk batuk.


" Percuma kau hidup karena kau tidak akan bisa mengatakan siapa yang menyuruh mu..." Katanya dengan memberikan bogem mentah mengenai hidungnya yang langsung berdarah tak karuan dari lubang hidungnya.


Pengawal yang berdiri menyiapkan senjata nya kini di buat kesempatan oleh orang itu. " Sebelum kalian membunuh ku maka aku akan membunuh bos mu dulu."


Dor!! satu tembakan yang dengan cepat di layangkan oleh orang itu langsung tepat sasaran yang mengenai Alex yang berdiri tak jauh dari dia. Pengawal itu kini langsung menghujani tembakan yang banyak kepada orang tersebut.


" Bos..." Supir yang berada di belakang Alex kini sedikit menangkap tubuh bos nya ketika tubuh itu sedikit limbung kebelakang karena tembakan yang secara tiba tiba.


Sedangkan di jalanan lain pertigaan mobil yang di dalam Allinna kini sedikit oleng ketika sebuah tembakan mengenai ban mobil belakangnya. Mobil itu kini di lajukan dengan cepat dan dia tak tahu bahwa ada sebuah mobil yang menunggunya di depan. Mobil Allinna kini berada di tengah tengah, sang supir kini segera menghentikan mobil nya dan menatap kondisi di sampingnya.


" Bos dengar aku akan mengendari ke samping kanan dan aku akan mengahlikan perhatian mereka, anda harus segera turun dan berlari masuk ke dalam sana dan cari semak semak yang bisa menyembunyikan anda. Saya akan datang dengan kode Singa, dan hanya kita semua yang tahu tentang nama Singa..." Allinna mengangguk dengan pelan mengerti dengan apa yang di katakan oleh mereka semua.


Sang supir kini secara cepat berbelok ke samping dan dengan cepat melaju dengan cepat, Allinna dengan cepat melompat dari mobil yang di lajukan pelan dia dengan cepat berlari masuk ke dalam hutan yang di penuhi dengan semak semak yang tinggi.


Semua orang yang ada di sana langsung menghentikan mobilnya ketika menyadari bos nya menyembunyikan dirinya di dalam sana. Mereka keluar dengan pistol yang sudah siap di tangan mereka. Suara tembakan yang ada di sana kini terdengar begitu keras.

__ADS_1


Semua orang kini saling memukul lawannya dengan tembakan yang begitu mematikan jika mengenai tubuh mereka.


Dor!! dor!! dor!! dua lawan dari mereka kini ambruk dengan segera, tembakan yang di layangkan oleh mereka kini mengenai sasarannya dan membuat mereka mati seketika.


__ADS_2